Pernahkah kamu mendengar istilah Pay Per Click? Pay Per Click merupakan model iklan yang dianggap cukup efektif dan efisien untuk menarik perhatian audiens atas iklan yang ditampilkan.
Dengan perkembangan digital yang makin maju, semakin banyak media pemasaran yang bisa digunakan untuk membantu memasarkan produk atau jasa. Bahkan, kini media yang digunakan tidak terbatas hanya melalui koran, majalah, televisi, radio, billboard, dan lain sebagainya saja.
Tapi kamu juga bisa memanfaatkan media pemasaran online yang kerap dianggap lebih mudah dan murah, dibandingkan dengan model iklan konvensional pada umumnya.
Lantas, apa, sih, Pay Per Click itu? dan apa saja jenis Pay Per Click? Temukan penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini!
Apa Itu Pay Per Click?
Secara umum, pengertian dari Pay Per Click adalah suatu model digital advertising yang mewajibkan pengiklan melakukan sejumlah pembayaran pada setiap iklan yang diklik oleh pembaca.
Perusahaan yang memasangkan iklan harus membayar kepada pihak penerbit iklan, misalnya pemilik website, search engine, atau media sosial.
Pay Per Click menjadi strategi marketing yang dianggap cukup efektif bagi bisnis. PPC dapat membantu untuk menghubungkan calon konsumen yang spesifik berdasarkan minat ataupun lokasi audiens.
Apa Saja Jenis Pay Per Click?
Di era perkembangan digital ini, PPC menjadi salah satu metode pemasaran yang cukup digemari. Hal ini didukung dengan semakin banyaknya pengguna internet yang banyak melakukan aktivitasnya secara online.
Nah, agar kamu dapat lebih memahami metode PPC ini, perhatikan jenis-jenis PPC yang sering digunakan berikut ini:
- Search Advertising
Jenis Pay Per Click yang satu ini pasti cukup sering kamu temukan. Search Advertising biasanya ditandai dengan penggunaan kata Ads/ Iklan di awal kalimat pada hasil pencarian.
Iklan jenis ini akan timbul pada SERP atau Search Engine Result Page, ketika kamu menuliskan kata kunci pada mesin pencarian.
- Social Advertising
Social Advertising merupakan jenis PPC yang hampir sama dengan Search Advertising. Hanya saja, PPC Social Advertising ini hanya ditampilkan di media sosial.
Kamu bisa melakukan pengaturan untuk menempatkan iklan PPC ini, baik pada stories, beranda, atau di lokasi lain pada media sosial yang digunakan.
- Pay Per Click Display Advertising
Selanjutnya, ada iklan PPC Display Advertising yang umumnya dikenal dengan Google Display Network.
Pada jenis ini, iklan akan ditayangkan dalam bentuk display Ads yang dapat berupa teks, video, gambar, GIF, atau bentuk visual lainnya.
- Google Shopping
Google Shopping menjadi jenis PPC selanjutnya yang akan menampilkan gambar-gambar produk beserta harga produk tersebut pada mesin pencari Google.
Nantinya, saat pengguna mengklik iklan yang muncul tersebut, tampilannya akan diteruskan ke halaman toko online dari bisnis yang diiklankan di website e-commerce.
- Remarking
Sementara itu, Remarking merupakan jenis PPC yang hanya akan menampilkan iklan Pay Per Click Advertising kepada audiens yang pernah mengunjungi website atau bahkan melakukan transaksi pada bisnis kamu sebelumnya.
Metode yang satu ini dianggap jauh lebih efektif dibandingkan dengan metode lain, sebab audiens yang ditargetkan sudah memiliki ketertarikan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
Cara Kerja Pay Per Click
Lalu, bagaimana, sih, cara kerja PPC itu? Berikut adalah cara kerja saat menggunakan PPC secara umum:
- Menentukan platform PPC yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu.
- Mengidentifikasikan target audiens yang dituju, kemudian kelompokkan berdasarkan beberapa faktor, misalnya berdasarkan minat, perilaku, hingga demografi.
- Pilih kata kunci yang relevan dengan bisnis. Pastikan kata kunci yang dibuat sudah melalui tahap riset.
- Membuat kampanye iklan pada platform yang sudah dipilih sebelumnya. Atur dan sesuaikan budget, geografis, hingga jadwal iklan itu tayang.
- Tentukan penawaran maksimum yang mampu kamu bayarkan untuk setiap konten yang diklik oleh pengunjung.
- Lakukan pengujian untuk menemukan iklan yang paling efektif bagi bisnis, kemudian optimalkan strategi tersebut untuk membantu bisnis meraih keuntungan.
- Lakukan analisis dan pelaporan secara berkala untuk memantau kinerja campaign yang telah dibuat.
Kekurangan Iklan yang Menggunakan Pay Per Click
Sebelum kamu memilih untuk menggunakan PPC Advertising, ada baiknya kamu juga memahami kekurangan dari metode yang satu ini. Jadi, apa saja kekurangan dari iklan dengan menggunakan PPC? Berikut adalah jawabannya!
- Terdapat pemasangan Adblock
Bagi para pengguna internet yang tidak suka aktivitasnya terganggu karena iklan, mereka bisa saja mengatur Adblock di dalam sistem ponsel, laptop, atau komputer mereka.
