Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Subscribe
Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Digitaloka
No Result
View All Result

Data Scraping: Definisi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Faiqotul Himma by Faiqotul Himma
23 June 2025
in Search Engine Marketing
Reading Time: 10 mins read
0
Apa itu data scraping?
Share on FacebookShare on Twitter

Data scraping atau web data scraping, telah menjadi topik yang semakin mendapat perhatian dalam lingkungan bisnis dan teknologi. Scraping adalah proses pengambilan dan pengumpulan data secara otomatis dari berbagai sumber online, seperti situs web, database, atau aplikasi.

Dengan kebutuhan akan akses cepat dan efisien terhadap informasi yang terus berkembang, penggunaan data scraping menjadi semakin umum. Namun, dengan keberadaan perdebatan tentang legalitas, etika penggunaannya, serta tantangan teknis yang terkait, scraping menjadi topik yang menarik untuk kita eksplorasi lebih mendalam.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari secara mendalam tentang data scraping, meliputi definisinya, manfaatnya, cara melakukan, dan tools yang bisa kamu gunakan. 

Table of Contents

Toggle
  • Definisi Data Scraping
  • Apa Fungsi Data Scraping?
    • Menganalisis Kompetitor Bisnis
    • Analisis Pasar
    • Monitoring Harga Pasar
    • Mengumpulkan Database Pelanggan
    • Memperoleh Informasi Terkini
    • Manajemen Data Lebih Efektif
  • Jenis-Jenis Data Scraping
    • Web Scraping
    • Screen Scraping
  • Bagaimana Cara Scraping Data Website?
    • Menentukan URL
    • Memeriksa Kode Sumber Halaman Situs Web
    • Identifikasi Data 
    • Menuliskan Kode
    • Eksekusi
    • Menyimpan Data
  • Tools Data Scraping
    • Beautiful Soup
    • Scrapy
    • Pandas
  • Kesimpulan

Definisi Data Scraping

Scraping data adalah teknik otomatisasi yang memungkinkan seseorang untuk mengambil informasi dari sebuah website, database, aplikasi perusahaan, atau sistem legacy, dan menyimpannya dalam format tabular atau spreadsheet. Cara ini merupakan alternatif yang efisien dari proses manual copy-paste yang memakan banyak waktu.

Apa tujuan scraping? Tujuan dari scraping adalah untuk penelitian konten website, membandingkan harga untuk keperluan bisnis, atau riset pasar. Kebanyakan data di web berada dalam format tidak terstruktur (misalnya HTML), yang kemudian diubah menjadi format terstruktur seperti spreadsheet atau database agar dapat melakukan analisis lebih lanjut.

Ada berbagai metode untuk melakukan data scraping, seperti penggunaan API tertentu atau pengembangan custom code. Salah satu pendekatan terbaik adalah dengan memanfaatkan API yang tersedia di beberapa website besar seperti Google, Twitter, atau Facebook.

API ini memungkinkan akses terstruktur ke data mereka. Namun, tidak semua website menyediakan API dan beberapa mungkin tidak mengizinkan akses ke data mereka dalam format terstruktur. 

Baca Juga: HTML Adalah: Pengertian, Fungsi Struktur, dan Cara Membuatnya

Apa Fungsi Data Scraping?

Fungsi scraping data tidak terbatas hanya pada pengumpulan data dan informasi dari website. Berikut adalah beberapa fungsi dan manfaat penting lainnya. 

Menganalisis Kompetitor Bisnis

Data scraping dapat membantu kamu sebagai pemilik bisnis untuk mengumpulkan informasi tentang kompetitor bisnismu. Dengan menganalisis perolehan data, kamu dapat merencanakan strategi bisnis yang lebih efektif dan membuat keputusan yang lebih tepat. 

Analisis Pasar

Sebelum meluncurkan produk baru, riset pasar adalah hal yang sangat penting. Scraping data memungkinkanmu untuk mengumpulkan data di pasaran yang kamu perlukan untuk merencanakan pemasaran dan strategi bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pasar. 

Monitoring Harga Pasar

Dengan menggunakan web data scraping, kamu dapat memantau harga produk serupa di pasaran. Hal ini memungkinkanmu untuk menetapkan harga yang kompetitif dan membuat keputusan harga yang tepat. 

Mengumpulkan Database Pelanggan

Data scraping juga dapat kamu gunakan untuk mengumpulkan database pelanggan secara lengkap dan akurat, termasuk nama dan informasi kontak. Hal ini membantu pebisnis untuk mengidentifikasi pelanggan potensial dan memperluas jaringan bisnismu. 

Memperoleh Informasi Terkini

Web scraping juga dapat memantau tren terkini dan informasi aktual yang bermanfaat bagi bisnis. Dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber yang terpercaya, kamu dapat tetap up-to-date dengan perubahan pasar dan kebutuhan pelanggan. 

