Di era perkembangan teknologi ini, bisa mendapatkan uang secara online menjadi cara yang cukup banyak dicari oleh pengguna internet. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan monetisasi Facebook.
Media sosial kini tidak hanya digunakan untuk menjalin pertemanan saja, ada banyak cara memanfaatkan media sosial untuk menghasilkan uang secara online.
Namun, tidak sembarang akun Facebook bisa dimonetisasi, sehingga kamu perlu memahami bagaimana cara agar akun Facebook kamu bisa menghasilkan uang dengan monetisasi ini.
Nah, artikel ini akan membahas bagaimana cara aktifkan monetisasi Facebook, agar akun yang kamu miliki bisa digunakan untuk menghasilkan uang.
Apa yang Dimaksud dengan Monetisasi Facebook?
Lantas, apa yang dimaksud dengan monetisasi Facebook? Monetisasi Facebook adalah salah satu cara yang bisa kamu gunakan untuk mencari uang secara online.
Monetisasi Facebook bisa memberikan kamu penghasilan yang cukup besar, apabila kamu bisa mengelolanya dengan baik.
Perlu kamu ketahui, bahwa fitur monetisasi ini sangat dipengaruhi oleh jumlah interaksi dan jumlah views terhadap konten yang kamu unggah.
Jadi, bagi kamu yang memang suka membuat konten, fitur monetisasi ini akan sangat bermanfaat agar konten yang kamu buat menghasilkan uang.
Syarat-Syarat Monetisasi Facebook
Sebelum kamu bisa memonetisasi Facebook, kamu harus membuat Page atau Halaman supaya tahap monetisasi dapat dilakukan. Proses pembuatan Halaman ini bisa kamu lakukan lewat Beranda Facebook yang memiliki ikon bendera.
Kemudian, agar monetisasi Facebook dapat dilakukan, para kreator harus bisa memenuhi syarat monetisasi Facebook, seperti:
Standar Komunitas Facebook
Standar Komunitas Facebook berisi syarat dari konten-konten yang akan dibagikan. Adapun syarat yang wajib dipenuhi oleh kreator adalah sebagai berikut:
- Asli
Syarat yang pertama adalah setiap konten yang dibagikan di Facebook merupakan konten dan akun asli dari kreator. Selain itu, kreator wajib menghindari konten yang menyesatkan atau kekeliruan informasi, melanggar keamanan siber, dan juga berisi perilaku meniru atau inautentik.
- Keamanan
Selanjutnya, konten yang akan dibagikan harus aman. Berikut beberapa contoh konten yang dilarang ditampilkan di dalam Facebook, antara lain:
- Menyakiti diri dan bunuh diri.
- Pelecehan, ketelanjangan anak, dan eksploitasi seksual.
- Eksploitasi manusia.
- Melanggar Hak Privasi.
- Tidak ada kriminal dan kekerasan
Konten yang kreator bagikan juga tidak boleh mengandung tindak kekerasan dan kriminal. Contoh isi konten yang dilarang ditampilkan oleh Facebook yang memuat tindak kekerasan dan kriminalitas adalah sebagai berikut:
- Memuat individu dan organisasi bahaya.
- Terdapat kekerasan dan hasutan.
- Adanya pengelabuan atau penipuan
- Mengkoordinir tindakan yang berbahaya serta mendukung tindak kriminalitas.
- Konten yang dibuat tidak menyinggung
Tidak hanya itu, konten-konten yang dibuat juga tidak diperkenankan berisi ujaran kebencian, konten yang dapat menyinggung pengguna lain, hingga berisi kekerasan atau tindakan sadis lainnya.
- Tidak melanggar Hak Kekayaan Intelektual
Terakhir, setiap konten yang akan dibagikan oleh kreator tidak boleh melanggar Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Ketentuan Halaman Facebook
Selain harus memenuhi persyaratan yang diberikan Facebook kepada setiap kreator lewat Kebijakan Komunitas Facebook di atas, Halaman yang kamu buat juga harus bisa memenuhi ketentuan dari Facebook, yakni:
- Tidak membuat Page atau Halaman yang bertujuan untuk melanggar Standar Komunitas Facebook, seperti yang telah dijelaskan di atas.
