Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Subscribe
Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Digitaloka
No Result
View All Result

Segmentasi Psikografis: Contoh dan Karakteristiknya

Retna Kumalasari by Retna Kumalasari
23 June 2025
in Digital Marketing
Reading Time: 6 mins read
0
Segmentasi psikografis digunakan untuk mengelompokkan audiens berdasarkan gaya hidup dan kepribadian.
Share on FacebookShare on Twitter

Segmentasi psikografis merupakan salah satu metode pengelompokkan yang sangat berpengaruh pada strategi pemasaran bisnis. Bagi para pelaku bisnis, menjalankan strategi pemasaran yang tepat sasaran dan efisien menjadi sebuah hal yang sangat penting.

Dengan melakukan segmentasi, perusahaan dapat lebih mudah untuk melakukan pemasaran yang dengan personalisasi dari target audiens mereka. Akan tetapi, masih banyak pelaku bisnis atau perusahaan yang belum memahami dengan baik apa yang dimaksud dengan segmentasi psikografis dan pentingnya bagi bisnis.

Oleh sebab itu, dalam pembahasan kali ini akan lebih banyak membahas mengenai segmentasi psikografis beserta manfaat dan bagaimana melakukan penjualan dengan cara segmentasi psikografis.

Table of Contents

Toggle
  • Definisi Segmentasi Psikografis
  • Pentingnya Segmentasi Psikografis
  • Karakteristik Psikografis 
    • Kepribadian
    • Nilai
    • Gaya Hidup
    • Ketertarikan
    • Opini, Sikap, dan Kepercayaan
  • Cara Mengumpulkan Data Psikografis
    • Survei
    • Wawancara Konsumen
    • Diskusi dengan Customer Service
    • Google dan Facebook
  • Contoh Segmentasi Psikografis
  • Penutup

Definisi Segmentasi Psikografis

Menurut data dari Hotjar, segmentasi pasar psikografis merupakan sebuah metode kualitatif yang berpusat untuk mempelajari sikap dari calon pelanggan. Penerapan segmentasi ini adalah dengan mengelompokkan pelanggan berdasarkan beberapa variabel, seperti lifestyle (gaya hidup) dan juga personality (kepribadian).

Cara ini akan memanfaatkan preferensi dan karakter psikologis manusia yang berupa nilai, karakter, keinginan, tujuan, hingga gaya hidup mereka, sebagai acuan dalam segmentasi.

Tujuan utama dari metode ini adalah agar perusahaan dapat memahami perasaan pelanggan dengan lebih baik, sehingga proses pemasaran dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran. Segmentasi psikografis cukup efektif jika dibandingkan dengan jenis segmentasi lainnya. Dengan menggunakan segmentasi psikografis, perusahaan dapat lebih fokus untuk mengelompokkan target audiens yang serupa.

Baca Juga: Segmentasi Pasar: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya dalam Bisnis

Pentingnya Segmentasi Psikografis

Secara umum, penerapan segmentasi psikografis adalah untuk dapat memahami kebutuhan dan keperluan yang memang diinginkan oleh pelanggan, dengan mengelompokkannya berdasarkan berbagai variabel.

Tentunya, pengelompokkan ini menjadi tindakan yang sangat penting untuk dapat melakukan strategi pemasaran yang tepat sasaran. Pasalnya, pada segmentasi psikografis ini perusahaan dapat mengetahui karakteristik calon pelanggan, berdasarkan beberapa faktor, seperti kepribadian, nilai, hingga gaya hidup target audiens.

Namun, variabel-variabel  pada segmentasi ini pengukurannya cenderung sulit, sebab cenderung menggunakan penilaian secara subjektif. Melalui segmentasi ini pula, perusahaan dapat mengetahui kecenderungan atau preferensi konsumen melalui berbagai hal, termasuk penggunaan media sosial.

Dengan begitu, perusahaan bisa mengoptimalkan sumber daya yang mereka miliki untuk membuat konten iklan yang lebih relevan dengan target audiens tersebut.

Segmentasi psikografis membantu mempermudah proses promosi menjadi lebih tepat sasaran.

Karakteristik Psikografis 

Terdapat lima variabel atau karakteristik khalayak berdasarkan segmentasi psikografis yang menjadi unsur-unsur penting, untuk menghasilkan informasi mengenai calon konsumen perusahaan.

Kepribadian

Karakteristik yang pertama pada segmentasi psikografis adalah kepribadian. Kepribadian dalam hal ini adalah sifat dari seseorang, dari waktu ke waktu.

