Kalau kamu adalah orang yang aktif menggunakan media sosial, istilah engagement rate pastinya sudah tidak asing. Rate ini berfungsi untuk melihat seberapa banyak konten yang kamu buat menarik perhatian audiens.
Engagement rate bukan hanya berlaku untuk konten di media sosial, tapi juga di website dan blog. Singkatnya, kalau angkanya tinggi, artinya kamu sudah berhasil menciptakan jenis campaign yang dapat menarik minat audiens dan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Sebaliknya, kalau angkanya rendah artinya kamu belum bisa memikat audiens dengan campaign yang dijalankan. Dengan kata lain, kamu perlu membuat campaign dengan rencana dan eksekusi yang lebih baik..
Engagement rate dapat dihitung dengan berbagai cara. Simak cara menghitung engagement rate beserta fungsi, hal-hal yang mempengaruhi dan indikator engagement rate di bawah ini.
Pengertian Engagement Rate
Saat ini, penggunaan berbagai platform digital sudah menjadi bagian penting yang sulit dipisahkan dari kehidupan manusia. Platform seperti media sosial, blog, dan website dianggap efektif sebagai sarana untuk melepaskan penat dari kesibukan sehari-hari hingga bermanfaat sebagai media pemasaran bagi sebuah bisnis.
Banyak praktisi pemasaran digital memanfaatkannya sebagai alat pemasaran yang efektif. Mereka dapat mengenalkan brand lebih luas dan mendapatkan penjualan dari audiens yang lebih spesifik sesuai kriteria tiap bisnis.konsumen potensial yang lebih spesifik sesuai dengan kriteria bisnis masing-masing.
Salah satu cara untuk memaksimalkan hasil pemasaran tersebut adalah dengan melihat dan menghitung tingkat keterlibatan (engagement) audiens. Itulah sebabnya pemahaman tentang engagement rate adalah hal yang sangat penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pemasaran digital.
Engagement rate adalah metrik atau ukuran untuk menilai respon audiens terhadap konten yang kamu bagikan. Beberapa metrik yang dipakai untuk menghitung rate tersebut antara lain lama audiens membaca konten atau artikel, jumlah likes dan komentar di postinganmu, jumlah klik CTA di halaman website, dan lain-lain.
Rate keterlibatan audiens ini dapat memberikan gambaran tentang seberapa efektif suatu konten atau strategi dalam menarik perhatian dan keterlibatan pengguna. Selain itu juga berfungsi sebagai alat riset untuk memahami preferensi audiens berdasarkan jumlah interaksi mereka dengan konten tertentu.
Baca Juga: Customer Engagement adalah: Pengertian dan Peran Pentingnya
Fungsi Penting Engagement Rate bagi Akun Bisnis
Selain berfungsi untuk mengukur keberhasilan suatu konten, rate keterlibatan ini juga berperan dalam meningkatkan efektivitas kinerja tim pemasaran di media sosial. Beberapa fungsi engagement rate lainnya adalah:
Memberikan Gambaran Aktivitas Audiens
Bagi sebuah website, tingginya angka rate yang bagus menunjukkan pengunjung website memiliki pengalaman yang baik saat menelusuri websitemu dan membaca informasi atau blog dalam waktu lama.
Sebaliknya, apabila engagement rate rendah, mungkin ada beberapa aspek dari pengalaman pengguna yang perlu diperbaiki. Contohnya, Call to Action (CTA) yang kamu pakai mungkin sulit ditemukan atau halaman website kurang user-friendly. Akibatnya, pengunjung tidak mengklik CTA, dan tujuan campaign kamu tidak tercapai.
Memonitor Efektivitas Campaign
Engagement rate bisa menjadi salah satu indikator keefektifan campaign atau kampanye pemasaran. Mengapa demikian? Karena rate tersebut memberikan informasi mengenai seberapa banyak audiens yang terlibat dalam konten dan melakukan pembelian.
Bila campaign atau konten yang kamu buat memiliki value, insightful, dan relevan dengan audiens, berpeluang besar mendapatkan banyak interaksi dari mereka. Campaign atau kontenmu pun dapat berhasil bila mencapai target yang sebelumnya sudah kamu tentukan.
