Segmentasi pasar adalah konsep yang umum dalam dunia pemasaran. Alasannya karena segmentasi pasar memang memiliki dampak signifikan terhadap performa penjualan dan strategi pemasaran suatu perusahaan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika banyak perusahaan saat ini mulai mengadopsi konsep segmentasi pasar ini.
Segmentasi pasar sering disebut juga dengan istilah segmenting. Intinya adalah kegiatan membagi target pasar ke dalam kelompok-kelompok yang lebih kecil. Tujuannya untuk dapat mengenali lebih dalam target konsumen sehingga strategi pemasaran yang dilakukan bisa tepat sasaran.
Apa yang Dimaksud Segmentasi Pasar Menurut Para Ahli?
Segmentasi pasar adalah strategi pemasaran dengan cara melakukan pembagian target pasar ke dalam kelompok atau segmen yang lebih kecil. Kelompok-kelompok pelanggan tersebut biasanya memiliki kesamaan dalam kebutuhan, keinginan, perilaku, atau respons terhadap produk atau program pemasaran tertentu.
Penerapan pembagian ini berdasarkan faktor demografis, kebutuhan, prioritas, minat, perilaku, dan lainnya. Dalam dunia bisnis, pembagian pasar penting dalam memenuhi beberapa hal. Mulai dari kebutuhan pelanggan, mengelola produk, sampai dengan mengurangi potensi kesalahan produksi. Hal ini bertujuan agar pelanggan merasa lebih puas dengan produk dan layanan.
Beberapa ahli juga menyatakan pengertian pembagian pasar sesuai pendapat mereka. Pengertian segmentasi pasar menurut ahli tersebut antara lain:
Pride & Ferell
Menyatakan bahwa segmentasi pasar adalah proses pembagian pasar menjadi segmen pelanggan potensial dengan karakteristik serupa, menunjukkan kesamaan dalam perilaku mereka terhadap produk.
Tjiptono & Chandra (2017)
Menjelaskan bahwa pembagian ini adalah pengelompokan pasar yang heterogen menjadi segmen-segmen dengan kesamaan kebutuhan, keinginan, perilaku, atau respons terhadap program pemasaran. Strategi segmentasi sangat penting di tengah keberagaman konsumen untuk mendekati pelanggan dengan lebih efektif.
Haque-Fawzi, dkk (2022)
Segmentasi pasar merupakan strategi perencanaan sumber daya pemasaran untuk segmen yang telah bisnis tentukan. Penerapan segmen tersebut melalui pemilahan konsumen dalam kelompok yang memiliki kesamaan karakter atau respons serupa dalam pengeluaran uang mereka.
Baca Juga: Definisi, Faktor, dan Manfaat Segmentasi Demografis Bagi Bisnis!
Perbedaan Segmentasi Pasar dan Target Pasar
Segmentasi pasar dan target pasar adalah dua konsep yang terkait erat dalam strategi pemasaran. Mungkin ada sebagian orang yang menganggap dua hal tersebut sama, padahal sebenarnya sangat berbeda.
Beberapa perbedaan segmentasi pasar dan target pasar yang perlu kamu ketahui adalah:
Definisi
Pembagian pasar adalah langkah-langkah untuk membagi pasar menjadi segmen-segmen yang memiliki karakteristik serupa. Seperti demografi, geografi, perilaku, atau psikografis.
Sebaliknya, target pasar adalah segmen pasar tertentu yang menjadi fokus utama perusahaan dalam upaya pemasaran. Ini adalah kelompok orang dengan karakteristik yang serupa dan dianggap memiliki kemungkinan lebih besar untuk membeli produk atau jasa.
Urutan Pengerjaan
Secara umum, perusahaan baru dapat mengidentifikasi target pasar setelah melakukan pembagian pasar. Alasannya karena perusahaan perlu memahami kelompok-kelompok konsumen yang berpotensi membeli produk atau jasanya lebih dahulu. Setelah memahami hal tersebut, perusahaan dapat memilih segmen pasar yang akan dijadikan target untuk menjual produk atau jasanya.
Proses
Perbedaan segmentasi pasar dan target pasar berikutnya adalah pada prosesnya. Segmentasi pasar adalah proses awal, sementara target pasar merupakan hasil dari proses tersebut. Meskipun target pasar dianggap sebagai hasil dari pengelompokan, data mengenai target pasar tetap perlu diolah kembali sebelum diintegrasikan ke dalam strategi pemasaran.
Jadi, pembagian pasar membantu dalam pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsumen. Sedangkan target pasar menentukan kelompok konsumen mana yang akan menjadi fokus utama dalam strategi pemasaran perusahaan.

Tujuan Segmentasi Pasar
Meskipun tujuan segmentasi pasar yang utama adalah untuk meningkatkan efisiensi pemasaran dengan fokus pada segmen tertentu, masih terdapat berbagai tujuan lain yang perlu kamu pahami. Lantas, apa tujuan adanya segmentasi pasar dalam pemasaran? Ini penjelasannya.
