Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Subscribe
Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Digitaloka
No Result
View All Result

Google Display Network: Cara Memasang Iklan dengan Mudah

Faiqotul Himma by Faiqotul Himma
23 June 2025
in Search Engine Marketing
Reading Time: 9 mins read
0
Google Display Network sering disingkat GDN
Share on FacebookShare on Twitter

Google Display Network (GDN) adalah salah satu cara mengiklankan produk atau layanan melalui Google AdWords. Berbeda dengan Search Network yang menampilkan iklan di hasil pencarian, GDN memungkinkan iklanmu muncul di seluruh internet, meliputi situs web, game online, aplikasi mobile, lain sebagainya. Jika kamu ingin memahami lebih dalam tentang GDN, berikut ini penjelasannya. 

Table of Contents

Toggle
  • Apa itu Google Display Network?
  • Keuntungan Menggunakan Google Display Network
    • Meningkatkan Brand Awareness (Kesadaran Merek)
    • Beragam Jenis Targeting
    • Visual yang Lebih Menarik bagi Target Pasar
    • Remarketing
  • Jenis Penargetan Iklan Google Display Network
    • Keyword/Contextual Targeting
    • Topic Targeting
    • Placement Targeting
    • Geographic, Language, and Demographic Targeting
    • Interest Targeting
  • Cara Kerja Google Display Network
    • Penawaran Iklan
    • Targeting Audiens
    • Lelang Iklan
    • Pemilihan Iklan
    • Pengukuran Hasil Iklan
  • Memasang Iklan di Google Display Network
    • Membuat Akun Google Ads
    • Membuat Kampanye Baru
    • Memilih Tujuan Kampanye
    • Mengatur Rincian Kampanye
    • Memilih Jenis Kampanye
    • Membuat Buat Grup Iklan
    • Membuat Iklan
    • Mengatur Penawaran dan Pembayaran
    • Review dan Konfirmasi
    • Pantau dan Optimalisasi secara Berkala
  • Contoh Google Display Network
  • Kesimpulan

Apa itu Google Display Network?

Google Display Network adalah tools hasil pengembangan dari Google untuk mempermudah kamu dalam menjangkau calon konsumen melalui iklan, tanpa perlu menggunakan mesin pencarian Google.

Apakah iklan Google Display Network bisa dilihat? Ignite Visibility menyatakan bahwa penggunaan Google Display Network meningkatkan peluang iklan untuk dilihat oleh 90% pengguna internet. Oleh karena itu, agar iklan bisa terlihat oleh pengguna internet, GDN memiliki kinerja lebih baik daripada sistem periklanan online lainnya. Bagi kamu pemilik bisnis online yang ingin memasarkan produk, Google Display Network adalah salah satu layanan yang sangat layak untuk dicoba.

Seperti halnya iklan Google lainnya dalam berbagai format, termasuk foto, GIF, video, dan teks promosi, iklan yang pembuatannya menggunakan GDN juga akan muncul saat pengguna internet sedang beraktivitas seperti bermain game, membuka email, menggunakan aplikasi, dan lainnya. 

Baca Juga: Mengenal Google Display Network dan Cara Kerjanya

Keuntungan Menggunakan Google Display Network

Kamu bisa memperoleh berbagai manfaat dengan menggunakan Google Display Network. Beberapa di antaranya adalah: 

Meningkatkan Brand Awareness (Kesadaran Merek)

Dengan jangkauan hingga 90% pengguna internet dan penempatan di lebih dari dua juta situs web, GDN mampu meningkatkan brand awareness bisnismu. Iklanmu akan tampil di berbagai platform, seperti situs web, aplikasi, dan mobile games, sehingga banyak orang yang akan familiar dengan produk atau layanan bisnismu. 

Beragam Jenis Targeting

Google Display Network menawarkan berbagai jenis targeting, mulai dari minat dan perilaku audiens, usia, jenis kelamin, hingga pemilihan situs web tempat iklan akan muncul. Keberagaman opsi targeting ini memberi kamu fleksibilitas sesuai dengan strategi pemasaran digital yang kamu terapkan. 

Visual yang Lebih Menarik bagi Target Pasar

Beriklan di GDN formatnya bisa berbentuk visual dan telah terbukti jika iklan visual lebih menarik daripada iklan teks. Penelitian menunjukkan bahwa otak memproses 90% informasi secara visual, dan 80% orang lebih mengingat apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka baca. Dengan demikian, pengunjung akan cenderung tertarik untuk mengklik iklan GDN daripada iklan teks biasa. 