Memantau Kinerja Kompetitor
Selain memeriksa kinerja media sosial dan website, ternyata kamu juga dapat memantau rate milik kompetitor. Engagement rate adalah salah satu metrik untuk mengevaluasi kinerja kompetitor.
Bila kompetitor memiliki angka rate yang lebih tinggi, kamu bisa mendapatkan inspirasi konten dan memodifikasinya menjadi lebih kreatif sesuai dengan campaign yang akan kamu jalankan.
Sebaliknya, jika nilai rate-nya rendah, kamu dan tim dapat menganalisa konten dan faktor-faktor penyebabnya untuk tidak dijalankan di strategi mendatang.
Untuk mengetahui engagement rate kompetitor, kamu dapat menggunakan analytics tools seperti SocialBlade. Misalnya, jika kamu ingin melihat akun Instagram kompetitor, cukup masukkan nama akun mereka pada kolom pencarian.

Dari situ kamu akan mendapatkan data mulai dari jumlah postingan, pengikut (followers), yang diikuti (following), tingkat keterlibatan audiens, hingga rata-rata jumlah likes dan komentar.

Hal-hal yang Memengaruhi Engagement Rate
Faktor-faktor yang memiliki pengaruh pada tingkat keterlibatan (engagement) dalam pemasaran digital ternyata cukup kompleks. Terlebih lagi, interaksi biasanya akan terus berubah sesuai dengan konteks dan media yang digunakan.
Berikut ini hal-hal yang mempengaruhi engagement media sosial:
- Konten yang memiliki kualitas tinggi, daya tarik visual, dan relevansi bagi target audiens.
- Waktu yang tepat untuk memposting.
- Jumlah total likes yang didapatkan suatu konten.
- Jumlah komentar yang diterima oleh suatu konten. Komentar sering dianggap sebagai bentuk interaksi yang lebih mendalam.
- Jumlah suatu konten dibagikan (share) oleh pengguna ke jaringan mereka.
- Pada platform video, jumlah tayangan dapat dihitung sebagai bentuk engagement.
- Click-through Rate (CTR), yaitu berapa kali pengguna mengklik tautan (link) atau CTA yang terdapat dalam suatu konten.
- Konsistensi dalam memposting konten sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
- Campaign atau giveaway yang dapat mendorong partisipasi aktif dari audiens.
- Penggunaan hashtag yang relevan.
Sedangkan untuk website atau blog, beberapa hal yang memengaruhi rate keterlibatan audiens adalah:
- Page speed halaman website dan blog.
- Sistem navigasi yang mudah dipahami.
- Desain yang responsif.
- Media gambar, video, atau grafis yang menarik.
- Konten atau artikel yang lengkap dan menjawab pertanyaan pengunjung website.
- Call to Action yang jelas
- Mudah di-share di platform lain.
Cara Cek Engagement Rate
Kamu harus rajin melakukan cek engagement rate secara berkala untuk mendapatkan hasil perhitungan yang selalu up to date. Cara yang bisa kamu lakukan untuk mengeceknya adalah:
- Tentukan platform media sosial atau website yang ingin kamu cek.
- Hitung jumlah interaksi yang terjadi pada postingan selama periode tertentu. Interaksi ini meliputi jumlah likes, komentar, dan share.
- Bagi jumlah interaksi dengan jumlah follower atau pengunjung website.
- Kalikan hasil pembagian dengan 100 untuk mendapatkan persentase rate.
Agar lebih jelas, berikut rumus engagement rate:
Engagement Rate = Total interaksi/Total followers x 100
atau
Engagement Rate = (Engaged Users/Total users) x 100 (untuk website)
Contohnya, akun bisnis di media sosial milikmu memiliki followers atau pengikut sebanyak 20.000. Total interaksinya adalah likes 5.000, share 1.000, dan mendapatkan komentar sebanyak 800. Cara menghitung engagement rate akun tersebut adalah:
Engagement rate = Total interaksi/Total followers x 100
= (5.000 + 1.000 + 800)/20.000 x 100
= 6.800/20.000 x 100
= 0,34 x 100
= 34
Berdasarkan perhitungan tersebut, tingkat keterlibatan audiens untuk akun bisnismu adalah sebesar 34%.
