Dalam digital marketing, keywords adalah hal penting karena membantu audiens menemukan konten di halaman website atau media sosial dengan lebih mudah.
Saat ini media sosial seperti Instagram dan Tiktok dapat dioptimalkan dengan penggunaan keyword yang tepat di caption dan gambar (alt text) agar pengguna media sosial sosial dapat menemukan jawaban di konten yang kamu buat.
Bagi pemilik website, mengoptimalkan keyword yang tepat di setiap konten dapat meningkatkan ranking. Selain itu, bisa juga mendatangkan banyak pengunjung secara organik (tanpa beriklan).
Sementara itu, bagi pengguna internet mengetikkan keyword di mesin pencari seperti Google dapat membantu mereka menemukan informasi atau jawaban yang dibutuhkan.
Misalnya kamu ingin mencari cara membuat caption yang menarik untuk bisnis kuliner, maka kamu dapat mengetikkan keyword “caption untuk bisnis kuliner” di mesin pencari. Setelah itu, kamu dapat menemukan hasilnya dari halaman website yang memiliki judul yang menarik dan meyakinkan.
Apa Itu Keyword?
Keyword merupakan kata atau frasa yang dipakai untuk menemukan informasi melalui mesin pencari. Itulah mengapa keyword kerap disebut dengan “search query” atau “keyphrases”, digital marketer dan blogger juga menyebutnya dengan “SEO keyword”.
Mesin pencari seperti Google dan Bing memakai keyword untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan penggunanya. Dapat dikatakan bahwa keyword adalah penghubung antara pengguna internet, mesin pencari, dan pemilik website.
Baca Juga: Apa Itu Search Intent? Pengertian dan Cara Mengoptimalkannya
Jenis-Jenis Keyword
Ada beberapa keyword yang dapat kamu gunakan dalam strategi SEO-mu. Setiap jenis keyword memiliki perbedaan tergantung dari strategi dan tujuan marketing-mu.
Short Tail Keyword
Jenis yang pertama adalah short tail keyword atau kata kunci pendek. Keyword ini hanya terdiri dari satu atau dua kata saja, penggunaannya lebih umum, tidak spesifik, dan memiliki angka search volume yang tinggi.
Contoh short tail keyword antara lain pengertian SEO, digital marketing, sepatu wanita, toko kue, dan lain sebagainya.
Long Tail Keyword
Berbeda dengan short tail keyword, long tail keyword terdiri dari tiga kata atau bahkan lebih. Biasanya keyword ini digunakan untuk mencari informasi yang sangat spesifik, misalnya ide konten planning Instagram saat Ramadhan atau daftar harga treatment wajah terbaik di Jakarta.
Evergreen Keyword
Evergreen keyword adalah kata atau frasa yang selalu dicari oleh pengguna dan tidak dibatasi oleh waktu. Keuntungannya, keyword ini bisa terus mendatangkan traffic selama kontennya tidak hilang atau dihapus.
Beberapa contoh dari evergreen keyword adalah “tips menulis artikel”, “cara membuat konten plan”, dan “strategi SEO terbaik.”
Trending Keyword
Seperti namanya, trending keyword merupakan jenis keyword yang hanya efektif dalam waktu tertentu saja. Misalnya keyword “jadwal pertandingan final Piala Dunia 2022”, hanya akan mendatangkan traffic beberapa hari sebelum pertandingan final Piala Dunia 2022 dimulai.
Informational Keyword
Informational keyword digunakan saat pengguna internet membutuhkan informasi terkait suatu hal. Contohnya kalau kamu mau mencari tahu tentang sejarah Perang Dunia II, bisa menggunakan keyword “sejarah Perang Dunia II”.
Navigational Keyword
Jenis keyword yang satu ini sering dipakai ketika pengguna internet ingin langsung menuju ke website yang spesifik seperti “login Instagram”, “KAI Indonesia”, dan sejenisnya. Orang yang menggunakan keyword jenis ini biasanya sudah tahu website apa yang ingin dicari tapi tidak tahu alamat URL spesifiknya.
Transactional Keyword
Jenis keyword ini banyak dimanfaatkan oleh orang-orang yang mau membeli suatu produk atau layanan tertentu. Contohnya, orang yang ingin membeli tiket kereta akan menulis kata kunci “beli tiket kereta” di Google.
Commercial Keyword
Commercial keyword umumnya digunakan untuk mencari informasi mengenai produk atau jasa yang akan dibeli, terutama jika harganya mahal. Tujuannya untuk mencari tahu apakah produk atau layanan tersebut sesuai dengan kebutuhan atau belum.
Misalnya kamu ingin membeli HP Android dengan budget 5 juta, kamu bisa menggunakan keyword “rekomendasi HP Android 5 jutaan” untuk menemukan informasi daftar HP Android dengan harga 5 jutaan.
Selanjutnya pilih website yang menampilkan informasi penting mengenai HP Android tersebut, mulai dari harga, fitur, serta kelebihan dan kekurangannya.