Hal ini tentu akan sangat merugikan bagi para pengguna iklan PPC, karena konten iklan mereka tidak bisa dilihat oleh kelompok orang yang menggunakan Adblock.
- Visitor yang pasif
Visitor pasif juga merupakan salah satu aspek yang tidak menguntungkan pada pelaku bisnis. Sebab, mereka hanya akan tertuju pada postingannya saja dan tidak tertarik untuk melakukan hal lain.
Jenis pengunjung yang seperti ini tidak akan membantu meningkatkan penghasilan bagi website kamu.
- Mobile view
Di saat para pengguna internet ini mengakses informasi online dari website menggunakan ponsel, maka tampilan iklan yang biasanya ada di samping website akan secara otomatis bergeser ke bagian bawah dari posting-an.
Tentu hal ini akan merugikan bisnis karena audiens tidak bisa melihat tampilan iklan yang sudah dibuat.

Cara Membuat Pay Per Click
Saat ini, sudah banyak platform yang menyediakan iklan dengan sistem PPC. Kamu dapat memilih menggunakan banyak platform untuk memasang iklan secara online. Nah, berikut ini adalah cara membuat Pay Per Click pada beberapa platform seperti Facebook dan juga Instagram.
Facebook Ads
Facebook Ads menjadi salah satu platform yang banyak dipertimbangkan. Pasalnya, pengguna Facebook yang ada di Indonesia saja sudah mencapai 43 persen dari total populasi yang ada.
Tak heran apabila Facebook menjadi media yang efektif untuk menjangkau audiens yang sudah ditentukan. Nah, untuk menggunakan PPC Advertising melalui Facebook Ads, kamu bisa mengikuti beberapa tahapan berikut ini.
- Membuat akun Facebook
- Login Facebook Ads
- Lakukan pengaturan pada Facebook Ads
- Mengatur tagihan pada Facebook Ads
Instagram Ads
Instagram pun memberikan penawaran yang serupa seperti pada Facebook melalui Instagram Ads miliknya. Prinsip pembuatan iklan pada Instagram Ads sebenarnya sama dengan Facebook Ads, sehingga langkah-langkahnya pun hampir mirip.
Berikut adalah cara beriklan menggunakan Instagram Ads, yakni:
- Login ke dalam akun Facebook Ads Manager
- Menentukan tujuan iklan
- Memberi judul pada iklan yang dibuat
- Menentukan target audiens
- Pilih jadwal dan penempatan
- Tentukan format iklan yang dipakai
- Lakukan pembayaran
Cara Mengelola Pay Per Click
Agar campaign PPC berhasil, pastikan kamu melakukan pengelolaan dengan baik. Berikut adalah tips mengelola PPC yang tepat, antara lain:
- Perbaiki landing page secara rutin
Pastikan kamu selalu melakukan update atau perbaikan pada landing page bisnis kamu. Terutama jika ada layanan baru yang ditawarkan oleh bisnis kamu kepada pelanggan. Lakukan secara bertahap namun tetap sesuai dengan keyword yang sudah digunakan sebelumnya.
- Lakukan pelacakan pada hasil iklan
Lakukan pelacakan pada hasil iklan yang kamu buat. Kamu juga bisa menggunakan A/B testing untuk mengetahui apakah konten iklan sudah berjalan dengan baik.
Cari tahu keyword apa yang memiliki konversi yang tinggi dan hilangkan keyword dengan konversi yang rendah.
- Terus mengasah strategi marketing
Terus berlatih untuk meningkatkan strategi marketing kamu. Dengan selalu mengasah kemampuan marketing pada bisnis, kamu bisa mengetahui banyak hal yang akan memengaruhi proses pemasaran dalam bisnis.
Nantinya, kamu akan terbiasa menghadapi permasalahan dalam proses pemasaran menggunakan PPC, kelebihan, kekurangan, hingga cara memantau kinerja PPC yang efektif.
- Gunakan berbagai macam campaign dalam satu waktu
Iklan yang dipasang menggunakan metode PPC akan lebih menghasilkan apabila kamu bisa menjalankan beberapa campaign dalam waktu yang bersamaan. Dengan begitu, iklan dapat lebih sering muncul di berbagai platform dan dapat ditemukan dengan mudah oleh target audiens kamu.
Penutup
Pay Per Click adalah salah satu jenis digital marketing yang digunakan untuk menjangkau target audiens secara spesifik.
Selain itu, PPC juga bisa membantu perusahaan untuk mengukur hasil, mengatur budget penggunaan iklan, serta mencapai target iklan yang lebih cepat.
Lantas, siapa saja yang memanfaatkan iklan PPC? Sebetulnya, siapa pun diperbolehkan menggunakan PPC untuk memenuhi kebutuhan bisnisnya. Terlebih, penggunaannya pun dapat disesuaikan dengan ketersediaan dana dari perusahaan.
PPC juga dianggap cukup efektif untuk meningkatkan brand awareness. Oleh sebab itu, metode ini menjadi pilihan yang baik untuk membantu mengembangkan sebuah bisnis.
Referensi:
- https://qontak.com/blog/pay-per-click-ppc-pengertian-jenis-tips-dan-cara-membuatnya/
- https://meson-digital.com/blog/ppc-pay-per-click/




