Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Subscribe
Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Digitaloka
No Result
View All Result

Cara Cek Traffic Website dan Cara Meningkatkannya

Gilang Oktaviana by Gilang Oktaviana
23 June 2025
in Search Engine Optimisation
Reading Time: 12 mins read
0
Website traffic
Share on FacebookShare on Twitter

Traffic website adalah salah satu metrik yang umumnya digunakan sebagai penanda popularitas sebuah bisnis karena semakin tinggi traffic website akan biasanya akan berpengaruh pada visibilitas website dan konversi. Oleh karena itu pemilik website, baik pribadi maupun bisnis, harus mengetahui cara cek traffic website.

Traffic website menjadi tolok ukur efektivitas strategi digital marketing, namun sayangnya, masih banyak pemilik website yang belum mengetahui cara melihat traffic website, apalagi cara untuk meningkatkan traffic-nya.

Artikel kali ini kita akan membahas tentang traffic website, mulai dari pengertian hingga cara meningkatkan jumlah traffic website milikmu.

Table of Contents

Toggle
  • Pengertian Traffic Website
  • 13 Cara Meningkatkan Traffic Website
    • Bangun Brand Identity yang Kuat
    • Perhatikan User Experience
    • Gunakan Keyword yang Persaingannya Rendah
    • Guest Blogging
    • Konten Bermanfaat dan Menarik
    • Manfaatkan Ads
    • Perbarui Konten Lama
    • FAQ untuk Menargetkan Long Tail Keyword
    • Repurposing Content
    • Membuat Konten Trending
    • Manfaatkan Email Marketing
    • Gunakan LSI (Latent Semantic Indexing)
    • Bergabung dengan Komunitas Online
  • Cara Cek Traffic Website
    • Cara Cek Traffic Website dengan Google Analytic 4
    • Cara Cek Traffic Website dengan Google Search Control
  • Rekomendasi Tools untuk Cek Traffic Website
    • Similarweb
    • Ubersuggest
    • Ahrefs
    • SEMRush
  • Cara Melihat Traffic Website Lain
    • Statshow
    • SEO Review Tools
    • Siteprice
  • Penutup

Pengertian Traffic Website

Traffic website adalah jumlah orang yang mengunjungi dan berinteraksi dengan website-mu dalam kurun waktu tertentu. Sebagai pemilik website, kamu bisa mengecek jumlah traffic website ini dengan tool khusus untuk mengetahui performa dan interaksi yang dilakukan oleh pengunjung.

Saat melakukan pengecekan, kamu akan menemukan berbagai metrik, diantaranya:

  • Visit atau sessions: menunjukkan berapa kali pengunjung mengakses website-mu dalam periode tertentu. Misalnya jika satu orang mengakses website-mu sebanyak 10 kali dalam satu bulan, maka dihitung sebagai 10 visit atau sessions.
  • Unique visitors: jumlah orang yang mengunjungi website-mu dalam suatu periode. Dalam metrik ini, satu pengunjung dihitung satu orang. Misalnya ada satu orang yang mengunjungi website-mu sebanyak 3 kali dalam satu bulan, maka jumlah unique visitors-nya tetap 1.
  • Page view: menunjukkan berapa kali sebuah halaman website dilihat oleh pengunjung.
  • Bounce rate: metrik yang memberi tahu persentase orang yang mengunjungi website-mu kemudian pergi sebelum melakukan interaksi tertentu seperti melihat dua artikel dalam satu kali kunjungan. Metrik ini bisa kamu gunakan untuk menilai kualitas konten atau user experience. 
  • Average session duration: menunjukkan waktu rata-rata yang dihabiskan pengunjung di website-mu dalam satu sesi. Kamu bisa menggunakan metrik ini untuk menilai apakah pengunjung betah di website-mu atau tidak.
  • Traffic sources: menunjukkan bagaimana pengunjung datang ke website-mu. Traffic sources dibagi menjadi lima jenis, yaitu organic traffic (pengunjung dari mesin pencari atau search engine seperti Google), direct traffic (pengunjung yang datang dengan mengetik domain website-mu), referral traffic (pengunjung dari link yang disisipkan di website lain), social media traffic (pengunjung dari social media), dan paid traffic (pengunjung dari iklan yang kamu pasang).
  • Conversion rate: berapa banyak pengunjung yang melakukan interaksi tertentu seperti membeli produk, mengisi form, atau berlangganan newsletter.
  • Exit pages: halaman terakhir yang diakses pengunjung sebelum mengakhiri kunjungannya.
  • Device and location data: menunjukkan perangkat yang digunakan dan lokasi pengunjung yang mengakses website milikmu.
  • Demographic data: memberikan informasi tentang orang-orang yang mengakses website-mu seperti usia, jenis kelamin, minat, dan lain sebagainya.

