Siapa, sih, yang tidak familiar dengan hashtag? Jika kamu aktif di media sosial, pasti sering menemui hashtag, bahkan mungkin pernah berpartisipasi dalam meramaikan beberapa hashtag, bukan? Lalu, apa sebenarnya fungsi dari hashtag ini?
Hashtag mungkin terasa sedikit sulit dipahami bagi beberapa orang saat pertama kali menggunakannya. Tetapi, setelah kamu memahami cara penggunaannya, hashtag bisa menjadi bagian penting dari strategi digital marketing yang efektif.
Pada dasarnya, hashtag adalah cara untuk mengelompokkan konten atau percakapan dalam satu topik tertentu. Dengan menambahkan hashtag pada konten yang kamu unggah di media sosial, peluang untuk menarik perhatian target audiens pun akan meningkat.
Jika kamu menggunakan media sosial untuk memasarkan brand, produk, atau layanan bisnismu, hashtag menjadi fitur wajib yang digunakan. Yuk, baca penjelasan lengkap tentang pengertian, fungsi, cara meningkatkan hashtag, dan contohnya di artikel ini!
Pengertian Hashtag
Hashtag adalah kata yang ditulis tanpa spasi dan menggunakan tanda pagar (#) di depannya. Contohnya seperti #fyp, #trendingsong, #lifehacktips dan masih banyak lagi.
Penggunaan hashtag sudah umum digunakan oleh banyak pengguna internet, biasanya untuk mengaitkan berbagai topik yang sedang menjadi perbincangan. Selama suatu topik sedang ramai dibicarakan di media sosial, hashtag terkait akan tetap digunakan.
Hashtag pertama kali muncul di Twitter, tapi seiring berkembangnya zaman dan semakin banyaknya platform media sosial bermunculan, penggunaan hashtag meluas ke media lain, seperti Facebook, Instagram, Pinterest, hingga TikTok.
Tujuan utama hashtag adalah mempermudah siapa pun untuk mengetahui berita terkini atau topik pembahasan yang sedang tren dengan cepat, bahkan dalam situasi darurat.
Fungsi Hashtag
Penggunaan hashtag adalah salah satu kunci utama dalam strategi pemasaran digital. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui berbagai manfaat atau fungsi yang bisa didapat dari penggunaan hashtag dalam bisnis. Berikut beberapa fungsinya, antara lain:
-
Meningkatkan Engagement di Media Sosial
Dengan menggunakan hashtag yang relevan dalam setiap postinganmu, kamu secara tidak langsung ikut serta dalam percakapan dan pembahasan di media sosial. Dengan demikian, postinganmu akan lebih terlihat di antara kumpulan hashtag tersebut. Selain itu, penggunaan hashtag juga bisa meningkatkan like, share, komentar, dan followers baru.
-
Untuk Membangun Brand Awareness
Jika kamu ingin membangun brand awareness (kesadaran merek), sehingga merekmu lebih dikenal oleh lebih banyak audiens. Caranya yang efektif dengan membuat hashtag khusus. Ketika hashtag tersebut muncul, audiens atau pengguna media sosial bisa langsung mengetahui bahwa itu brand milikmu.
-
Untuk Meramaikan Marketing Campaign
Hashtag khusus dapat digunakan untuk meramaikan marketing campaign. Dengan membuat hashtag khusus untuk campaign merekmu, audiens atau pengguna media sosial akan turut meramaikan campaign tersebut. Oleh karena itu, akan banyak audiens atau pengguna media sosial yang ikut sehingga campaign bisa berjalan dengan sukses.
-
Menunjukkan Dukungan Terhadap Isu Sosial
Hashtag juga dapat digunakan untuk menunjukkan dukungan terhadap isu-isu sosial yang sedang dibahas di luar brand. Dengan menggunakan hashtag terkait, kamu dapat menunjukkan keterlibatanmu dalam perbincangan mengenai isu tersebut.
-
Memudahkan Audiens Menemukan Merekmu
Penggunaan hashtag juga dapat membantu audiens dalam menemukan merek atau postinganmu. Di platform seperti Instagram atau LinkedIn, pengguna media sosial dapat mengikuti sebuah hashtag. Misalnya, jika kamu menggunakan hashtag #beasiswa dalam postinganmu, audiens yang mengikuti hashtag tersebut tapi tidak mengikuti akunmu masih dapat melihat postingan tersebut sehingga berpotensi menambah jumlah followers.

Cara Kerja Hashtag
Setelah kamu memahami lebih dalam tentang fungsi hashtag, di bawah ini terdapat cara kerja hashtag di Twitter dan Instagram.
