Sebagai salah satu channel digital marketing, Facebook masih memiliki potensi yang besar. Oleh sebab itu, kamu perlu belajar cara membuat konten di Facebook yang menarik agar bisa memenangkan persaingan dengan kompetitor.
Menurut Hotsuite, 90% lebih brands di dunia menggunakan Facebook untuk berbagai keperluan. Artinya ada banyak sekali kompetitor yang mengunggah konten Facebook setiap hari. Tanpa konten yang menarik, kemungkinan besar konten milikmu akan tenggelam.
Nah, dalam artikel ini kita akan membahas lebih jauh tentang cara membuat konten menarik di Facebook untuk keperluan pemasaran digital bisnismu. Simak sampai habis, ya!
Cara Membuat Konten Di Facebook
Di Indonesia, Facebook memiliki lebih dari 117 juta pengguna aktif. Jangan sampai target pasar yang besar ini menjadi sia-sia karena kamu tidak bisa membuat konten yang bagus. Lantas, bagaimana cara membuat konten di Facebook yang bisa menarik perhatian banyak orang? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:
Tentukan Tujuan dan Target Konten
Pertama, tentukan dulu tujuan dan target dari kontenmu. Apa yang ingin kamu capai dan siapa yang akan menjadi sasaran dari kontenmu? Jawaban dari dua pertanyaan ini bisa membantu dalam memilih ide, tema, jenis, format, dan gaya bahasa konten agar sesuai dengan audiens-mu.
Buat Judul dan Hook yang Menarik
Judul konten adalah bagian yang dilihat pertama kali oleh audiens, maka buatlah judul menarik yang mengundang mereka untuk membuka kontenmu. Ada beberapa teknik yang bisa kamu pakai untuk merumuskan judul konten, mulai dari pertanyaan, menggunakan angka, menambahkan fakta, hingga memanfaatkan kata yang membangkitkan rasa penasaran audiens.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan “hook” yang menarik. “Hook” di sini maksudnya adalah pancingan yang memikat perhatian audiens. Ada enam jenis hook yang bisa kamu gunakan, diantaranya:
- Hook untuk memancing rasa penasaran
- Hook pencapaian yang akan didapatkan audiens setelah melihat kontenmu
- Hook yang memberi tahu audiens apa yang harus dihindari agar tidak mengalami hal negatif
- Hook “kebanyakan orang”
- Hook konflik
- Hook fakta yang mengejutkan
Gunakan judul dan hook yang menarik secara efektif untuk meningkatkan performa konten kamu.
Gunakan Gambar atau Video yang Berkualitas
Gambar atau video yang berkualitas membuat kontenmu terlihat jelas oleh audiens. Jika kontennya terlihat jelas, audiens bisa menemukan informasi yang mereka butuhkan dengan mudah. Begitupun sebaliknya, kualitas gambar atau video yang buruk akan menghambat penyampaian informasi.
Ciri-ciri gambar atau video yang bagus kualitasnya adalah beresolusi tinggi, sesuai dengan tema konten, warna, dan kontrasnya jelas, serta ukurannya mengikuti standar dari Facebook.
Buat Konten yang Bermanfaat dan Relevan
Konten Facebook yang bermanfaat dan relevan dengan audiens akan mempunyai nilai lebih dibanding konten yang biasa saja. Bahkan seringkali audiens merasa terinspirasi, terhibur, atau teredukasi setelah melihat konten yang bermanfaat dan relevan.
Maka dari itu, sebaiknya cari tahu apa kebutuhan, masalah, tantangan, atau minat audiens sebelum membuat konten. Setelah itu, berikan informasi, tips, hiburan, solusi, atau saran yang sesuai dengan kebutuhan audiens.
Buat Konten yang Interaktif
Kamu bisa membangun hubungan yang kuat dengan audiens menggunakan konten interaktif. Biasanya, konten seperti ini efektif untuk mendorong partisipasi audiens seperti berdialog, berdiskusi, bertanya sehingga mereka merasa terlibat dan dihargai olehmu.
Ada beberapa jenis konten yang cocok untuk meningkatkan interaksi dengan audiens, mulai dari polling, giveaway, pertanyaan, kuis, hingga live streaming.
Baca Juga: Jenis Konten yang Ditolak Monetisasi dan Penyebabnya
Cara Membuat Konten Sponsor Di Facebook
Konten sponsor adalah iklan yang dibuat menggunakan postingan di suatu halaman bisnis untuk menjangkau lebih banyak audiens dan mendapatkan tayangan lebih banyak. Jika kamu ingin tahu cara membuat konten sponsor di Facebook, silakan ikuti langkah-langkah berikut ini:
Pilih Konten yang Akan Dipromosikan
Pertama, pilih konten yang akan dipromosikan, setelah itu, klik pada tombol “Promosikan Postingan”.