Biasanya, hal ini juga dapat dinilai melalui 5 faktor. Apabila hasil dari 5 faktor model ini dapat menunjukkan nilai rata-rata konsumen yang memiliki skor ekstrovert yang rendah, maka dapat dipastikan bahwa sebagian besar konsumen memiliki kepribadian introvert. Informasi mengenai gambaran kepribadian ini yang nantinya dipakai untuk memasarkan produk dan layanan, agar sesuai dengan profil dan preferensi calon konsumen tersebut.

Nilai

Karakteristik kedua adalah nilai. Aspek yang satu ini diambil dengan mengetahui sudut pandang pelanggan dalam menilai segala hal. Penerapan segmentasi yang berkaitan dengan nilai bisa efektif apabila audiens berfokus pada isu tertentu. 

Dengan begitu, perusahaan dapat menawarkan produk yang relevan dengan apa yang bisa menjadi pertimbangan para audiens tersebut.

Gaya Hidup

Selanjutnya adalah aspek gaya hidup. Gaya hidup merupakan sebuah pilihan yang berkaitan dengan keseharian calon pelanggan, termasuk di dalamnya informasi mengenai tempat tinggal pelanggan, hingga apa yang biasanya mereka lakukan untuk menghabiskan waktu dalam sehari.

Apabila informasinya lebih banyak menampilkan gaya hidup pelanggan yang mewah, artinya bentuk promosi yang dilakukan pun sebaiknya menyesuaikan dengan hal tersebut.

Ketertarikan

Ketertarikan dalam segmentasi psikografis merupakan kegiatan, hobi, atau kebiasaan pelanggan saat menggunakan media sosial. Misalnya, target pelanggan kamu merupakan seseorang yang suka dengan olahraga.

Dengan begitu, strategi iklan dan promosi yang kamu gunakan harus menampilkan elemen atau unsur tersebut, sehingga pelanggan akan merasa lebih dekat dengan bisnis. 

Opini, Sikap, dan Kepercayaan

Karakteristik terakhir sangat erat kaitannya dengan opini, kepercayaan, dan sikap seseorang, terhadap berbagai hal, mulai dari aspek ekonomi, sosial, hingga pandangan politik dari target audiens. Hal tersebut diyakini akan membentuk dan mendasari setiap keputusan yang dianggap penting untuk mereka ambil. 

Bagi perusahaan, informasi ini tidak hanya penting untuk membantu merancang produk, tetapi juga sangat berpengaruh terhadap pengembangan informasi dan komunikasi promosi yang lebih persuasif kepada target audiens mereka.

Cara Mengumpulkan Data Psikografis

Ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan data-data psikografis ini. Cara ini merupakan langkah yang paling umum untuk mendapatkan berbagai informasi dari calon pelanggan, yakni:

Survei

Cara yang paling populer dan efektif untuk mendapatkan informasi dari target audiens adalah dengan melakukan survei. Kini, survei bisa kamu lakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, sehingga proses pengumpulan data bisa lebih mudah untuk dilakukan.

Buatlah beberapa pertanyaan bersifat tertutup untuk para target audiens, agar preferensi dari pelanggan tersebut bisa diketahui dengan lebih jelas.

Selain itu, perusahaan juga bisa memahami kebutuhan pelanggan dari jawaban mereka yang terfokus.

Wawancara Konsumen

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan metode wawancara kepada pelanggan yang sebelumnya sudah pernah membeli dan menggunakan produk atau layanan dari perusahaan.

Kamu bisa membuat pertanyaan yang dapat menarik pelanggan agar mau menceritakan dan memberikan informasi mengenai dirinya. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui psikografis konsumen secara maksimal.

Namun, apabila bisnis yang kamu kelola belum mendapatkan pelanggan, kamu bisa melakukan wawancara pada orang-orang yang berada di demografi yang mirip dengan target audiens kamu.

Diskusi dengan Customer Service

Cara lain untuk mendapatkan informasi dan memahami psikografis pelanggan adalah dengan melakukan diskusi dengan anggota tim yang berhubungan secara langsung dengan pelanggan, seperti customer service atau sales.

Pihak tersebut bisa menjadi pihak yang dapat memberi informasi mengenai apa saja untuk pelanggan, hal apa yang sering mereka tanyakan, atau istilah yang sering mereka gunakan saat membicarakan tentang produk atau layanan perusahaanmu.

Google dan Facebook

Selain ketiga cara di atas, perusahaan juga bisa memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan. 

Google atau Facebook menjadi media yang paling banyak dipakai oleh masyarakat. Kedua media ini memiliki fitur tracking yang dapat kamu optimalkan untuk mengumpulkan data-data dari para penggunanya.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan beberapa tools seperti Google AdSense, Google Analytics, Facebook Custom Audience, Facebook Connect, dan lain sebagainya untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan perusahaan.