-
Cara Kerja Hashtag di Twitter
Twitter adalah salah satu platform media sosial yang familiar digunakan. Di platform ini, hashtag menghubungkan berbagai percakapan pengguna Twitter menjadi satu kumpulan.
Jika dua pengguna Twitter menggunakan hashtag yang sama, meskipun tidak terhubung secara langsung, tweet kedua pengguna tersebut akan terhubung dalam satu kelompok yang sama.
Hashtag yang sedang populer atau banyak digunakan akan masuk ke trending Twitter. Untuk menemukan hashtag dengan topik tertentu, kamu bisa mencarinya lewat kolom pencarian.
Hasil pencarian hashtag di Twitter terbagi menjadi beberapa bagian, seperti berikut:
- Top: kumpulan tweet dengan hashtag yang interaksinya paling banyak, bisa berasal dari brand atau orang-orang berpengaruh.
- Latest: tweet terbaru dari pengguna Twitter yang menggunakan hashtag yang sama.
- People: daftar akun Twitter teratas yang terkait dengan hashtag tersebut.
- Photos: koleksi foto yang di-posting dengan hashtag tertentu.
- Videos: video yang di-posting dengan hashtag yang sama.
Itulah beberapa hasil pencarian hashtag di Twitter. Jadi, cara kerja hashtag di Twitter cukup sederhana, kamu hanya perlu menambahkan hashtag ke tweet-mu, dan tweet-mu akan muncul dalam kelompok yang relevan.
-
Cara Kerja Hashtag di Instagram
Cara kerja hashtag di Instagram mirip dengan Twitter, yaitu mengumpulkan postingan pengguna Instagram dalam satu kelompok.
Jika dua pengguna Instagram menggunakan hashtag yang sama dalam postingan mereka, postingan tersebut akan muncul dalam satu kelompok hashtag tersebut.
Seperti di Twitter, kamu bisa mencari hashtag di Instagram menggunakan kolom pencarian. Setelah itu, kamu akan melihat beberapa hasil pencarian, seperti berikut ini:
- Related hashtag: semua hashtag terkait dengan pencarianmu.
- Top post: postingan dengan engagement tinggi yang menggunakan hashtag tertentu.
- Most recent: semua postingan terbaru yang menggunakan hashtag terkait.
Cara Membuat Hashtag untuk Media Sosial Bisnis
Jika ingin membuat hashtag yang efektif untuk mendukung bisnis, berikut beberapa cara yang dapat membantu kamu.
-
Belajar dari Kompetitor
Kompetitor bukan hanya saingan, tetapi juga contoh yang baik untuk belajar strategi bisnis. Kamu bisa membuat hashtag dengan cara menganalisis media sosial kompetitor dan mengumpulkan informasi tentang hashtag yang sering mereka gunakan.
Perhatikan juga jumlah hashtag yang mereka tambahkan pada setiap postingan. Dengan memahami strategi tersebut, kamu dapat mempelajarinya dan mengimplementasikannya ke postingan yang kamu unggah di media sosial bisnismu.
-
Riset Hashtag yang Trending
Menggunakan trending hashtags juga akan membantu kontenmu masuk ke dalam pembicaraan yang sedang terjadi, sehingga mengekspos brand milikmu ke audiens yang lebih luas. Kamu bisa melakukan riset trending hashtags melalui platform media sosial atau menggunakan tools tertentu untuk mengetahui hashtag yang sedang populer.
-
Menggunakan Social Media Listening Tools
Social listening tools bisa memberikan informasi tentang apa yang dikatakan pelanggan terkait brand milikmu. Tools ini bisa memantau feedback pelanggan, mention brand, hingga percakapan dengan topik yang relevan dari profil media sosial bisnismu. Dengan menggunakan tools ini, kamu dapat menemukan hashtag yang efektif untuk mendukung bisnismu.
-
Menemukan Related Hashtag
Setelah menemukan hashtag utama, sebaiknya kamu juga menggunakan related hashtag yang berhubungan dengan hashtag utama tadi. Kamu bisa menemukan related hashtag ini dari platform media sosial yang kamu gunakan, ya.
-
Menganalisis Hashtag Terdahulu
Cara menentukan hashtag selanjutnya yaitu dengan cara melacak hashtag yang pernah kamu gunakan di postingan sebelumnya. Perhatikan postingan mana yang paling populer dan carilah trending hashtag.
Jika beberapa postingan populermu selalu berisi kumpulan hashtag yang sama dan populer, kamu bisa menggunakan kembali hashtag tersebut di postingan selanjutnya.