Remarketing

Strategi Google Display Network (GDN) menggunakan remarketing untuk menampilkan kembali iklan kepada individu yang sebelumnya telah berinteraksi dengan iklan, tapi belum melakukan pembelian.

Dengan demikian, ketika mereka menjelajahi berbagai situs web dan aplikasi, mereka akan terus melihat iklanmu. Pendekatan ini bertujuan untuk mempertahankan minat beli dari calon pelanggan yang telah menunjukkan ketertarikan sebelumnya. 

Jenis Penargetan Iklan Google Display Network

Google Display Network (GDN) memiliki keunggulan dalam menargetkan iklan secara spesifik. Khususnya kepada audiens yang relevan dengan merek atau produk bisnismu. Fitur ini memanfaatkan cookies pengguna internet untuk memberikan exposure kepada calon pelanggan terhadap produk atau merek yang kamu promosikan.

Berikut beberapa jenis target yang dapat kamu fokuskan saat menggunakan GDN. 

Keyword/Contextual Targeting

Salah satu jenis target GDN adalah keyword atau kata kunci. Dalam penargetan ini, kamu dapat memfokuskan iklan pada kata kunci atau konten tertentu. Kamu dapat menggunakan berbagai kata kunci atau tema yang relevan dengan produkmu. Pilih kata kunci yang sesuai agar Google dapat menempatkan iklanmu di situs web yang relevan dengan produkmu.

Sebagai contoh, jika kamu menjual bumbu tradisional Indonesia, kamu bisa menggunakan kata kunci seperti “resep” atau “memasak” agar iklanmu dapat muncul di situs web yang menyediakan resep masakan Indonesia. 

Topic Targeting

Salah satu jenis target GDN berikutnya adalah topic targeting. Kamu dapat menggunakan topic targeting sebagai salah satu jenis target GDN, jadi kamu memilih topik tertentu untuk menampilkan iklanmu di situs web yang relevan dengan topik tersebut.

Jenis target GDN ini akan membantu kamu dalam meningkatkan brand awareness di kalangan audiens atau calon pelanggan. Beberapa contoh topik yang bisa kamu pilih, meliputi politik, olahraga, atau gaya hidup. 

Placement Targeting

Jenis target GDN lainnya adalah placement targeting. Dengan metode ini, kamu dapat memilih situs web yang akan menampilkan iklan GDN-mu. Jika kamu mengetahui situs web yang memiliki traffic tinggi dan relevan dengan merek atau produkmu, kamu dapat memilih untuk menempatkan iklanmu di situs web tersebut.

Namun, jika pengetahuanmu tentang situs web yang ramai masih terbatas, kamu dapat menggunakan pendekatan berikut ini: 

  • Automatic placement: Google secara otomatis mencari situs web yang paling cocok dengan kata kunci yang kamu gunakan.
  • Managed placement: Kamu dapat memilih sendiri lokasi yang kamu tuju dan mengatur sendiri tawaran.
  • Negative placement: Kamu dapat menghapus beberapa kata kunci yang tidak relevan dengan target audiensmu sehingga kamu dapat menyaring calon pelanggan dengan lebih baik. 

Geographic, Language, and Demographic Targeting

Kamu bisa menyesuaikan jenis target GDN berdasarkan budaya calon pelanggan, seperti lokasi geografis, bahasa, jenis kelamin, usia, pekerjaan, dan lainnya. Selain itu, kamu bisa menyesuaikan tampilan visual iklan sesuai dengan target audiens. Sebagai contoh, untuk menargetkan produk alat tulis kepada pengguna internet usia sekolah, kamu bisa membuat desain visual yang berwarna-warni dan pesan iklan yang sederhana tapi menarik.

Interest Targeting

Penargetan berdasarkan minat memungkinkan kamu memilih target pemasaran sesuai dengan hobi atau ketertarikan calon pelanggan. Lebih baik jika kamu memahami minat atau hobi audiens yang ingin kamu targetkan. Semakin banyak pengguna dengan minat yang serupa, tingkat konversi situs web bisnismu juga akan meningkat.

Apa itu Google Display Network (GDN)?