Manajemen Data Lebih Efektif

Dengan menggunakan web scraping, kamu dapat memilih data yang ingin kamu kumpulkan dari berbagai sumber sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Data tersebut dapat tersimpan dalam database berbasis cloud dan bisa kamu operasikan secara rutin, sehingga manajemen data akan lebih efisien dan efektif.

Data scraping adalah proses mengumpulkan data dari internet

Jenis-Jenis Data Scraping

Ada dua jenis utama data scraping yang umum digunakan, yaitu web scraping dan screen scraping. Berikut adalah  penjelasan untuk keduanya. 

Web Scraping

Web scraping memungkinkanmu untuk mengekstrak data dari sebuah website dengan mengakses langsung source code-nya seperti HTML, CSS, dan JavaScript. Metode ini juga bisa menggunakan API yang tersedia dari pemilik website. Dengan menggunakan tools web scraping, kamu dapat mengekstrak data dari website dan menghasilkan laporan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu.

Web scraping melibatkan dua komponen utama, yaitu crawler dan scraper. Crawler adalah algoritma AI yang dapat mencari dan menelusuri link di internet untuk menemukan data yang dibutuhkan. Sementara itu, scraper adalah tools khusus untuk mengekstrak data dari website. Desain scraper dapat bervariasi tergantung pada kompleksitasnya untuk pengambilan data yang lebih spesifik. 

Screen Scraping

Screen scraping melibatkan pengambilan data dari antarmuka visual sebuah website, langsung dari tampilannya. Berbeda dengan web scraping yang mengakses source code, metode ini mengambil data dari tampilan website, seperti teks, gambar, atau konten lainnya dan kemudian dianalisis.

Umumnya, scraping digunakan oleh perusahaan atau bisnis untuk menyimpan data sensitif dan penting. Data yang sudah kamu ambil dengan menggunakan metode ini nantinya akan tersimpan dalam jangka waktu yang lama untuk keperluan pencatatan.

Pasalnya, jenis scraping ini tidak memerlukan akses ke source code atau API sehingga sangat efektif untuk migrasi data, terutama dalam mengakses data lama dengan tingkat akurasi tinggi. 

Bagaimana Cara Scraping Data Website?

Bagaimana langkah-langkah data scraping dari sebuah website? Agar kamu lebih memahami caranya, berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan. 

Menentukan URL

Langkah pertama adalah menentukan situs web yang ingin di-scraping. Misalnya, jika kamu tertarik untuk mengumpulkan review (ulasan) buku dari pelanggan, kamu dapat mencari situs yang sesuai, seperti Amazon, GoodReads, atau LibraryThing. 

Memeriksa Kode Sumber Halaman Situs Web

Sebelum kamu membuat kode untuk web data scraper, kamu perlu mengidentifikasi elemen yang ingin kamu scrape. Ini bisa kamu lakukan dengan memeriksa kode sumber halaman web.

Caranya, kamu bisa klik kanan di front end dan pilih opsi “inspect element” atau “view page source“. Cara ini akan membuka kode back-end situs web sehingga membantumu mengidentifikasi bagian-bagian yang relevan untuk di scrape. 

Identifikasi Data 

Setelah memeriksa halaman, kamu perlu mengidentifikasi data yang ingin diekstrak. Misalnya, jika kamu ingin mengambil review buku di Amazon, kamu perlu menemukan lokasi ulasan tersebut dalam kode sumber halaman web. Biasanya, browser akan mengarahkan ke konten front-end yang dipilih dengan kode back-end yang sesuai. 

Menuliskan Kode

Jika sudah menemukan elemen-elemen yang ingin kamu scrape, tulislah kode yang sesuai dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Kode ini akan memberitahu bot untuk mencari data yang harus kamu ekstrak. Setelah itu, penting juga untuk menentukan jenis data apa yang ingin kamu scrape, misalnya, judul buku, nama penulis, dan peringkat buku tersebut. 

Eksekusi

Saat penulisan kode sudah selesai, langkah selanjutnya adalah menjalankannya. Caranya dengan mengakses situs web, mengekstrak data, dan menganalisisnya sesuai instruksi. 

Menyimpan Data

Setelah mengekstrak dan menganalisis data yang relevan, kamu perlu menyimpan datanya. Kamu dapat menginstruksikan algoritma untuk melakukan ini dengan menambahkan baris tambahan ke kode milikmu.

Format penyimpanan data dapat bervariasi, tapi kamu bisa menggunakan format Excel sebagai format yang paling umum. Kamu juga dapat menggunakan Python Regex untuk mengekstrak data agar lebih mudah dalam pembacaannya.

Baca Juga: Crawling Data adalah: Pahami Proses dan Dampaknya Bagi Bisnis!