Branded Keyword
Ini adalah jenis keyword yang mengandung nama brand tertentu di dalamnya. Branded keyword umumnya dipakai untuk mencari informasi tentang produk atau layanan dari suatu brand seperti “jam tangan Eiger”, “sepatu sekolah Ventela”, dan lain-lain.
Geo Targeted Keyword
Geo targeted keyword adalah keyword yang memiliki unsur lokasi spesifik. Biasanya banyak digunakan untuk mencari informasi di suatu tempat, seperti “toko sepatu di Bandung”, “cafe di Jakarta Utara”, atau “tempat rekreasi keluarga di Jawa Barat.”

Contoh Keyword
Dilihat dari penjelasan sebelumnya, keyword bukan hanya kata atau frasa saja, tetapi juga perlu dianalisa apakah banyak dicari oleh pengguna internet dan bisa menjawab pertanyaan mereka.
Misalnya kamu ingin menulis artikel tentang fashion wanita, pikirkan dulu siapa target pembacanya. Kemudian cari tahu mana keyword yang akan dicari oleh mereka. Beberapa contoh keyword yang bisa dipakai untuk kategori ini di antaranya:
- Fashion wanita kekinian
- Style fashion wanita
- Fashion hijab wanita
Fungsi Keyword
Fungsi keyword dalam SEO sangat penting karena jika kamu memiliki target keyword yang relevan lalu dioptimasi dengan konten berkualitas bagus, maka akan mendatangkan banyak pengunjung.
Berikut ini beberapa fungsi keyword yang perlu kamu ketahui:
Meningkatkan Ranking Website dan Artikel
Dalam strategi SEO, keyword bisa digunakan di artikel/blog dan halaman lain di website. Jika digunakan dan dioptimasi dengan tepat, artikel dan website-mu dapat duduk di ranking teratas hasil pencarian Google atau Search Engine Result Page (SERP).
Mendatangkan Pengunjung Secara Organik
Penggunaan keyword yang tepat dalam SEO dapat menghemat anggaran marketing karena ini adalah salah satu channel untuk mendatangkan pengunjung tanpa membayar biaya iklan (paid search).
Membuat Konten yang Relevan
For your information, mesin pencari mempunyai data keyword yang sering digunakan oleh penggunanya. Data tersebut bisa kamu akses dengan bantuan tools research keyword.
Selanjutnya keywords tersebut dapat kamu gunakan untuk membuat konten yang relevan dengan kebutuhan pengguna. Dengan begitu konten akan jadi lebih bermanfaat.
Tools Keyword Research
Untuk memudahkan kamu dalam mencari dan meriset keyword, sebaiknya kamu menggunakan tools keyword research.
Tools keyword research yang ada di pasaran saat ini sangat beragam, dari yang gratis hingga berbayar. Berikut ini daftar tools keyword research yang dapat kamu gunakan:
Tools Gratis
Tools keyword research yang gratis bisa dipakai tanpa membayar secara berlangganan atau lifetime. Tools ini sangat cocok buat kamu yang baru terjun ke dunia SEO dan punya budget terbatas.
Tools gratis biasanya menawarkan fitur yang sangat terbatas, seperti meriset maksimal 5 keyword dalam sehari atau membuat 10 list target keyword. Ini dia daftar tools gratis yang bisa kamu gunakan:
- Google Keyword Planner
- Ahrefs Free Keywords Generator
- Google Trends
- Google Search Console
- QuestionDB
- Getkeywords
- Keyword Surfer
- Backlinko Keyword Tool
- Soolve
Tools Berbayar
Tools keyword research berbayar memiliki fitur yang lebih lengkap dari tools gratis dan setiap tools menyediakan fitur yang berbeda. Selain itu, banyak tools juga menyediakan free trial.
Free trial ini dapat kamu manfaatkan untuk mencoba beberapa fitur tersebut dengan waktu yang terbatas. Beberapa tools berbayar yang populer adalah:
- Ahrefs
- Semrush
- MOZ
- Ubersuggest
- TopicRanker
- Mangools
Baca Juga: Keyword Research: Tujuan, Fungsi, dan Tools yang Digunakan
Kesimpulan
Bagi pemilik website, keyword dapat berfungsi mendatangkan trafik organik. Sedangkan bagi pengunjung website, keyword dapat membantu mereka menemukan informasi yang mereka butuhkan.
Jenis keyword antara lain short tail, long tail, evergreen, trending, informational, navigational, transactional, commercial, branded, dan geo-targeted.
Sekarang kamu sudah mengetahui apa itu keyword, jenis, fungsi, contoh dan tools-nya. Jangan lupa lakukan riset keyword terlebih dahulu sebelum kamu membuat konten di website-mu, ya!
Referensi:
- https://idwebhost.com/blog/keyword-pengertian-fungsi-jenis-jenis-dan-contohnya/