Memahami Pasar
Pembagian pasar membantu perusahaan untuk memahami kebutuhan, preferensi, dan perilaku konsumen secara lebih mendalam. Dengan membagi pasar menjadi segmen-segmen yang lebih kecil, perusahaan dapat mengetahui karakteristik setiap segmen dan meresponsnya secara lebih efektif.
Mengidentifikasi Peluang
Adanya pembagian segmen pasar akan mempermudah perusahaan untuk mengidentifikasi peluang pasar yang mungkin terlewatkan. Dengan mengetahui kebutuhan dan preferensi setiap segmen, perusahaan dapat menyesuaikan produk dan strategi pemasaran untuk memanfaatkan peluang tersebut.
Membuat Desain Produk dan Layanan yang Sesuai
Melalui segmen-segmen kecil, pemahaman terhadap keinginan pasar akan memudahkan proses desain produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan. Oleh karena itu, pembagian ini menjadi elemen penting dalam bisnis model canvas saat merancang produk.
Meningkatkan Pelayanan
Tujuan segmentasi pasar berikutnya adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan dengan memahami kebutuhan mereka. Perusahaan dapat menyediakan solusi yang lebih sesuai dan membuktikan kemampuan mereka dalam komunikasi produk kepada pelanggan.
Melakukan Analisis Kompetitor
Penerapan pembagian segmen adalah untuk membantu perusahaan untuk mengenal pesaing secara lebih baik. Caranya adalah dengan dengan memahami bagaimana pesaing melakukan segmentasi dan menargetkan segmen pasar mereka.
Informasi ini dapat kamu gunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelemahan pesaing. Termasuk menemukan celah pasar yang belum mereka manfaatkan dan mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk bersaing.
Merencanakan Strategi Pemasaran yang Efektif
Tujuan selanjutnya adalah memudahkan dalam merencanakan strategi pemasaran yang lebih efektif. Alasannya karena sudah ada spesialisasi pasar dan pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan target pasar.
Jenis-Jenis Segmentasi Pasar
Secara umum, ada beberapa jenis segmentasi pasar yang penerapannya bisa berfungsi sebagai strategi pemasaran. Kamu bisa memilih jenis pengelompokan mana yang lebih tepat dan sesuai dengan produk atau layanan yang kamu pasarkan. Jenis-jenis pembagian pasar tersebut adalah:
Segmentasi Geografis
Segmentasi geografis membagi pasar berdasarkan bangsa, wilayah, negara, kabupaten, atau kota.. Perusahaan memilih wilayah yang menjadi segmen mereka, baik beberapa wilayah atau keseluruhan. Dengan membagi segmentasi geografis, mereka dapat menyesuaikan produk dengan berbagai kebutuhan dan keinginan pelanggan di setiap wilayah.
Segmentasi Demografis
Ini adalah jenis segmentasi pasar yang sangat mendasar. Pembagiannya berdasarkan variabel seperti usia, siklus hidup, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, agama, etnis, generasi, dan sebagainya.
Segmentasi Psikografis
Psikografi, sebuah ilmu dalam geografi dan demografi yang membantu perusahaan untuk memahami lebih lanjut mengenai keinginan konsumen. Pengelompokannya berdasarkan karakteristik individu, seperti motivasi, kepribadian, persepsi, minat, dan sikap.
Segmentasi Perilaku
Segmentasi perilaku adalah pembagian yang dilakukan berdasarkan perilaku pelanggan terhadap suatu produk. Mulai dari sikap, respon, wawasan, sampai dengan kesetiaan atau loyalitas pelanggan.
Baca Juga: Segmentasi Psikografis: Contoh dan Karakteristiknya
Contoh Segmentasi Pasar
Kalau kamu masih bingung seperti apa contoh segmentasi pasar, berikut ada beberapa contoh yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.
Contoh Segmentasi Pasar Makanan
Pembagian menjadi segmen-segmen kecil yang bisa kamu lakukan dalam bisnis makanan adalah:
- Demografi: Memisahkan pasar makanan berdasarkan usia dan jenis kelamin. Seperti makanan bayi untuk usia 0-2 tahun atau makanan siap saji untuk pria berusia 25-40 tahun.
- Geografis: Membagi pasar makanan berdasarkan wilayah geografis. Seperti makanan pedas untuk daerah dengan budaya yang menyukai makanan pedas atau makanan laut untuk wilayah pesisir.
- Psikografis: Membagi pasar berdasarkan preferensi makanan, seperti makanan vegan untuk mereka yang mengikuti gaya hidup vegan atau makanan organik untuk konsumen yang suka dengan bahan-bahan organik.
- Perilaku: Membagi pasar berdasarkan pola pembelian. Seperti makanan ringan untuk pelanggan yang sering membeli camilan atau makanan sehat untuk konsumen yang menekankan gaya hidup sehat dan aktif.
