Pernahkah kamu mendengar istilah long tail keywords? Long tail keywords adalah jenis kata kunci yang terdiri atas 2-5 kata spesifik terkait topik atau konten yang dicari oleh pengguna.
Biasanya, jenis keyword atau kata kunci ini dipakai oleh pengguna untuk mencari informasi melalui kata kunci yang lebih spesifik. Kata kunci memiliki peranan yang sangat penting untuk membantu membuat website berada di peringkat tertinggi dalam search engine.
Lantas, mengapa harus kata kunci yang panjang dan bagaimana cara mencari long tail keywords yang tepat?
Pengertian Long Tail Keywords
Seperti pada pembahasa di atas, long tail keywords adalah sebuah kata kunci yang lebih spesifik dan cenderung memiliki volume pencarian yang lebih kecil. Umumnya, kata kunci yang panjang ini terdiri dari 2 kata atau lebih. Kata kunci ini terbuat dengan lebih spesifik dan memiliki tingkat persaingan yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis kata kunci lainnya.
Bentuk keyword ini dapat kamu gunakan untuk mengoptimasi mesin pencari, dengan memberikan penjelasan atau informasi lebih detail terkait sesuatu yang sedang pengguna cari. Long tail keywords biasanya lebih banyak digunakan untuk mencari informasi, seperti tutorial, jual beli, pencarian toko, dan lain sebagainya.
Karakteristik Long Tail Keywords
Dalam membuat long tail keyword marketing, tentu kamu perlu mengetahui karakteristik apa saja yang harus dimiliki oleh keywords tersebut. Beberapa karakteristik yang dapat membantu menentukan long tail keywords adalah sebagai berikut.
Volume Pencarian Rendah
Karakteristik pertama adalah memiliki volume pencarian yang relatif rendah. Penggunaan kata kunci yang panjang tentu dapat menjelaskan lebih rinci mengenai informasi yang ingin kamu temukan.
Hal ini membuat long tail keywords yang ada cenderung tidak begitu populer, sehingga volume pencarian kata kunci ini pun relatif lebih rendah.
Terdiri 3-5 Kata
Selanjutnya, long tail keywords biasanya terdiri atas 3-5 kata saja. Beberapa kata yang ada tersebut akan membentuk kata kunci panjang yang menjelaskan sebuah topik tertentu secara spesifik.
Persaingan Rendah
Tentunya, semakin rendah volume pencarian keywords, akan semakin rendah pula persaingannya. Akan tetapi, memang tidak semua jenis long tail keywords memiliki persaingan yang rendah. Beberapa perusahaan kadang turut bersaing untuk bisa mendapatkan ranking tertinggi pada kata kunci yang panjang
Tingkat Konversi Tinggi
Long tail keywords merupakan jenis kata kunci yang lebih spesifik, hal ini tentu sangat memengaruhi hasil penelusuran ketika kata kunci tersebut digunakan oleh pengguna dalam mesin pencari.
Artinya, search engine akan memberikan hasil pencarian yang terdapat kata kunci tersebut kepada pengguna yang mencarinya. Itu alasan, mengapa penggunaan kata kunci yang panjang ini mampu menghasilkan tingkat konversi yang tinggi.
Baca Juga: Keyword Research: Tujuan, Fungsi, dan Tools yang Digunakan
Manfaat Long Tail Keywords
Perlu kamu ketahui, penggunaan long tail keywords tidak hanya semata-mata didasarkan pada tren saja. Perusahaan yang menggunakan kata kunci jenis ini tentu memiliki tujuan dalam penggunaannya.
Saat memanfaatkan kata kunci yang panjang, peruasahaan bisa mendapatkan beberapa manfaat sebagai berikut:
Konversi Lebih Tinggi
Manfaat pertama dan utama dalam penggunaan long tail keywords adalah bisa mendapatkan tingkat konversi yang lebih tinggi. Hal ini terjadi karena pengguna internet yang menuliskan keywords secara lebih spesifik, membuat traffic pada website kamu juga ikut meningkat.
Mendapatkan Traffic Berkualitas
Penggunaan kata kunci panjang yang lebih detail dan spesifik dapat membantu menarik perhatian pengunjung yang berpotensi untuk melakukan pembelian. Penyebabnya adalah pengunjung yang memasukkan keyword ini cenderung mengetahui ketertarikan dan intensi saat mencari informasi tersebut.
Mengoptimalkan Strategi Website atau Blog
Seperti kamu ketahui, bahwa membuat blog dapat menjadi salah satu upaya yang paling dasar dalam mencapai ranking tertentu di search engine. Di sini, jenis kata kunci yang panjang akan memberikan wawasan mengenai informasi apa yang paling banyak dicari oleh target audiens.
Selain itu, dalam membangun sebuah website, kamu perlu mempertimbangkan konten-konten berharga dan mampu memenuhi kebutuhan target audiens yang suah kamu tetapkan.