- Nama yang digunakan pada Halaman Facebook tidak berisi kata-kata yang tidak senonoh.
- Tidak menambahkan atau memberikan tanda centang terverifikasi pada foto sampul Halaman atau foto profil.
- Page Facebook yang dibuat tidak dipergunakan untuk mempromosikan judi daring tanpa adanya izin tertulis dari pihak Facebook.
- Tidak membagikan obat-obatan yang menggunakan resep, tanpa ada izin tertulis dari pihak Facebook.
- Page atau Halaman yang dibuat dengan tujuan promosi harus bisa mematuhi persyaratan hukum dan aturan yang dibuat oleh Facebook.
- Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan hal-hal yang ilegal.
Kebijakan Monetisasi Konten
Setelah memenuhi Standar Komunitas Facebook dan Ketentuan Halaman Facebook, seorang kreator juga mesti mematuhi Kebijakan Monetisasi Facebook. Berikut adalah jenis-jenis konten yang tidak dapat dimonetisasi, antara lain:
- Format yang dilarang
- Video statis atau konten yang berisi gambar statis dengan sedikit atau bahkan tanpa adanya gerakan.
- Polling gambar diam atau konten yang ditayangkan hanya dibuat untuk menarik interaksi dari user lain, seperti meminta untuk menanggapi pertanyaan yang ada pada konten.
- Tayangan berupa slide gambar yang cenderung menampilkan lebih banyak gambar yang diputar secara berurutan.
- Video looping atau konten yang ditampilkan berulang-ulang, seperti konten dengan berbagai durasi dan juga GIF.
- Montage teks atau konten yang isi utamanya hanya menampilkan gambar yang diam atau bergerak dengan adanya lapisan teks.
- Iklan sematan atau konten yang mencantumkan iklan sebelum isi konten diputar, di tengah-tengah konten diputar, setelah konten diputar, atau iklan sematan di tempat Facebook menyediakan penempatan iklan.
- Perilaku yang dilarang
- Engagement bait atau konten yang menarik user untuk mengklik tautan atau menanggapi postingan menggunakan kolom komentar, tombol suka, dan bagikan.
- Permintaan interaksi atau konten yang meminta kompensasi sebagai ganti dari bentuk perilaku yang ekstrem, seperti: menayangkan konten yang sadis, mengonsumsi rokok, alkohol, obat-obatan terlarang, atau sesuatu yang tidak bisa dimakan, serta melepaskan pakaian atau bentuk perilaku seksual lainnya.
- Kategori terbatas
- Isu sosial yang diperdebatkan atau isu sosial yang berpotensi mengundang perdebatan, seperti hak pribadi, politik, maupun sipil.
- Tragedi atau konflik yang melibatkan tekanan fisik dan emosional, seperti cedera, kematian, penyakit, pelecehan, atau peristiwa yang merusak lainnya.
- Aktivitas yang tidak pantas atau bentuk aktivitas yang menggunakan dan menyalahgunakan zat-zat terlarang, atau kejahatan baik secara fiksi maupun nyata.
- Aktivitas yang bernada atau bersifat seksual dan vulgar baik fiksi maupun nyata.
- Bahasa yang kasar yang dapat berbentuk kata-kata kotor, bahasa seksual vulgar, nada yang merendahkan baik secara lisan, tulisan, maupun yang disampaikan dalam bentuk lainnya.
- Konten vulgar yang dapat berisi konten sadis, cedera, kondisi tubuh lainnya yang ditampilkan atau dibahas baik secara nyata maupun fiksi.
- Kategori yang dilarang
- Disinformasi atau konten yang dianggap salah oleh pihak ketiga yang memeriksa fakta.