13 Cara Meningkatkan Traffic Website

Meningkatkan jumlah website traffic merupakan usaha yang dilakukan secara continue dari awal kamu membuat website sampai akhir nanti. Lalu bagaimana cara meningkatkan web traffic? Berikut 13 tips yang bisa kamu lakukan:

  1. Bangun Brand Identity yang Kuat

Saat berusaha mendapatkan traffic, sebaiknya lakukan strategi terbaik untuk membangun identitas merek (brand identity) yang kuat dan mudah diingat. Identitas merek sendiri merupakan sekumpulan elemen visual, audio, text, dan lainnya yang digunakan untuk mengkomunikasikan esensi bisnismu.

Ada beberapa komponen utama yang perlu diperhatikan untuk membangun identitas merek:

  • Logo
  • Warna
  • Tipografi
  • Slogan
  • Packaging

Jika identitas merekmu kuat dan mudah diingat, orang-orang bisa langsung mengunjungi website-mu saat mereka ingin membeli produk, menggunakan layanan, atau mencari informasi yang dibutuhkan.

  1. Perhatikan User Experience

Banyak orang ingin merasakan pengalaman baik saat mengunjungi sebuah website. Semakin baik pengalaman yang dirasakan, semakin besar kemungkinan mereka mengunjungi kembali website-mu. Begitu pun sebaliknya, jika pengalaman yang dirasakan buruk, mereka akan pindah ke website lain.

Untuk memberikan pengalaman yang baik kepada pengunjung website, kamu harus mempersiapkan beberapa hal, di antaranya:

  • Navigasi yang jelas agar pengunjung mudah menemukan informasi yang mereka cari.
  • Desain responsif agar website bisa diakses dengan lancar dari berbagai perangkat, mulai dari HP sampai dengan komputer.
  • Kecepatan loading yang cepat agar pengunjung tidak perlu menunggu lama untuk mengakses informasi yang mereka butuhkan. Berapa kecepatan loading yang ideal? Menurut Google, 53% pengunjung memilih meninggalkan website yang kecepatan loading-nya lebih dari 3 detik.
  • Keterbacaan dan hirarki visual. Artinya, website harus menggunakan style yang konsisten di seluruh bagian dan memiliki konten yang mudah dibaca serta mudah dipahami.
  1. Gunakan Keyword yang Persaingannya Rendah

Salah satu cara untuk meningkatkan traffic website adalah dengan mendapatkan peringkat tinggi di hasil pencarian mesin pencari (SERP). Nah, untuk mendapatkan peringkat yang tinggi kamu bisa menggunakan keyword dengan persaingan rendah.

Bagaimana cara menemukan keyword yang persaingannya rendah? Kamu bisa memanfaatkan tools keyword research yang tersedia di internet. Masing-masing tool mempunyai fitur yang berbeda, namun pada dasarnya kamu hanya perlu melakukan tiga langkah berikut ini:

  • Buka tool keyword research yang akan kamu gunakan
  • Masukkan topik atau keyword 
  • Pilih keyword dengan “Keyword Difficulty” yang rendah
  1. Guest Blogging

Guest blogging adalah kegiatan menerbitkan konten di website orang lain. Biasanya kegiatan ini berlaku dua arah. Artinya, selain menerbitkan konten di website orang lain, kamu juga harus menerbitkan konten milik orang lain di website-mu.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya pilih website dengan traffic yang tinggi dan niche-nya sama relevan dengan website-mu. Selain itu, pastikan konten yang kamu buat bermanfaat dan menarik.

  1. Konten Bermanfaat dan Menarik

Konten yang bermanfaat dan menarik biasanya akan memancing pembaca untuk membagikannya ke orang lain. Semakin banyak orang yang membagikan kontenmu, semakin besar peluang jumlah traffic meningkat.

Apa yang dimaksud dengan konten yang bermanfaat dan menarik? Tergantung dari niche website. Misalnya kalau niche-nya hiburan, bisa membuat konten gosip atau meme. Sementara niche digital marketing bisa membuat konten studi kasus atau infografis mengenai digital marketing.

  1. Manfaatkan Ads

Ads atau iklan bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan lebih banyak traffic. Saat memanfaatkan iklan, kamu bisa memilih beberapa channel penempatan iklan seperti search engine marketing (SEM), media sosial, video, mobile apps, dan yang lainnya.