Sesuaikan Pengaturan
Selanjutnya kamu akan dialihkan ke halaman “Pacu Kiriman” yang berisi beberapa pengaturan seperti tujuan, materi iklan, tombol, kategori iklan, pemirsa, durasi, hingga anggaran.
Atur Tujuan
Pada pengaturan “Tujuan”, pilih hasil yang kamu inginkan.

Tentukan Call to Action (CTA)
Berikutnya, pilih tombol CTA yang akan kamu gunakan pada pengaturan “Tombol”.

Atur Kategori Iklan Khusus
Aktifkan “Kategori Iklan Khusus” jika konten yang kamu promosikan berisi informasi tentang kredit, pekerjaan, perumahan, isu sosial, politik, atau pemilu.

Tentukan Audiens
Tentukan audiens yang akan ditargetkan pada menu “Pemirsa”.

Pilih Durasi Penayangan Iklan
Selanjutnya pilih durasi penayangan iklan pada menu “Durasi”.

Atur Budget Iklan
Lalu pilih budget untuk iklan melalui menu “Anggaran”.

Pilih Lokasi Penempatan Iklan
Pada menu “Penempatan”, tentukan apakah kamu akan menggunakan penempatan otomatis yang direkomendasikan oleh Facebook atau penempatan manual.

Aktifkan Meta Pixel
Terakhir, aktifkan “Meta Pixel” jika kamu ingin melacak efektivitas dari iklan dan tindakan dari pengguna. Lalu klik tombol Publikasikan yang ada di sebelah kanan bawah.

Baca Juga: Panduan Cara Monetisasi Konten dengan Facebook Ads Break
Tips Membuat Konten Viral Facebook