Contoh Segmentasi Pasar Pakaian
Sesuaikan pemilihan jenis segmentasi dengan usaha atau bisnis yang kamu jalankan. Contohnya:
- Demografi: Membagi pasar berdasarkan usia. Seperti pakaian anak-anak untuk usia 3-7 tahun dan pakaian remaja untuk usia 11-16 tahun.
- Geografis: Membagi pasar pakaian berdasarkan musim atau iklim. Misalnya, pakaian tebal untuk wilayah dengan iklim yang dingin atau pakaian musim panas untuk wilayah tropis.
- Psikografis: Membagi segmen pasar berdasarkan gaya hidup dan kepribadian. Pakaian kasual untuk mereka yang lebih suka kenyamanan atau pakaian formal untuk mereka yang sering menghadiri acara resmi.
- Perilaku: Membagi pasar berdasarkan preferensi merek atau desain. Pakaian merek tertentu untuk pelanggan yang memperhatikan merek atau pakaian dengan desain unik untuk konsumen yang mencari tampilan eksklusif.
Syarat Segmentasi Pasar
Agar pengelompokan dapat berjalan secara efektif, harus memenuhi persyaratan-persyaratan pembagian pasar. Beberapa syarat segmentasi pasar yang perlu kamu pastikan sebelum melakukannya adalah:
- Terukur (Measurable). Artinya segmen pasar harus memberikan kontribusi dalam pengukuran potensi pasar, daya beli konsumen, dan alokasi sumber daya perusahaan.
- Banyak (Substansial). Segmen tersebut harus memiliki ukuran yang besar dan menguntungkan agar dapat dilayani.
- Dapat Diakses (Accessible). Dapat diakses berarti segmen tersebut harus mudah terjangkau, sehingga dapat dilayani dengan efisien.
- Dapat Dibedakan (Differentiable). Segmen pasar harus memiliki perbedaan yang jelas sehingga dapat diidentifikasi dengan mudah.
- Dapat Dilayani (Actionable). Artinya segmen tersebut dapat kamu jangkau atau layani dengan menggunakan sumber daya milik perusahaan
Cara Menentukan Segmentasi Pasar
Setelah memastikan syarat-syarat pembagian segmen terpenuhi, kamu bisa memulai cara menentukan segmentasi pasar untuk bisnismu. Terdapat tiga tahap yang perlu kamu lakukan satu per satu. Tahap-tahap tersebut adalah:
Tahap Survei (Survey Stage)
Langkah awal dalam melakukan pembagian pasar adalah melakukan survei. Dalam proses ini, kamu perlu memahami target konsumen secara lebih dalam. Penerapannya dapat melalui berbagai metode, seperti penyebaran kuesioner, wawancara, dan lainnya. Ini akan membantu mengumpulkan informasi dan data yang diperlukan dari masyarakat atau target pasar.
Tahap Analisis (Analysis Stage)
Tahap analisis melibatkan evaluasi informasi yang bisa kamu dapatkan melalui survei. Penerapan analisis adalah dengan cara menerapkan analisis faktor untuk memahami variabel mana yang memiliki korelasi tinggi. Selanjutnya, kamu bisa melakukan analisis klaster untuk mengidentifikasi kelompok-kelompok pasar yang memiliki perbedaan karakteristik yang signifikan.
Tahap Profilisasi (Profiling Stage)
Tahap profilisasi dikenal juga dengan tahap identifikasi. Cara menentukan segmentasi pasar ini adalah dengan mengidentifikasi perbedaan antar klaster berdasarkan sikap dan perilaku, demografi, psikografi, manfaat, atau nilai yang kamu harapkan dari suatu program atau produk.
Manfaat Segmentasi Pasar
Dari seluruh penjelasan tadi, kesimpulannya bahwa segmentasi pasar adalah hal yang membawa banyak manfaat dalam bidang pemasaran. Berikut adalah beberapa manfaat pembagian tersebut:
- Memberikan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan konsumen
- Meningkatkan daya tarik bagi konsumen
- Menyederhanakan pengaturan produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan
- Memudahkan perusahaan untuk fokus pada kelompok target konsumen tertentu
- Membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih besar
- Meningkatkan efektivitas dan fokus pemasaran
- Membantu pengelolaan keuangan perusahaan, terutama dalam pemasaran
- Meningkatkan daya saing bersaing dengan kompetitor di pasar
Penutup
Segmentasi pasar adalah strategi penting dalam dunia pemasaran yang memungkinkan perusahaan untuk lebih efektif memahami dan merespons kebutuhan konsumen. Dengan membagi pasar menjadi segmen-segmen yang lebih kecil berdasarkan karakteristik atau kebutuhan yang serupa, perusahaan mendapatkan berbagai manfaat.
Mulai dari kemudahan mengidentifikasi peluang pasar yang tersembunyi, mengembangkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen, hingga mengoptimalkan strategi pemasaran untuk mencapai segmen pasar yang ditargetkan.
Referensi:
- https://www.bee.id/blog/contoh-segmentasi-pasar/
- https://serupa.id/segmentasi-pasar-segmenting-pengertian-tujuan-manfaat-dasar-dsb/