Baca Juga: Pengertian Google Analytics, Fungsi dan Cara Menggunakannya

Contoh Segmentasi Psikografis

Untuk mempermudah kamu memahami bagaimana penerapan segmentasi psikografis di dalam bisnis, berikut adalah contoh segmentasi psikografis pada industri perhotelan.

  • Audiens yang suka berpetualang: Pada segmen ini, biasanya audiens cenderung mencari pengalaman dan kegiatan outdoor ketika mereka bepergian. Mereka pun akan lebih memilih akomodasi yang menawarkan kegiatan berpetualang dan berlokasi di dekat tempat wisata alam.
  • Audiens yang mencari kenyamanan: Jenis segmen yang satu ini akan mengutamakan kemewahan dan kenyamanan di dalam perjalanan mereka. Biasanya, audiens pada segmen ini lebih memilih fasilitas hotel yang lebih lengkap, makanan yang lezat, dan layanan kamar yang berkualitas.
  • Pecinta seni budaya: Segmentasi yang memiliki ketertarikan yang cukup kuat terhadap seni dan budaya. Segmentasi ini akan mencari akomodasi yang berada dekat dengan galeri seni, museum, teater, atau situs-situs bersejarah. Hotel dan penginapan yang menawarkan tour kesenian lokal lah yang akan menarik perhatian audiens tersebut.

Penutup

Kesimpulannya segmentasi psikografis merupakan salah satu jenis segmentasi pasar yang cenderung melibatkan aspek-aspek psikologis dari para audiens yang menjadi target. Biasanya, segmentasi psikografis akan mengelompokkan audiens berdasarkan aktivitas, kepribadian, dan juga gaya hidup calon pelanggan tersebut.

Tentunya, memiliki informasi mengenai kelompok pelanggan ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi bisnis. Biasanya, perusahaan yang mengaplikasikan metode segmentasi ini akan membuat konten promosi yang lebih relevan dengan target audiens berdasarkan data-data yang telah mereka kumpulkan.

Dengan begitu, setiap tindakan atau kegiatan promosi oleh bisnis bisa lebih tepat sasaran dan tentunya efektif menjangkau target audiens mereka.

 

Referensi:

  • https://accurate.id/marketing-manajemen/segmentasi-psikografis/#Karakteristik_Psikografis
  • https://glints.com/id/lowongan/psikografis-adalah/#karakteristik-psikografis
  • https://mtarget.co/blog/segmentasi-psikografis-dalam-marketing/

 

Tags: Marketing
ShareTweetPin
Retna Kumalasari

Retna Kumalasari

Retna Kumalasari memiliki ketertarikan untuk menulis artikel sejak lama. Retna pun memutuskan untuk mendalami bidang penulisan sejak awal tahun 2022. Topik artikel yang ditulis tidak hanya seputar wirausaha, bisnis, dan keuangan. Namun, ada beberapa topik lainnya, seperti olahraga, kesehatan, game, anime, dan teknologi.

Related Posts

Apa itu Google Analytics?
Digital Marketing

Pengertian Google Analytics, Fungsi dan Cara Menggunakannya

1 June 2026

Google Analytics adalah salah satu tools yang sangat populer bagi digital marketer, khususnya SEO...

Branding yang baik mampu membantu bisnis dikenal dengan lebih luas.
Digital Marketing

Branding Adalah: Definisi, Jenis, Tujuan, beserta Contohnya

26 May 2026

Saat menjalankan suatu bisnis, perusahaan tentu membutuhkan adanya branding, agar produk yang perusahaan pasarkan...

Membangun koneksi atau relasi menjadi aspek pendukung yang penting dalam pengembangan sebuah bisnis.
Digital Marketing

Networking Adalah Cara Penting Membangun Karier dan Bisnis

25 May 2026

Di dalam dunia bisnis, networking adalah salah satu aspek penting yang perlu kamu miliki...

Big Data adalah: Pengertian, Karakteristik, dan Manfaatnya
Digital Marketing

Big Data adalah: Pengertian, Karakteristik, dan Manfaatnya

25 May 2026

Dalam era digital saat ini, informasi atau data menjadi aset yang sangat penting dalam...

Digitaloka

Conversations on digital marketing & freelancing.

Recent Article

  • TikTok Ads: Pengertian hingga Cara Pasangnya
  • Engagement adalah: Arti, Jenis, dan 5+ Cara Menghitungnya
  • Pengertian Google Analytics, Fungsi dan Cara Menggunakannya
  • About
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2025 Digitaloka

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing

© 2025 Digitaloka