Sebagian besar brand dan konten kreator tentu ingin kontennya viral dan dilihat banyak orang, namun tak banyak yang mengetahui “jurus”nya. Di bawah ini ada beberapa tips yang bisa membantu kamu membuat konten viral Facebook:
Konten Yang Menarik Untuk Audiens
Konten viral memang bisa menarik perhatian banyak orang, tetapi awalnya dimulai dengan memahami siapa yang menjadi audiens kamu. Maka dari itu, cari tahu dulu apa yang membuat mereka tertarik, berpikir, atau merasa terinspirasi.
Setelah itu, buat konten yang menarik untuk audiens seperti konten yang bermain dengan emosi, menggunakan humor, menyampaikan cerita yang menarik, mengandung perspektif baru, atau memantik sudut pandang yang berbeda. Biasanya konten-konten seperti ini dapat memancing audiens untuk berinteraksi dan membagikan kontenmu.
Autentik dan relevan
Orang-orang cenderung tertarik pada konten yang autentik, relevan, dan mudah dipahami. Jadi, usahakan kontenmu berisi cerita, pengalaman, atau perspektif yang relate dengan audiens sehingga mereka merasa menemukan dirinya dalam kontenmu.
Optimalkan konten
Konten yang dioptimalkan mempunyai peluang lebih tinggi untuk menjadi viral di Facebook. Bagaimana cara mengoptimalkannya?
- Pertama, gunakan hook yang menarik untuk memancing perhatian audiens. Misalnya menambahkan pernyataan yang membuat audiens penasaran, memberitahu audiens manfaat yang akan didapatkan setelah mengetahui informasi dari kontenmu, dan lain sebagainya.
- Kedua, gunakan gambar, video, atau grafik kreatif yang memikat dan mampu menarik perhatian audiens.
- Ketiga, gunakan kata kunci yang relevan di bagian caption atau deskripsi konten agar kontenmu mudah ditemukan oleh orang-orang melalui pencarian.
- Keempat, gunakan CTA yang jelas. Call to Action (CTA) memang elemen yang penting dalam konten Facebook, tetapi kamu harus hati-hati saat menggunakannya. Sebisa mungkin, gunakan CTA yang jelas agar audiens tahu apa yang harus mereka lakukan setelah melihat kontenmu. Selain itu, usahakan CTA yang kamu pilih tidak clickbait sehingga melanggar ketentuan Facebook.
- Kelima, waktu posting yang strategis. Waktu posting kadang-kadang bisa jadi elemen yang menentukan apakah kontenmu akan jadi viral atau tenggelam. Secara umum, waktu terbaik untuk memposting konten di Facebook adalah antara jam 08.00 pagi sampai tengah hari. Untuk lebih spesifiknya, kamu bisa menggunakan data dari Facebook insights.
Engagement
Arahkan audiens kamu untuk melakukan sesuatu setelah melihat konten yang kamu bagikan. Contohnya seperti memberikan like dan komentar, membagikan kontenmu, atau subscribe.
Konsisten dan Evaluasi
Sebaiknya jangan merasa puas setelah berhasil membuat konten viral sekali. Tetap konsisten membuat konten yang berkualitas secara berkala.
Evaluasi performa setiap kontenmu. Kemudian analisis apa saja yang berhasil dan apa yang tidak. Gunakan data tersebut untuk menghasilkan konten yang lebih baik kedepannya.
Ide Konten Facebook Untuk Inspirasi
Tren konten di media sosial selalu berubah dari waktu ke waktu, termasuk konten Facebook. Sebagai pembuat konten, kamu harus terus mengikuti tren ini agar kontenmu bisa relevan dengan audiens dan algoritma Facebook. Nah, berikut ini beberapa ide konten Facebook yang bisa kamu coba:
Mengajukan Pertanyaan
Salah satu cara yang efektif untuk memancing interaksi audiens adalah dengan mengajukan pertanyaan. Tekniknya bisa bermacam-macam seperti mengajukan pertanyaan di Facebook Story atau membuat single post yang berisi teks pertanyaannya langsung.
Yang paling penting dalam jenis konten ini bukanlah tekniknya, melainkan pertanyaannya. Setiap pertanyaan yang kamu gunakan harus relevan dan bermanfaat untuk audiens.
Video Behind the Scenes
Video behind the scenes berguna untuk meningkatkan kepercayaan audiens, karena dengan konten ini mereka tahu bahwa kamu asli dan otentik, bukan robot. Poin utama dari jenis konten ini adalah menunjukkan bagaimana cara kerja bisnismu, mulai dari proses produksi sampai pengiriman. Nah, beberapa cara untuk menunjukkannya adalah:
- Menampilkan proses produksi dari produk bisnismu
- Menampilkan bagaimana cara kamu menguji produk
- Menunjukkan proses packing
- Dan masih banyak lagi
User Generated Content (UGC)
User Generated Content (UGC) adalah konten yang dibuat oleh pelanggan, seperti review produk, cara mereka menggunakan produkmu, video unboxing, atau yang lainnya. Jenis konten seperti ini efektif untuk meningkatkan kepercayaan calon pelanggan yang ada di Facebook.
