Tahukah kamu apa itu reach? Dalam dunia digital marketing, tentu kamu tidak akan asing dengan istilah yang satu ini. Reach merupakan salah satu indikator penting yang dapat dijadikan perhitungan dalam perencanaan digital marketing bagi perusahaan.
Umumnya, reach yang didapatkan akan digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dari strategi pemasaran yang telah dibuat.
Tentunya, reach menjadi aspek yang sangat penting mengingat saat ini, tren pelanggan selalu mengalami perubahan yang cukup signifikan.
Nah, jika kamu ingin mengetahui informasi tentang reach lebih dalam, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa Itu Reach?
Dilansir dari laman Sprout Social, reach adalah jumlah total orang atau pengguna yang melihat konten yang dibuat.
Karena jumlah reach ini mampu menunjukkan jumlah total pengguna berbeda yang mampu dijangkau sebuah konten, maka jumlah reach sering kali digunakan sebagai metrik untuk mengevaluasi efektivitas dari konten yang dibuat.
Misalnya, akun media sosial yang kamu miliki memiliki jumlah followers sebanyak 100 orang. Kemudian, semua followers yang kamu miliki melihat konten-konten yang sudah kamu buat, maka posting-an konten tersebut mempunyai jumlah reach kepada 100 pengguna.
Jenis-Jenis Reach
Reach sendiri memiliki banyak artian jika diaplikasikan dalam konteks yang berbeda. Ada tiga jenis reach yang paling sering digunakan dalam dunia digital marketing, di antaranya:
-
Reach Organik
Reach artinya jumlah pengguna yang melihat atau menonton posting-an tersebut, tanpa menggunakan bantuan apa pun dari fitur yang ada di sosial media.
-
Reach Viral
Sementara reach viral akan menampilkan jumlah viewers dari kontenmu yang dibagikan oleh orang lain menggunakan akun media sosial mereka.
-
Reach Berbayar
Jenis reach berbayar dapat diartikan sebagai sejumlah pengguna unik yang mampu dijangkau, dengan memanfaatkan iklan atau fitur Ads, salah satunya adalah Facebook Ads.

Manfaat Mengukur Reach
Ternyata, mengukur reach ini bisa memberi banyak manfaat, lho! Berikut adalah manfaat yang bisa didapatkan dengan mengukur reach, di antaranya:
-
Media evaluasi
Dengan mengetahui jumlah pengguna yang terjangkau oleh konten, maka perusahaan dapat mengetahui sejauh apa campaign yang dibuat telah mencapai tujuan perusahaan.
Contohnya saja, saat campaign yang dibuat belum mampu mencapai reach yang cukup baik, mungkin saja targeting-nya ada yang mesti disesuaikan kembali.
-
Mengumpulkan berbagai informasi tentang target audiens
Perhitungan reach juga bisa menjadi cara perusahaan untuk mengetahui demografi, perilaku, serta minat dari audiens yang sudah dipilih. Kemudian, informasi tersebut dapat diolah untuk menyempurnakan strategi yang telah digunakan, supaya bisa menjangkau audiens yang tepat.
-
Mengoptimalkan campaign
Manfaat lain dari reach dalam sosial media adalah bisa membantu mengidentifikasi pola, tren, serta anomali yang ada, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Contohnya, apabila sebuah media tidak bisa menghasilkan reach yang optimal, perusahaan dapat mengalokasikan sumber dayanya kepada platform lain yang lebih sesuai, sehingga reach yang didapatkan lebih signifikan.
-
Mengalokasikan anggaran
Dengan mengetahui reach pada berbagai campaign atau platform, perusahaan dapat mengidentifikasi konten atau media mana yang mampu menghasilkan reach dan engagement terbaik.
Nantinya, data tersebut bisa dioptimalkan untuk membantu menentukan alokasi anggaran yang sesuai kebutuhan.
Cara Menghitung Reach
Adapun cara menghitung reach yang paling mudah adalah membagi impression dengan frequency.
Reach = Impressions ÷ Frequency
Di beberapa media sosial seperti Twitter, jumlah impression ini bisa ditemukan dengan mudah ketika kamu membuka data analitik dari konten yang dipilih.