Cobalah berbagai kombinasi untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Misalnya, kamu bisa mengombinasikan iklan media sosial dengan iklan di mesin pencari. Dengan begitu, jangkauan iklannya semakin luas sehingga kesempatan mendapatkan traffic juga lebih tinggi.

  1. Perbarui Konten Lama

Umumnya, mesin pencari akan terus menelusuri konten yang baru dan relevan. Oleh karena itu, kamu bisa memperbarui konten lama untuk meningkatkan kunjungan. Biasanya konten lama yang sudah diperbarui akan dinilai ulang oleh mesin pencari lalu diperbarui peringkatnya di SERP.

Kegiatan memperbarui konten lama ini bisa berupa memperbaiki kalimat yang kurang jelas, memperbarui data, melengkapi informasi, memperbaiki typo, memberikan tambahan media seperti gambar, video, atau infografis, dan memperbaiki link yang sudah rusak.

  1. FAQ untuk Menargetkan Long Tail Keyword

Saat mencari informasi di internet, orang-orang biasanya memiliki banyak pertanyaan. Sebagian besar jawaban dari pertanyaan tersebut bisa ditambahkan ke dalam konten yang kamu buat. Namun terkadang, ada beberapa jawaban yang tidak bisa atau sulit ditambahkan.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu bisa membuat bagian FAQ (Frequently Asked Question) di dalam konten. Selain menjawab pertanyaan, cara ini bisa membantu kamu menargetkan long tail keyword yang mungkin sulit disisipkan ke dalam konten secara alami.

  1. Repurposing Content

Repurposing content adalah kegiatan menggunakan kembali konten yang ada di website untuk diunggah di channel lain dengan bentuk yang berbeda. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan, misalnya:

  • Mengubah postingan blog menjadi postingan di forum online
  • Mengubah postingan blog menjadi utas di X
  • Mengubah postingan blog menjadi postingan di Linkedin
  • Mengubah postingan blog menjadi video TikTok dan Reel Instagram
  1. Membuat Konten Trending

Cara meningkatkan traffic website yang selanjutnya adalah dengan membuat konten yang sedang trending atau bisa viral. Kamu bisa menemukan topik yang sedang trending di berbagai media sosial lalu membuat konten yang relevan dengan topik tersebut.

Dengan catatan, topik tersebut harus relevan dengan niche website milikmu. Selain itu, konten yang kamu buat harus berkualitas, bermanfaat, dan menarik.

  1. Manfaatkan Email Marketing

Email marketing masih menjadi cara promosi konten website yang efektif sampai saat ini. Untuk memanfaatkan email marketing, kamu harus mengumpulkan alamat email pembaca melalui form pendaftaran di website. Biasanya pembaca yang tertarik dengan kontenmu tidak akan keberatan untuk memberikan alamat email-nya.

Setelah mendapatkan email pembaca, kamu bisa mengirimkan konten website melalui email agar mereka tidak ketinggalan update konten terbaru di website-mu. Pastikan konten yang dikirimkan sesuai dengan kebutuhan pembaca dan menarik agar mereka kembali mengunjungi website milikmu.

  1. Gunakan LSI (Latent Semantic Indexing)

LSI (Latent Semantic Indexing) adalah kata atau yang secara semantik masih relevan dengan keyword utama. Terkadang, ada pengguna internet yang menggunakan LSI untuk mencari informasi dari topik tertentu.

Nah, kamu bisa menggunakan LSI sebagai variasi keyword yang lebih natural sehingga kontenmu akan tampil di hasil pencarian saat ada pengguna yang memasukkan keyword utama maupun LSI. Misalnya, untuk keyword “digital marketing” LSI-nya adalah “strategi”, “materi”, “gaji”, “job desk”, dan “jurusan”.

  1. Bergabung dengan Komunitas Online

Sekarang ada banyak komunitas online yang menjadi tempat berkumpul orang-orang dengan profesi, minat, atau hobi yang sama. Kamu bisa memanfaatkan komunitas online ini untuk mempromosikan konten website atau bekerja sama dengan pemilik website lain.

Cara Cek Traffic Website

Cara cek traffic website

Selama mengelola website, kamu harus mengecek traffic secara reguler untuk mengetahui performa website dan mengukur keberhasilan strategi digital marketing yang sudah dilakukan. Untuk mengecek traffic website kamu bisa menggunakan Google Analytics maupun Google Search Control yang gratis dan mempunyai fitur lengkap.

Cara Cek Traffic Website dengan Google Analytic 4

Google Analytics adalah tool gratis yang disediakan oleh Google untuk menemukan berbagai macam data mulai dari sumber traffic, jumlah traffic, hingga pertumbuhan traffic dari satu periode ke periode lainnya.