Membantu Personalisasi Konten
Secara umum, banyak orang menggunakan keyword yang panjang untuk membuat beragam jenis konten yang mendukung setiap layanan atau kategori tertentu yang ditawarkan. Bukan itu saja, penggunaan kata atau kalimat deskriptif yang cukup spesifik membuat kata kunci ini sangat membantu personalisasi konten yang kamu buat.
Mengoptimalkan Penggunaan Short Tail Keywords
Ketika kamu memilih untuk menggunakan kata kunci yang panjang, secara bersamaan kamu akan menyertakan short tail keywords yang ingin kamu optimasi, agar kata kunci tersebut bisa mendapatkan posisi tertinggi di search engine.

Cara Mencari Long Tail Keywords
Penggunaan long tail keywords memang dapat membantu mengoptimalkan strategi sebuah website. Namun, memilih kata kunci yang tepat tidak bisa kamu lakukan secara sembarangan.
Supaya kata kunci yang kamu pilih sesuai dengan karakteristik yang telah ditentukan, perhatikan beberapa cara mencari long tail keyword di bawah ini.
Gunakan “Penelusuran yang Terkait dengan..”
Langkah pertama adalah dengan memanfaatkan “Penelusuran yang terkait dengan…”. Bagian ini dapat kamu temukan pada tampilan layar saat melakukan penelusuran di mesin pencari Google.
Salah satu caranya adalah dengan memasukkan kata kunci pada kotak pencarian, kemudian scroll ke bagian bawa dan kamu akan menemukan bagian tersebut.
Manfaatkan “People Also Ask”
Fitur People Also Ask juga bisa kamu manfaatkan untuk menemukan keyword yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan website. Biasanya, kotak ini akan berisi beberapa pertanyaan dari pengguna yang berhubungan dengan keyword yang kamu cari.
Seringkali, pertanyaan-pertanyaan dari para pengguna tersebut cukup panjang dan spesifik, sehingga bisa kamu manfaatkan sebagai long tail keyword.
Gunakan Google Autocomplete
Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan Google Autocomplete. Google Autocomplete akan membantu memberikan keyword yang panjang berdasarkan rekomendasi yang diberikan dari pihak Google secara langsung.
Jika tertarik menggunakannya, kamu tinggal menuliskan keyword yang kamu inginkan dalam kolom, kemudian akan muncul beberapa rekomendasi kata kunci dari Google.
Analisis Riwayat Pencarian Website
Apabila memiliki akses pada hasil pencarian pengguna dalam sebuah website, kamu bisa melihat query yang dibuat oleh pengunjung terhadap situs atau website tersebut.
Query ini akan memberikan beberapa informasi penting mengenai produk yang sedang mereka cari atau pertanyaan lain yang spesifik dan diminati oleh pengunjung. Setelah itu, kamu bisa membuat sebuah halaman yang khusus untuk menargetkan kata kunci berdasarkan riwayat pencarian sebelumnya.
Baca Juga: People Also Ask: Pengertian dan Cara Mudah Optimasinya
Contoh Long Tail Keywords
Berikut adalah beberapa contoh long tail keyword yang bisa dengan mudah kamu temui.
- Tempat pijat refleksi murah di Yogyakarta.
- Rekomendasi hotel murah di Bandung dekat Trans Studio Mall.
- Tempat wisata alam di Malang yang Instagramable.
- Harga laptop gaming terbaik di bawah 20 juta.
- Resep masakan Jepang yang cocok untuk anak-anak.
- Kursus bahasa Inggris untuk anak di Surabaya.
Penutup
Long tail keywords memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya kamu mengoptimasi website. Dengan bantuan jenis kata kunci ini, kamu bisa membuat website milikmu muncul di halaman utama pencarian.
Secara umum, jenis kata kunci ini terdiri atas beberapa kalimat atau kata kunci spesifik, detail, dan memiliki volume pencarian yang rendah.
Menentukan kata kunci panjang yang tepat juga tidak bisa kamu lakukan sembarangan. Kamu perlu melakukan riset atau pengumpulan informasi yang tepat, agar dapat memenuhi karakteristik kata kunci yang baik.
Seperti yang kita tahu, bahwa menggunakan kata kunci yang panjang tidak hanya bisa membantu website muncul di halaman utama mesin pencari saja. Akan tetapi, ada banyak manfaat lain yang bisa kamu dapatkan jika mau mengoptimalkan kata kunci tersebut, seperti membantu mempersonalisasi konten hingga mendapatkan konversi yang lebih tinggi.
Referensi:
- https://www.dewaweb.com/blog/pengertian-long-tail-keyword/#Karakteristik_Long_Tail_Keyword
- https://toffeedev.com/blog/seo/memahami-apa-itu-long-tail-keyword/#Karakteristik_Long_Tail_Keyword
- https://www.exabytes.co.id/blog/long-tail-keyword/#Karakteristik-Long-Tail-Keywords
- https://revou.co/kosakata/long-tail-keyword