Akan tetapi, jika platform yang kamu gunakan tidak bisa menampilkannya, kamu bisa menghitungnya dengan rumus berikut ini:
Impression = Biaya ÷ Klik per Impression ÷ 1000
Di sisi lain, untuk menemukan jumlah frekuensi, kamu bisa menggunakan rumus yang ada di bawah ini.
Frequency = Impressions ÷ Jumlah Pengguna
Jika perusahaan bisa memahami perhitungan berdasarkan reach dan impression yang didapatkan, hal ini akan sangat berguna untuk menghindari kejenuhan para audiens saat melihat sebuah konten beberapa kali.
Nah, untuk mempermudah kamu menghitung reach, coba perhatikan contoh berikut ini.
Seorang digital marketer membuat konten iklan di platform Facebook selama kurun waktu satu minggu.
Kemudian, konten tersebut ditampilkan pada pengguna tertentu dan mampu mendapatkan 50.000 tayangan atau impression. Rata-rata, pengguna melihat konten tersebut sebanyak 2x, maka data yang akan didapatkan adalah sebagai berikut:
Impression: 50.000
Frequency: 2
Reach = Impressions ÷ Frequency
Reach = 50.000 ÷ 2
Reach = 25.000
Dengan begitu, reach yang berhasil didapatkan dari konten iklan Facebook ini adalah sebanyak 25.000. Artinya, iklan yang dibuat oleh digital marketer tersebut mampu menjangkau sekitar 25.000 pengguna unik selama konten tersebut ditampilkan.
Tips untuk Meningkatkan Reach
Nah, apabila kamu ingin meningkatkan reach dari setiap konten yang kamu buat, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, di antaranya:
-
Membuat konten yang menarik
Tips pertama adalah dengan membuat konten yang menarik. Tentunya dengan konten-konten yang menarik, konten tersebut berpotensi meraih reach yang lebih tinggi. Namun, karena jenis konten menarik bagi setiap orang berbeda, kamu perlu melakukan beberapa kali percobaan agar mendapatkan konten yang paling sesuai.
-
Perhatikan waktu upload konten
Cara selanjutnya adalah menentukan waktu yang tepat untuk meng-upload konten tersebut. Jika kamu bisa mem-posting konten di waktu yang tepat, konten tersebut berpotensi meraih reach dalam jumlah yang banyak.
-
Memanfaatkan fitur Ads
Tips terakhir adalah memanfaatkan fitur Ads yang ada pada media sosial. Saat ini, sudah banyak media sosial yang menyediakan fitur Ads untuk mengoptimalkan konten yang telah kamu buat.
Apabila konten tersebut bisa ditampilkan kepada lebih banyak pengguna media sosial, sudah dapat dipastikan reach yang akan kamu dapatkan akan lebih banyak.
Penutup
Itu tadi penjelasan mengenai apa itu reach dan bagaimana cara serta tips untuk meningkatkannya.
Dengan mengetahui istilah ini, perusahaan bisa memanfaatkannya untuk menunjang proses pemasaran. Meskipun reach merupakan satu bagian kecil dalam proses ini, bila dioptimalkan reach bisa sangat menentukan di dalam marketing itu sendiri.
Perusahaan bisa tahu, apakah campaign yang dilakukan sudah efektif atau belum. Apabila dirasa belum optimal, perusahaan bisa melakukan evaluasi terhadap proses digital marketing yang telah dilakukan menggunakan data-data ini.
Pemilihan media campaign juga dinilai sangat memengaruhi efektivitas marketing, lho! Oleh sebab itu, perusahaan perlu benar-benar melakukan riset tentang plaftorm mana yang paling bisa memberikan feedback terbaik bagi bisnis.
Terlebih, saat ini sudah banyak platform berbayar yang dapat membantu meningkatkan reach dari konten-konten yang kamu buat. Semoga informasi ini bisa membantu kamu membuat konten iklan yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu, ya!
Referensi:
- https://revou.co/kosakata/reach
- https://accurate.id/marketing-manajemen/reach/
- https://glints.com/id/lowongan/reach-adalah/