- Informasi kesehatan yang menyesatkan atau konten yang berisi klaim kesehatan yang terbukti keliru oleh pakar atau organisasi tertentu.

Cara Mengetahui Fanspage Bisa Dimonetisasi
Perlu kamu ketahui, bahwa tidak semua fanspage yang kamu buat pada akun Facebook dapat digunakan untuk menghasilkan uang. Ada beberapa hal yang perlu kamu penuhi agar akun Facebook kamu dapat dimonetisasi.
Untuk mengetahui apakah Halaman Facebook kamu memenuhi syarat untuk dimonetisasi, kamu bisa mengetahuinya dengan cara melihat monetisasi Facebook berikut ini:
- Masuk ke Meta Business Suite pada desktop.
- Klik tab Monetisasi di bagian sebelah kiri untuk mengetahui ringkasan status beserta kelayakan dari Halaman Facebook kamu.
- Pilih Halaman yang ingin kamu periksa pada menu yang berada di kiri atas.
- Pada bagian atas, kamu bisa mengetahui daftar fitur monetisasi yang dapat kamu gunakan. Pilih menu Siapkan untuk memulai menggunakan fitur tersebut.
- Pilih panah di bagian sebelah kanan Fitur monetisasi lain untuk mengetahui daftar fitur yang belum bisa kamu gunakan. Di bagian bawah, pilih Lihat Kriteria untuk mengetahui kriteria yang mesti kamu penuhi untuk menggunakannya.
Setelah itu, kamu bisa melakukan cara aktifkan monetasi Facebook berikut ini untuk menghasilkan uang melalui Facebook.
- Masuk ke dalam aplikasi Facebook kamu.
- Pada halaman utama Facebook, pilih simbol garis tiga yang berada di pojok kanan atas.
- Kemudian, pilih ‘Mode Profesional’ dan ikuti instruksi yang disampaikah hingga selesai.
- Setelah ‘Mode Profesional’ aktif, kamu bisa langsung membuat konten mulai dari gambar, video, Reels, hingga siaran langsung atau Live.
Pembayaran Monetisasi Facebook
Ketika kamu sudah mengaktifkan fitur monetisasi Facebook, kamu bisa menerima pembayaran monetisasi facebook jika sudah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditentukan oleh Facebook.
Agar kamu dapat menggunakan Bintang, kamu bisa mengaktifkan fitur Bintang pada Facebook kamu.
- Masuk ke halaman Creator Studio lewat tautan ini
- Pastikan kamu sudah masuk ke dalam akun yang sesuai.
- Pilih ‘Fitur Kreatif’ dan klik ‘Dasbor Siaran Langsung’.
- Kemudian, pilih ‘Siapkan Bintang’.
- Isi data yang diperlukan termasuk dengan informasi pembayaran.
- Pihak Facebook akan meninjau permintaan yang kamu ajukan dan jika disetujui, fitur Bintang akan segera diaktifkan.
Penutup
Itu tadi penjelasan cara monetisasi Facebook yang bisa kamu terapkan pada akun pribadi kamu. Jika dikelola dengan baik, kamu bisa menggunakan fitur monetisasi ini untuk menghasilkan uang secara online.
Akan tetapi, untuk bisa memanfaatkan fitur tersebut, kamu harus memastikan akun Facebook yang kamu miliki bisa dimonetisasi. Dengan begitu, kamu bisa membuat konten yang akan menjadi sumber penghasilan lewat monetisasi Facebook ini.
Referensi:
- https://id-id.facebook.com/business/help/321041698514182?id=2520940424820218
- https://www.kompas.tv/lifestyle/477910/syarat-monetisasi-fb-pro-untuk-menghasilkan-uang-dari-konten#google_vignette
- https://kumparan.com/how-to-tekno/cara-mengaktifkan-fitur-bintang-di-facebook-cek-di-sini-21aWKNXGPyA/full
- https://ajaib.co.id/menghasilkan-uang-dari-online-ini-cara-monetisasi-facebook/