Ada banyak teknik untuk mengadopsi konten UGC ke dalam strategi yang kamu buat. Salah satunya yaitu dengan mengadakan kontes yang mengajak pelanggan mengirimkan foto selfie atau video dengan produkmu. Setelah itu, pilih beberapa konten terbaik lalu berikan hadiah sebagai apresiasi.
Memes
Meme termasuk konten yang populer di Facebook, apalagi mengingat 49% pengguna Facebook adalah orang-orang berusia 25 sampai 40 tahun yang bisa memahami jokes dalam meme dengan cukup mudah.
Di sisi lain, ada banyak sekali hal yang bisa diubah menjadi memes, mulai dari politik, kehidupan sehari-hari, pengalaman pribadi, pekerjaan, hingga hobi. Jadi, kamu bisa lebih mudah memilih topik yang akan diangkat melalui kontemu.
Challenge
Challenge atau tantangan adalah cara seru untuk meningkatkan engagement, mempromosikan brand atau bisnis, dan mendapatkan konten UGC. Selain itu, kamu juga bisa menginspirasi, mengedukasi, dan mendorong audiens dengan cara yang tidak membosankan.
Tutorial
Konten tutorial yang berbentuk teks, gambar, maupun video masih cukup efektif untuk menarik perhatian audiens di Facebook. Jadi, ada baiknya kamu memasukkan satu atau dua konten ini ke dalam content plan yang akan kamu buat. Temanya bisa bermacam-macam, seperti cara menggunakan produk yang kamu jual atau tutorial mendapatkan benefit dari produk atau layanan bisnismu.
Giveaway
Giveaway masih menjadi cara terbaik untuk mendapatkan audiens baru, mempromosikan bisnis, dan memberikan hiburan pada audiens. Namun sebaiknya gunakan konten ini secara bijak, usahakan tidak terlalu bergantung pada giveaway agar engagement yang kamu dapatkan lebih otentik.
Facebook Live
Konten live video mulai meningkat popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir. Manfaatkan konten ini untuk menghibur dan berinteraksi dengan audiens secara real time. Tema konten yang bisa dipilih cukup beragam, kok. Misalnya seperti berjualan, behind the scenes, atau bahkan tanya jawab langsung dengan audiens.
Facebook videos
Ide konten Facebook terakhir yang bisa kamu coba adalah konten berbentuk video. Akan tetapi, sebaiknya hindari memposting link video dari platform lain. Pastikan kamu mengunggah video asli langsung ke akun Facebook milikmu.
Konten video merupakan cara terbaik untuk mempromosikan bisnis, membangun hubungan dengan audiens, dan membagikan informasi dengan cara yang menarik. Oleh karena itu, buatlah video yang asli lalu unggah langsung ke Facebook.
Penyebab Konten Tidak Tersedia Di Facebook
Jika kamu sering menggunakan Facebook, pasti pernah menemukan konten yang tidak bisa diakses atau tidak ditemukan. Kondisi seperti ini bisa terjadi pada semua konten, termasuk konten yang kamu miliki. Pertanyaannya, apa yang membuat sebuah konten tidak bisa diakses atau tidak ditemukan? Berikut ini tiga penyebab utamanya:
Konten Dihapus
Yang pertama adalah konten telah dihapus oleh pemilik sehingga tidak ada lagi pengguna Facebook yang bisa melihat atau berinteraksi dengan konten tersebut. Facebook memang memberikan kebebasan kepada penggunanya untuk menghapus konten sesuai keinginan mereka, apapun alasannya.
Diblokir Pengguna Lain
Penyebab yang kedua yaitu akun milikmu dihapus dari daftar teman, diblokir, atau di-banned dari grup dan halaman yang kamu ikuti. Akibatnya, kamu tidak bisa mengakses konten yang ada di halaman atau grup tersebut. Untuk melihat kontennya, kamu harus menggunakan akun lain seperti milik saudara, keluarga, atau teman.
Akun Dinonaktifkan oleh Pemiliknya
Penyebab konten tidak tersedia di Facebook yang terakhir yaitu karena akun telah dinonaktifkan oleh pemiliknya. Hal ini biasanya dilakukan oleh pengguna yang merasa tidak ingin aktif di Facebook, entah itu karena cyber bullying, merasa terganggu, atau alasan lainnya.
Selain itu, ada juga akun yang dinonaktifkan oleh Facebook karena akun tersebut dilaporkan oleh pengguna lain atau melanggar aturan Facebook.
Baca Juga: Apa Itu Facebook Pro? Kenali Fitur dan Cara Mengaktifkan FB Pro!
Penutup
Demikian pembahasan cara membuat konten di Facebook yang menarik dan berpotensi untuk viral. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, kamu bisa merumuskan strategi terbaik untuk memproduksi konten yang berkualitas.
Referensi:
- https://blog.hootsuite.com/facebook-statistics/
- https://www.statista.com/statistics/268136/top-15-countries-based-on-number-of-facebook-users/
- https://blog.hootsuite.com/content-idea-cheat-sheet/#8_creative_social_media_content_ideas_for_brands