Contoh Penggunaan Hashtag Populer di Media Sosial
Terdapat beberapa contoh trending hashtag yang bisa kamu temukan di berbagai platform media sosial, seperti dii TikTok, Twitter, Instagram, Facebook, LinkedIn, dan YouTube.
-
TikTok
Di dalam satu konten yang kamu unggah di TikTok sebaiknya hanya menggunakan 4-5 hashtag agar hasilnya baik. Kamu bisa menggunakan trending hashtags untuk menjangkau lebih banyak audiens. Berikut adalah beberapa contoh hashtag yang populer di TikTok.
- #DanceChallenge – Hashtag untuk tren tantangan dance yang sedang populer.
- #LifeHacks – Hashtag untuk berbagi trik dan tips sehari-hari.
- #PetChallenge – Hashtag untuk tren video tentang hewan peliharaan.
-
Twitter
Satu postingan tweet di Twitter mempunyai batas hingga 240 karakter. Untuk penggunaan hashtag di Twitter, sebaiknya hanya menggunakan satu hashtag per tweet untuk menghasilkan interaksi yang baik. Berikut adalah beberapa contoh hashtag populer di Twitter.
- #BlackLivesMatter – Hashtag untuk berbagi informasi dan berbicara tentang isu-isu terkait rasial dan Hak Asasi Manusia (HAM)
- #TBT (Throwback Thursday) – Hashtag ini biasanya digunakan di hari Kamis untuk membagikan foto masa lalu.
- #WorldCup – Hashtag untuk membicarakan pertandingan sepak bola saat piala dunia.
-
Instagram
Memang di dalam satu postingan konten di Instagram diperbolehkan menggunakan 30 hashtag, tapi sebaiknya kamu hanya menggunakan maksimal 3 hashtag untuk menghasilkan interaksi yang baik. Berikut adalah beberapa contoh hashtag populer di Instagram
- #OOTD – Hashtag ini singkatan dari “Outfit of the Day” dan digunakan untuk membagikan konten gaya pakaian sehari-hari yang dipakai.
- #Foodie – Hashtag untuk berbagi foto makanan dan restoran.
- #TravelPhotography – Hashtag untuk membagikan foto tentang pengalaman travelling dan tempat wisata.
-
Facebook
Untuk penggunaan hashtag di Facebook sebaiknya 2–3 hashtag saja. Kamu bisa menggunakan 1 trending hashtag dan 1 hashtag yang terkait dengan brand milikmu. Berikut adalah beberapa contoh hashtag populer di Facebook.
- #OnThisDay – Hashtag untuk berbagi kenangan dari hari yang sama di masa lalu.
- #FitnessMotivation – Hashtag untuk berbagi inspirasi, motivasi, dan pencapaian dalam berolahraga.
-
LinkedIn
Sebaiknya kamu hanya menggunakan 2–3 hashtag yang efektif untuk setiap postinganmu di LinkedIn agar visibilitasmu meningkat. Berikut adalah beberapa contoh hashtag populer di LinkedIn
- #JobVacancy: Hashtag untuk membagikan informasi seputar lowongan pekerjaan.
- #LeadershipTips: Hashtag untuk membagikan tips dan saran tentang kepemimpinan di lingkungan bisnis.
- #ProfessionalDevelopment: Hashtag untuk membicarakan pengembangan profesional dan pendidikan.
Kesimpulan
Hashtag adalah penggunaan tanda ‘#’ yang biasanya diletakkan di depan kata atau frasa tertentu. Penggunaan hashtag menjadi hal penting di media sosial karena akan membantu pengguna media sosial untuk mengelompokkan dan mencari topik yang menarik bagi mereka dengan mudah.
Selain itu, hashtag juga memiliki banyak manfaat yang signifikan bagi bisnis. Contohnya, meningkatkan brand awareness, meramaikan marketing campaign, menunjukkan dukungan pada isu-isu sosial, dan membantu audiens dalam menemukan brand yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Jadi, jangan lupa untuk mengikuti saran di atas agar penggunaan hashtag di konten yang kamu unggah di media sosial menjadi lebih optimal, ya.
Referensi:
- https://idmetafora.com/news/read/2810/Mengenal-Apa-Itu-Hashtag-Fungsi-Manfaat-dan-Cara-Menggunakannya.html
- https://slicecommunications.com/blog/the-benefit-of-hashtags-across-social-media-platforms
- https://idwebhost.com/blog/hashtag-adalah/
- https://glints.com/id/lowongan/hashtag-adalah/
- https://codingstudio.id/blog/hashtag-adalah/#Pengertian_Dari_Hashtag