Cara Kerja Google Display Network

Google Display Network (GDN) adalah tools iklan digital yang memungkinkan kamu sebagai pengiklan mampu menampilkan iklan di berbagai situs web, aplikasi, dan platform di seluruh internet. Cara kerja GDN melibatkan beberapa tahapan, antara lain: 

Penawaran Iklan

Langkah pertama, kamu perlu mengatur penawaran untuk menentukan berapa banyak yang akan kamu bayar untuk setiap klik atau tayangan iklan. Penawaran ini bersaing dengan penawaran dari pengiklan lain yang juga ingin menampilkan iklan mereka di situs web yang sama. 

Targeting Audiens

Setelah itu, kamu dapat menargetkan audiens berdasarkan berbagai kriteria, seperti kata kunci, minat, lokasi geografis, demografi, perilaku pengguna, dan masih banyak lagi. Targeting ini membuka peluang bagi iklanmu muncul di halaman audiens yang lebih memungkinkan untuk tertarik dengan produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Lelang Iklan

Setelah pengguna mengunjungi situs web yang termasuk dalam jaringan GDN, Google mengadakan lelang untuk menentukan iklan mana yang akan muncul atau tampil di halaman para pengguna atau audiens. Proses lelang ini mempertimbangkan berbagai faktor, meliputi relevansi iklan, penawaran iklan, dan kualitas halaman yang akan menampilkan iklan.

Pemilihan Iklan

Setelah lelang selesai, iklan yang memenangkan lelang akan muncul di halaman pengguna atau audiens yang sesuai dengan kriteria targetmu. Iklan ini bisa dalam bentuk berbagai format, misalnya iklan visual, yang mencakup iklan banner, visual image, video, atau teks. 

Pengukuran Hasil Iklan

Setelah iklan tayang, kamu bisa menggunakan analytics tools untuk melacak kinerja iklanmu. Pengukuran iklan ini mencakup jumlah tampilan, klik, konversi, dan metrik lainnya yang membantu kamu dalam menilai efektivitas kampanye iklan.

Dengan menggunakan kombinasi penawaran iklan yang kompetitif, targeting audiens yang relevan, dan analisis kinerja yang mendalam, kamu sebagai pengiklan dapat memanfaatkan Google Display Network untuk meningkatkan visibilitas merek, menghasilkan traffic ke situs web, dan mampu mencapai tujuan pemasaran bisnismu. 

Memasang Iklan di Google Display Network

Cara memasang Google Display Network untuk iklan sebenarnya tidak terlalu sulit. Langkah-langkah yang bisa kamu lakukan adalah:

Membuat Akun Google Ads

Jika kamu belum memiliki akun Google Ads, kamu bisa membuat akun Google Ads di https://ads.google.com, lalu ikuti petunjuk untuk membuat akun dan login. 

Membuat Kampanye Baru

Setelah login ke akun Google Ads, klik tombol “+ Kampanye” dan pilih opsi “Kesadaran dan Pertimbangan“. 

Memilih Tujuan Kampanye

Setelah itu, pilihlah tujuan iklan yang sesuai dengan bisnismu, misalnya “Menjangkau pelanggan baru” atau “Membangun brand awareness“. 

Mengatur Rincian Kampanye

Jangan lupa untuk memberi nama kampanye iklanmu, menentukan lokasi dan bahasa target audiens, menetapkan anggaran harian iklan, dan jadwal iklan. 

Memilih Jenis Kampanye

Langkah selanjutnya yaitu memilih opsi “Display” sebagai jenis kampanye yang ingin kamu jalankan. 

Membuat Buat Grup Iklan

Setelah memilih jenis campaign, buat grup iklan di dalam kampanye tersebut. Kamu bisa menentukan target audiens dengan memilih lokasi geografis, minat, demografi, dan lainnya. 

Membuat Iklan

Kamu bisa membuat iklan dengan cara memilih format yang kamu inginkan, seperti gambar, video, atau teks. Ikuti juga panduan untuk membuat iklan yang menarik dan relevan, ya. 

Mengatur Penawaran dan Pembayaran

Tahapan selanjutnya dalam memasang iklan di GDN yaitu dengan menetapkan penawaran untuk iklanmu, bisa berdasarkan CPC (Cost-Per-Click) atau CPM (Cost-Per-Thousand-Impressions). Pilihlah opsi pembayaran yang sesuai dengan anggaranmu. 