Selain itu, menghitung rate keterlibatan ini juga bisa kamu lakukan dengan beberapa langkah lain, yaitu:
Rate By Reach
Perhitungan engagement rate berdasarkan jumlah reach lebih akurat dibandingkan dengan perhitungan berdasarkan jumlah followers. Ini terjadi karena tidak semua followers dapat melihat konten yang kamu publikasikan di media sosial, bahkan mereka yang tidak mengikuti akun dapat melihatnya.
Rumus yang dapat kamu gunakan adalah:
ER = Total engagements per post / Reach per post x 100
Rate by Impressions
Metode cek engagement rate ini cocok kamu gunakan untuk jenis campaign yang memerlukan perhitungan berdasarkan impressions. Rumus untuk menghitungnya adalah:
ER = Total engagements on a post / Total impressions x 100
Rate Views
Perhitungan berdasarkan views cocok digunakan jika brand atau merek menjadi fokus utama dalam mendapatkan engagement. Perlu diingat bahwa views berbeda dengan unique views. Artinya, 1000 views bisa berasal dari 300 pengguna yang menonton berulang kali.
Rumus yang dapat kamu gunakan adalah:
ER = Total engagements on video post / Total video views x 100
Rate Calculator
Kamu juga bisa memanfaatkan engagement rate calculator untuk menghitung dengan lebih praktis. Cukup masukkan jumlah likes dan komentar pada kolom engagement, lalu jumlah followers atau impression di kolom Ad Imps/View OR Users. Jangan lupa memasukkan angka 100 di kolom Engagement Rate.
Jika sudah, kamu akan langsung mendapatkan hasil perhitungannya. Hasil perhitungan calculator ini cukup akurat.
Baca Juga: Impression: Definisi, Jenis, serta Perbedaannya dengan Reach
Indikator Engagement Rate yang Bagus
Pertanyaannya adalah berapa standar atau patokan rate untuk akun media sosial atau website? Sebenarnya, rate setiap jenis bisnis cenderung berbeda-beda. Oleh karena itu, kamu tidak bisa mengukur dan membandingkan rate akunmu dengan bisnis lain.
Sebenarnya engagement rate yang baik itu berapa? Umumnya, engagement rate yang bagus adalah berkisar antara 1% hingga 5%. Berikut adalah beberapa indikator engagement rate yang dianggap baik di beberapa platform.
1. Likes
- Instagram: Antara 1% hingga 3%.
- Facebook: Antara 0,5% hingga 1,5%.
2. Comments (Komentar)
- Umum: Sekitar 0,1% hingga 1%.
- Instagram: Antara 0,5% hingga 1,5%.
3. Shares (Berbagi)
- Facebook: Berada di kisaran 0,2% hingga 0,5%.
- Twitter atau X: 0,5% dianggap sebagai standar yang baik.
4. Click-Through Rate (CTR)
- Umum: Berkisar antara 1% hingga 5%.
- Email Marketing: Rata-rata sekitar 2% hingga 5%.
5. Video Views (Tampilan Video)
- YouTube: Berkisar antara 4% hingga 15%.
- Facebook dan Instagram: Antara 1% hingga 3%
Penting untuk kamu ketahui bahwa angka-angka ini dapat bervariasi tergantung pada industri, jenis konten, dan jumlah audiens. Selain itu, interpretasi tingkat keterlibatan yang baik juga dapat bergantung pada tujuan campaign atau strategi pemasaran yang sedang kamu jalankan.
Penutup
Dalam menjalankan pemasaran digital, engagement rate memegang peran penting sebagai penentu sejauh mana audiens terlibat dengan konten yang kamu sajikan. Tingkat interaksi ini tidak sekadar mencerminkan angka-angka statistik, tetapi menciptakan koneksi yang lebih dalam antara brand dan audiens.
Sebagai metrik untuk mengukur interaksi antara pengikut dengan konten, engagement rate adalah hal yang perlu menjadi perhatian. Jadi, sebaiknya para digital marketer memiliki pemahaman yang baik terhadap hal ini sebagai bagian dari strategi pemasaran.
Referensi:
- https://accurate.id/marketing-manajemen/engagement-rate-adalah/