Adapun cara mengecek traffic website dengan Google Analytics adalah:

  1. Buka dulu tool Google Analytics 4 yang terhubung dengan website milikmu melalui alamat analytics.google.com

  1. Di halaman depan Google Analytics 4, buka menu Laporan yang ada di panel sebelah kiri layar.

  1. Setelah membuka menu Laporan, kamu akan melihat beberapa menu lain di panel sebelah kiri layar. Klik pada menu Akuisisi lalu pilih Akuisisi Traffic.

Dalam menu Akuisisi Traffic ini, kamu bisa melihat laporan tentang jumlah traffic yang datang ke website milikmu dan dari mana sumbernya. Laporannya disajikan dalam bentuk grafik seperti yang bisa dilihat dalam gambar di atas.

Selain itu, ada juga laporan dalam bentuk tabel seperti ini:

Laporan tabel akuisisi traffic menunjukkan data yang lebih detail mengenai sumber traffic, jumlah pengguna yang mengunjungi website-mu, jumlah sesi dan sesi engagement, waktu rata-rata interaksi per sesi, dan yang lainnya.

  1. Jika kamu ingin mengetahui secara pasti dari mana sumber traffic website milikmu, klik opsi Grup Saluran Default pada laporan tabel akuisisi lalu pilih Sumber/Media Sesi.

Sampai di sini kamu sudah bisa melihat mana sumber yang paling banyak mendatangkan traffic ke website milikmu.

For Your Information, selain akuisisi traffic, kamu juga bisa mengecek akuisisi pengguna (user) melalui Google Analytics 4. Namun hati-hati tertukar antara akuisisi traffic dan pengguna, karena keduanya merupakan hal yang berbeda.

Akuisisi traffic adalah laporan yang menunjukkan sumber terbaru dari traffic yang datang ke website-mu. Sementara itu, akuisisi pengguna adalah laporan tentang bagaimana pengguna menemukan website-mu.

Misalnya, katakanlah Agus berkunjung ke website-mu untuk pertama kali setelah melihat iklan di Instagram. Setelah membaca dua artikel, dia mendaftar langganan email. Tiga hari kemudian, kamu mengirim email marketing ke email Agus.

Nah, meskipun Agus meng-klik link yang ada di email marketing tersebut, di laporan Akuisisi Pengguna sumber yang tercatat tetap Instagram.

Cara Cek Traffic Website dengan Google Search Control

Google Search Console adalah tool cek traffic website gratis dari Google yang bisa kamu gunakan untuk melihat performa website. Berikut ini langkah-langkah untuk mengecek traffic website dengan Google Search Console:

  1. Hubungkan website dengan Google Search Console. Jika sudah terhubung, buka Google Search Console melalui alamat search.google.com/search-console. Kamu akan melihat halaman depan yang tampak seperti ini:
  2. Untuk melihat laporan traffic organic website milikmu, klik pada menu Performa yang ada di sebelah kiri.Di menu ini, kamu bisa melihat beberapa metrik seperti total klik, total tayangan, CTR rata-rata, dan posisi rata-rata. Total klik adalah metrik untuk jumlah kunjungan yang kamu dapatkan dari SERPTotal tayangan adalah frekuensi pengguna melihat link website-mu di SERP. CTR rata-rata adalah jumlah tayangan website di SERP yang menghasilkan klik atau kunjungan. Posisi rata-rata adalah posisi rata-rata website milikmu di SERP
  1. Jika ingin melihat melihat data yang lebih detail, scroll layar ke bawah. Kamu akan melihat data tentang organic traffic berdasarkan keyword, halaman, negara, perangkat, tampilan penelusuran, dan tanggal.

Rekomendasi Tools untuk Cek Traffic Website

Selain menggunakan Google Analytics dan Google Search Console, kamu juga bisa menggunakan tools lain untuk melihat jumlah traffic website. Berikut ini rekomendasi tools yang banyak digunakan:

Similarweb

Similarweb adalah tool yang bisa membantu kamu mengetahui traffic website, bounce rate, jumlah halaman yang dikunjungi, dan rata-rata waktu kunjungan.

Ubersuggest

Ubersuggest adalah tool untuk melihat traffic website, research keyword, dan menganalisis performa website. Dengan tool ini kamu bisa mengetahui berapa jumlah pengunjung website dan memantaunya kapan saja. Namun kamu harus membuat akun untuk menggunakan fitur-fitur yang tersedia di Ubersuggest.

Ahrefs

Jika kamu ingin melihat organic traffic, demografi pengunjung, dan halaman yang paling banyak dikunjungi, maka Ahrefs adalah pilihan yang tepat. Tool ini bisa diakses secara gratis melalui alamat ahrefs.com/traffic-checker.