Review dan Konfirmasi

Review semua pengaturan kampanye iklanmu untuk memastikan semua pengaturannya sudah tepat. Setelah kamu yakin, konfirmasikan dan aktifkan kampanye iklanmu. 

Pantau dan Optimalisasi secara Berkala

Langkah terakhir yaitu kamu perlu memantau kinerja kampanye iklanmu secara teratur menggunakan dashboard Google Ads. Lakukan juga optimalisasi seperti penyesuaian penawaran, penyesuaian targeting, dan perbaikan iklan untuk meningkatkan efektivitas kampanye iklanmu.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu dapat memasang iklan melalui Google Display Network dan menjangkau audiens potensialmu di berbagai situs web atau platform. 

Baca Juga: Cara Membuat Google Ads Account untuk Menjalankan Iklan

Contoh Google Display Network

Iklan yang kamu buat akan tampil di berbagai jaringan iklan Google, termasuk situs web, situs web berita, blog, aplikasi mobile, dan lainnya. Gambar di bawah ini adalah contoh iklan display yang muncul di situs berita.

Kesimpulan

Google Display Network (GDN) telah terbukti menjadi salah satu tools yang efektif dalam strategi pemasaran digital. Dengan cakupan yang luas dan beragamnya opsi targeting, GDN memberikan peluang bagi kamu pelaku bisnis online untuk meningkatkan visibilitas dan menjangkau audiens potensial di berbagai platform online.

Melalui penggunaan iklan visual yang menarik dan targeting yang tepat, kamu bisa memperkuat brand awareness dan meningkatkan konversi penjualan. Meskipun demikian, untuk meraih hasil optimal, penting bagi kamu untuk terus memantau dan mengoptimalkan kampanye iklan sesuai dengan data dan tren yang ada.

Dengan demikian, GDN tidak hanya menjadi tools promosi yang efektif, tapi juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keberhasilan bisnis online di era digital seperti saat ini.

 

 

Referensi:

  • https://www.ranktracker.com/id/blog/what-is-google-display-network-and-how-to-master-it/
  • https://revou.co/panduan-teknis/google-display-network#:~:text=Google%20Display%20Network%20(GDN)%20merupakan,telah%20menempatkan%20kode%20iklan%20Google.
  • https://www.sab.id/google-display-network-8-cara-membuat-dan-meningkatkan/#cara-membuat-kampanye-iklan-di-google-display-network

 

Tags: Google Ads
ShareTweetPin
Faiqotul Himma

Faiqotul Himma

Menulis artikel sejak tahun 2019. Topik yang ditulis memang kebanyakan tentang bisnis, finansial, dan marketing. Namun, topik lain sering ditulis juga mencakup topik lifestyle, kuliner, kecantikan, dan parenting. Selain itu, selama 3 tahun terakhir ini sedang mendalami profesi Social Media Strategist.

Related Posts

Manfaatkan long tail keywords untuk meraih traffic yang lebih berkualitas.
Search Engine Marketing

Apa Itu Long Tail Keywords? Contoh dan Cara Mencarinya!

13 May 2026

Pernahkah kamu mendengar istilah long tail keywords? Long tail keywords adalah jenis kata kunci yang...

Apa itu landing page?
Search Engine Marketing

Landing Page adalah: Fungsi dan Cara Membuatnya

23 June 2025

Dalam dunia digital marketing, landing page menjadi hal umum digunakan karena berperan penting dalam...

Apakah cara membuat landing page gratis itu efektif?
Search Engine Marketing

Intip Definisi dan Cara Membuat Landing Page Gratis!

23 June 2025

Di era digital seperti saat ini, landing page menjadi salah satu elemen penting dalam...

Apa itu data scraping?
Search Engine Marketing

Data Scraping: Definisi, Jenis, dan Cara Kerjanya

23 June 2025

Data scraping atau web data scraping, telah menjadi topik yang semakin mendapat perhatian dalam...

Digitaloka

Conversations on digital marketing & freelancing.

Recent Article

  • TikTok Ads: Pengertian hingga Cara Pasangnya
  • Engagement adalah: Arti, Jenis, dan 5+ Cara Menghitungnya
  • Pengertian Google Analytics, Fungsi dan Cara Menggunakannya
  • About
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2025 Digitaloka

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing

© 2025 Digitaloka