Berbicara tentang digital marketing, khususnya website, tidak akan lengkap tanpa membahas artikel SEO. Sebab artikel yang sudah dioptimalisasi menggunakan teknik SEO tertentu dapat membantu website muncul di halaman pertama hasil pencarian.
Lantas, bagaimana cara membuat artikel yang benar? Apakah ada perbedaan antara artikel yang dibuat dengan kaidah SEO dengan artikel biasa? Yuk ikuti panduan lengkapnya di sini!
Apa itu Artikel SEO?
Apa itu artikel SEO? Singkatnya, ini adalah sebutan untuk tulisan atau artikel dalam website yang disesuaikan dengan algoritma Google yang paling mutakhir. Namun bukan hanya sebatas itu saja, artikel ini juga harus user oriented.
Artikel SEO yang user oriented adalah artikel yang menarik, mudah dipahami, dan memberikan jawaban yang dibutuhkan oleh pembaca. Karena tujuan utama kamu membuat artikel adalah untuk membantu pembaca mendapatkan informasi yang penting bagi mereka.
Kaidah SEO seperti artikel harus mengandung keyword, dilengkapi Heading, dan sebagainya adalah alat untuk membuat artikelmu mudah ditemukan oleh pembaca.
Jadi bisa dikatakan perbedaan antara artikel SEO dan artikel biasa terletak pada proses pembuatannya. Artikel yang ditujukan untuk membantu SEO dibuat berdasarkan keyword tertentu, sedangkan artikel biasa, tidak.
Selain itu, artikel untuk SEO juga harus mudah dibaca dan memberikan informasi tertentu pada pembaca. Dengan demikian, pembaca akan menemukan informasi yang dicari lebih cepat.
Baca Juga: SEO adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya
Struktur Artikel SEO
Secara keseluruhan, struktur artikel SEO tidak jauh berbeda dengan artikel biasa. Umumnya terdiri dari pembuka, isi, dan penutup. Setiap bagian harus saling terhubung hingga menjadi sebuah kesatuan yang utuh.
Yang menjadi pembeda dengan artikel biasa, di setiap bagian umumnya harus mengandung keywords yang sudah ditentukan sebelumnya. Jika dua syarat ini bisa kamu penuhi, maka kamu akan mendapatkan artikel yang SEO friendly.
Apa itu artikel SEO friendly? Seperti namanya, istilah ini merujuk pada artikel yang ramah atau mudah dipahami oleh Search Engine karena sudah disesuaikan dengan ketentuan suatu mesin pencari.
Judul
Salah satu kunci utama dari artikel yang dioptimalkan untuk SEO adalah judul. Judul menjadi pemikat utama supaya pembaca mau meng-klik kontenmu yang muncul di hasil pencarian.
Menurut situs siteefy.com, kira-kira ada 252.000 website baru setiap harinya. Ini berarti persaingan di mesin pencari amat sangat ketat. Jika judul artikelmu tidak menarik, maka tidak akan ada pembaca yang datang ke website milikmu.
Namun hati-hati, kamu tidak bisa sembarangan membuat judul. Soalnya judul artikel yang SEO friendly hanya boleh terdiri dari 60 karakter dan sudah mengandung satu keyword tertentu di dalamnya.
Baca Juga: Konten adalah: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Hubungannya dengan Marketing
Pembuka
Di bagian pembuka, kamu dapat menuliskan tujuan pembuatan artikel atau topik utamanya. Usahakan ditulis secara singkat dan tidak lebih dari 100 sampai 200 kata.
Kemudian, masukkan satu keyword utama di bagian pembuka secara natural. Ingat baik-baik, harus senatural mungkin. Jangan sampai memaksa memasukkan keyword sehingga struktur kalimat menjadi tidak natural, sehingga mengganggu kenyamanan pembaca.
Isi
Isi artikel yang SEO friendly mengandung penjelasan detail dari topik yang dibahas dalam artikel. Biasanya, bagian isi dibagi menjadi beberapa heading dan sub-heading (subjudul) supaya lebih mudah dibaca dan dipahami.
Adapun heading dan sub-heading yang bisa kamu gunakan adalah:
- Heading 2 (sebagai subjudul)
- Heading 3 (jika perlu sub lagi di bawah subjudul)
- Paragraf
Sama seperti bagian pembuka dan judul, kamu juga perlu memasukkan keyword di bagian isi. Penempatannya bisa di bagian heading atau paragraf, yang jelas penyebarannya harus natural.
Ada satu tips penting untuk kamu ketahui saat menulis bagian isi, yaitu memperhatikan tujuan pembaca membuka artikelmu atau dikenal dengan istilah user intent. Dengan mengetahui user intent, kamu akan lebih mudah memilih informasi yang akan disampaikan.
Penutup
Terakhir, tutup artikel dengan kesimpulan dari seluruh penjelasan yang sudah kamu tulis di bagian isi. Kalau mau, kamu juga bisa membuat penutupan yang menarik atau mengajak pembaca untuk kembali berkunjung ke website-mu.
Cara membuat artikel SEO yang benar

Ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan jika ingin membuat artikel yang SEO friendly. Mulai dari riset keyword, menentukan user intent, menambahkan link, sampai menambahkan gambar.
Riset Keyword
Sebelum masuk ke proses penulisan artikel, kamu harus melakukan riset keyword terlebih dulu. Tujuannya agar kamu bisa menemukan keyword yang tepat, sesuai dengan niche website dan kebutuhan pembaca.
Ada banyak tools keyword research yang bisa kamu gunakan untuk membantumu pada tahap ini, baik yang gratis maupun yang berbayar. Untuk yang gratis, kamu bisa memanfaatkan Google Keyword Planner atau SEMrush (versi gratisnya memiliki keterbatasan).
Sedangkan untuk tools berbayar, kamu bisa mencoba Ahrefs, SEMrush, Ubersuggest,, atau yang lainnya. Biasanya tools ini memberikan data tentang jumlah pencarian keyword dan persaingannya.
Sebagai permulaan, pilih keyword sesuai niche website-mu yang jumlah pencariannya relatif sedikit agar persaingannya rendah. Pilih beberapa keyword yang dibutuhkan kemudian kelompokkan menjadi satu.
Baca Juga: Keyword adalah: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya
Tentukan User Intent dan sudut pandang
Setelah mendapatkan keyword yang akan digunakan, langkah selanjutnya adalah menentukan user intent (tujuan pembaca) dan sudut pandang artikel. Ada empat user intent yang dapat kamu pilih, yaitu:
- Informational (pembaca ingin mencari informasi umum atau mencari jawaban atas pertanyaan umum)
- Navigational (pembaca ingin menemukan website atau halaman tertentu dari sebuah website)
- Commercial (pembaca ingin mencari informasi tentang produk atau jasa)
- Transactional (pembaca ingin membeli produk atau jasa tertentu)
Jika kamu sudah menentukan user intent, selanjutnya giliran sudut pandang. Sebisa mungkin cari sudut pandang unik supaya artikel yang kamu tulis berbeda dari website lainnya.
Misalnya, kalau kamu ingin menulis artikel dengan keyword “cara membuat nasi goreng”, coba gunakan sudut pandang anak yang kangen nasi goreng buatan ibunya. Dengan begitu, kamu bisa menulis tentang “cara membuat nasi goreng ala ibu di rumah”.
Tentukan Struktur
Langkah ketiga dalam cara membuat artikel SEO adalah menentukan struktur. Caranya bisa dengan mencatat dulu poin-poin penting yang akan dibahas, kemudian susun menjadi sebuah struktur yang nyaman dibaca.
Pastikan setiap poin saling berhubungan satu sama lain, supaya tidak menyulitkan pembaca dalam memahaminya. Lalu usahakan poin yang akan dibahas nyambung dengan keyword yang sudah kamu tentukan sebelumnya.
Gunakan Heading
Yup, heading memang mempunyai peran penting dalam artikel SEO. Bukan hanya untuk memudahkan pembaca, tetapi juga mempercepat proses pengindeksan oleh mesin pencari.
Supaya lebih mudah, sesuaikan jumlah heading dengan panjang artikel yang akan ditulis. Misalnya, untuk artikel 500 kata kamu bisa menggunakan 1 buah heading 2 dan 3 buah heading 3.
Kalau panjang artikelnya 700 kata sampai 1.000 kata, gunakan 2 buah heading 2 dan 5 buah heading 3. Intinya, semakin panjang artikelnya, heading yang dipakai juga semakin banyak.
Gunakan Paragraf yang Singkat
Berbeda dengan artikel biasa, artikel untuk keperluan SEO sebaiknya ditulis menggunakan paragraf yang singkat. Satu paragraf maksimal terdiri dari tiga sampai empat baris saja, jangan terlalu banyak.
Soalnya, sebagian besar pembaca lebih senang membaca secara cepat atau bahkan hanya men-scanning saja. Jadi kalau ada pembahasan yang terlalu panjang, lebih baik bagi menjadi beberapa paragraf pendek.
Perhatikan Penyebaran Keyword (Keyword Density)
Sejak dulu, keyword sudah menjadi “nyawa” bagi artikel yang SEO friendly. Oleh sebab itu, dalam teknik penulisannya dikenal istilah keyword density.
Istilah ini merujuk pada penyebaran keyword dalam sebuah artikel SEO supaya lebih mudah dikenali oleh mesin pencari. Baiknya, keyword disebar secara natural dan merata dalam artikel yang kamu tulis.
Namun perlu diperhatikan juga penempatannya, sebab ada beberapa bagian yang harus mengandung keyword. Seperti judul, pembuka, dan heading.
Internal dan External Link
Internal link dan external link juga perlu menjadi perhatian ketika kamu menulis artikel yang SEO friendly. Internal link atau link yang merujuk ke halaman lain di website milikmu, berguna untuk membantu pengindeksan dan mengarahkan pembaca ke artikel lain yang relevan.
Sedangkan external link atau link yang merujuk ke website lain berfungsi untuk memberi tahu pembaca dari mana kamu mendapatkan sumber informasinya. Dengan begitu, pembaca tidak meragukan penjelasan yang kamu tulis.
Tambahkan Gambar
Selain kata-kata, artikel SEO juga harus mengandung gambar yang relevan dengan isinya. Jenis gambar yang bisa dipakai ada banyak, mulai dari foto, ilustrasi, hingga infografis.
Akan tetapi, kamu perlu hati-hati ketika menambahkan gambar ke dalam artikel. Hindari menggunakan gambar dari website lain supaya tidak melanggar copyright.
Sebisa mungkin gunakan gambar yang original alias buatan sendiri. Kalau sulit, sebaiknya gunakan gambar dari situs penyedia gambar gratis seperti Unsplash, Pixabay, atau Pexel.
Perhatikan Panjang Artikel
Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan oleh penulis pemula adalah berapa jumlah kata untuk artikel SEO? Meskipun sebenarnya tidak ada angka pasti untuk menjawabnya, tetapi pada umumnya agar sebuah artikel optimal untuk SEO, panjangnya sekitar 300 sampai 1.500 kata, tergantung pada tujuan artikel, user intent, dan juga keywords.
Jika kamu membuat artikel untuk menjelaskan langkah-langkah atau cara melakukan sesuatu (how to), panjang artikelnya cukup 300 sampai 500 kata saja. Tujuannya agar pembaca bisa langsung mendapatkan informasi penting yang dibutuhkan.
Sementara itu, jika kamu membuat artikel untuk membantu pembaca memahami suatu topik, panjang artikel yang ideal adalah 1.000 sampai 1.500 kata. Alasannya supaya pembaca mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh.
Contoh Artikel SEO
Setelah membaca penjelasan di atas, seharusnya kamu sudah punya gambaran seperti apa artikel yang SEO friendly. Nah, supaya lebih jelas lagi silakan simak 3 contoh artikel SEO di bawah ini:

Dari gambar di atas, terlihat jelas bahwa artikel berjudul “How to Create an Effective SEO Strategy in 2024” dari website backlinko.com menempati urutan pertama untuk keyword “SEO Strategy”.
Coba perhatikan, dari judulnya saja artikel tersebut sudah mengundang rasa penasaran. Selain itu, di dalamnya terdapat kata kunci. Jika kamu mengklik artikel tersebut, kamu akan menemukan satu lagi keyword di paragraf pertama–yang ditulis secara singkat dan padat–seperti gambar di bawah ini:

Teknik penulisan yang sama bisa kamu temukan juga dalam artikel dari niagahoster.com yang berjudul “10 Rekomendasi Niche Blog Menguntungkan”. Artikel ini ada di urutan pertama untuk kata kunci “niche blog”.

Yang lebih menarik lagi, beberapa heading dalam artikel tersebut ditulis dengan keyword yang sama. Hal ini membuktikan bahwa menuliskan keyword di heading bisa memengaruhi ranking artikel di hasil pencarian.
Meski demikian, ada juga artikel di urutan pertama hasil pencarian Google yang judul, pembuka, dan heading-nya tidak mengandung keyword. Biasanya hal ini dikarenakan website tersebut dianggap kredibel dan artikelnya dapat memberikan informasi yang diinginkan oleh pembaca.
Contohnya artikel “Pengertian Artikel, Tujuan, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contohnya” dari gramedia.com.

Penutup
Itulah dia cara menulis artikel SEO untuk kamu yang masih pemula. Cara-cara yang sudah disebutkan di atas, bisa kamu jadikan panduan untuk menghasilkan artikel yang berkualitas baik dan sesuai dengan algoritma Google.
Referensi:
- https://www.niagahoster.co.id/blog/cara-menulis-artikel/
- https://backlinko.com/seo-strategy
- https://www.niagahoster.co.id/blog/daftar-niche-blog-terbaik/
- https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-artikel/