Tools Data Scraping

Setelah mengetahui definisi, fungsi dan manfaat, jenis, dan cara untuk melakukan scraping, berikut ini adalah beberapa tools yang bisa kamu gunakan.

Beautiful Soup

Tools ini menggunakan library Python untuk scraping dari halaman web. Beautiful Soup memudahkanmu mengekstrak data dari file HTML dan XML. Dengan menggunakan Python yang sederhana, kamu dapat menavigasi, mencari, dan mengekstrak informasi dari struktur dokumen web. 

Scrapy

Scrapy adalah salah satu framework scraping web open-source yang ditulis dalam bahasa pemrograman Python. Tools ini bisa untuk mengumpulkan data dari web secara sistematis. Scrapy juga dapat kamu gunakan untuk mengekstrak data dari situs web dengan skala besar dan kompleksitas tinggi. Selain itu, Scrapy juga memungkinkanmu untuk membuat spider web yang dapat disesuaikan dengan cepat dan mudah. 

Pandas

Pandas adalah library Python yang digunakan untuk analisis data dan manipulasi data. Meskipun bukan tools scraping khusus, Pandas dapat digunakan untuk membaca dan mengimpor data yang telah diambil dari web menggunakan tools scraping lain. Dengan menggunakan Pandas, kamu dapat dengan mudah membersihkan, merapikan, dan menganalisis data yang berasal dari web.

Ketiga tools ini sangat berguna dalam melakukan scraping dari web dengan menggunakan sistem pemrograman Python. Setiap tools tentunya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, jadi pilihan penggunaan tools ini tergantung pada kebutuhanmu. 

Kesimpulan

Dengan data scraping kamu bisa mengumpulkan informasi yang diperlukan dari berbagai sumber online untuk dianalisis lebih mendalam dan hasilnya juga bisa digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Ada hal yang perlu kamu ingat bahwa penggunaan scraping harus kamu lakukan dengan mematuhi aturan hukum dan etika yang berlaku. Pasalnya, terdapat potensi penyalahgunaan dari teknik ini sehingga bisa merugikan individu, organisasi, bahkan masyarakat secara keseluruhan.

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk menggunakan web scraping dengan lebih tanggung jawab dan menghormati hak kekayaan intelektual serta privasi individu yang mungkin terpengaruh. Dengan mematuhi standar etika dan hukum, web scraping dapat menjadi alat yang bermanfaat dalam menjalankan berbagai jenis proyek dan analisis data.

 

 

Referensi:         

  • https://www.bluepowertechnology.com/news-detail/serba-serbi-web-scraping-manfaat-risiko-dan-legalitasnya
  • https://idcloudhost.com/blog/mengenal-apa-itu-data-atau-web-scraping/#Cara_Melakukan_Web_Scraping   
Tags: Website
ShareTweetPin
Faiqotul Himma

Faiqotul Himma

Menulis artikel sejak tahun 2019. Topik yang ditulis memang kebanyakan tentang bisnis, finansial, dan marketing. Namun, topik lain sering ditulis juga mencakup topik lifestyle, kuliner, kecantikan, dan parenting. Selain itu, selama 3 tahun terakhir ini sedang mendalami profesi Social Media Strategist.

Related Posts

Manfaatkan long tail keywords untuk meraih traffic yang lebih berkualitas.
Search Engine Marketing

Apa Itu Long Tail Keywords? Contoh dan Cara Mencarinya!

13 May 2026

Pernahkah kamu mendengar istilah long tail keywords? Long tail keywords adalah jenis kata kunci yang...

Apa itu landing page?
Search Engine Marketing

Landing Page adalah: Fungsi dan Cara Membuatnya

23 June 2025

Dalam dunia digital marketing, landing page menjadi hal umum digunakan karena berperan penting dalam...

Apakah cara membuat landing page gratis itu efektif?
Search Engine Marketing

Intip Definisi dan Cara Membuat Landing Page Gratis!

23 June 2025

Di era digital seperti saat ini, landing page menjadi salah satu elemen penting dalam...

Optimalkan data crawling dalam proses pengambilan keputusan dalam perusahaan.
Search Engine Marketing

Crawling Data adalah: Pahami Proses dan Dampaknya Bagi Bisnis!

23 June 2025

Pernahkah kamu mendengar istilah data crawling? Crawling data adalah salah satu proses untuk mengumpulkan...

Digitaloka

Conversations on digital marketing & freelancing.

Recent Article

  • TikTok Ads: Pengertian hingga Cara Pasangnya
  • Engagement adalah: Arti, Jenis, dan 5+ Cara Menghitungnya
  • Pengertian Google Analytics, Fungsi dan Cara Menggunakannya
  • About
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2025 Digitaloka

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing

© 2025 Digitaloka