SEMRush

SEMrush menyediakan tool pengecekan traffic website secara gratis yang bisa diakses melalui alamat semrush.com/website/. Untuk menggunakannya kamu harus membuat akun terlebih dulu, setelah itu masukkan alamat website pada kolom yang sudah disediakan lalu tekan enter.

Cara Melihat Traffic Website Lain

Jika kamu ingin mengetahui traffic website milik orang lain, kamu bisa menggunakan tools yang menyediakan fitur cek traffic website gratis. Berikut ini rekomendasi tools yang populer dan cara menggunakannya:

Statshow

Statshow adalah website untuk mengecek traffic website secara gratis. Dengan website ini, kamu bisa melihat data tentang perkiraan traffic per hari, per bulan, dan per tahun. Berikut ini adalah cara menggunakan website Statshow:

  1. Buka website Statshow melalui alamat statshow.com
  2. Setelah itu, masukan domain website pada kolom Website Report lalu tekan enter
  3. Selanjutnya, cek traffic website melalui menu Worth & Traffic Estimate

SEO Review Tools

SEO Review Tools adalah website yang menyediakan 60 lebih fitur SEO secara gratis, termasuk mengecek traffic website. Untuk melakukan pengecekan traffic, kamu bisa mengikuti panduan berikut ini:

  1. Buka alamat seoreviewtools.com/website-traffic-checker/
  2. Masukkan alamat website-mu dengan format https://www.alamatwebsitemu.com
  3. Setelah itu, verifikasi Captcha-nya lalu tekan enter
  4. Tunggu website menampilkan hasilnya.

Siteprice

Alternatif lain yang bisa kamu pilih untuk mengecek traffic website adalah Site Price. Website ini menyediakan tool untuk cek traffic website dan perkiraan penghasilan yang didapatkan oleh suatu website. Cara penggunaannya cukup sederhana, pertama buka website-nya melalui alamat siteprice.org/.

Setelah itu, masukkan domain website milikmu di menu Website Worth Calculator, Domain Value Estimator, Website Traffic Checker. Selanjutnya, klik tombol Calculate atau tekan enter. Terakhir, cek traffic website melalui menu Estimated Website Traffic & Revenue.

Penutup

Sebagai pemilik website, kamu harus mengetahui cara cek traffic website agar bisa menilai apakah strategi digital marketing yang kamu terapkan sudah efektif atau belum. Selain itu, kamu juga bisa menentukan apa cara paling tepat untuk meningkatkan jumlah traffic website milikmu.

Cara melihat traffic website cukup mudah kok, karena kamu bisa memanfaatkan tools seperti Google Analytics, Google Search Console, Similar Web, Ahrefs, hingga Semrush. Semua tools tersebut menyediakan fitur yang lumayan lengkap dan bisa diakses secara gratis.

Demikian pembahasan tentang traffic website. Semoga penjelasan dalam artikel ini bisa membantu kamu mengecek berapa jumlah traffic yang didapatkan oleh website-mu, ya!

 

Referensi:

  • https://ahrefs.com/blog/how-to-drive-traffic-to-your-website
  • https://www.semrush.com/blog/how-to-drive-more-traffic-to-your-website
  • https://www.semrush.com/blog/website-traffic/
ShareTweetPin
Gilang Oktaviana

Gilang Oktaviana

Penulis Konten SEO freelance sejak tahun 2021. Berpengalaman menulis dalam berbagai topik sesuai kebutuhan. Lebih tertarik di bidang digital marketing dan bisnis.

Related Posts

Pengertian Schema Mark Up
Search Engine Optimisation

Schema Mark Up Adalah: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

1 June 2026

Schema Mark Up adalah satu dari banyaknya cara yang ada untuk mengoptimasi SEO (Search...

Pengertian robots.txt
Search Engine Optimisation

Robots.txt Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

1 June 2026

Robots.txt adalah bagian penting yang tidak boleh dilupakan ketika mengoptimasi website, sebab robots.txt akan...

URL Adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Cara Membuatnya!
Search Engine Optimisation

URL Adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Cara Membuatnya!

29 May 2026

Apakah kamu pernah mendengar istilah URL? Bagi para pengguna internet tentu tidak asing saat...

Apa itu SEO?
Search Engine Optimisation

SEO adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Manfaatnya

29 May 2026

SEO adalah suatu hal yang sangat menarik untuk dipelajari saat ini. Apalagi semakin banyak...

Digitaloka

Conversations on digital marketing & freelancing.

Recent Article

  • TikTok Ads: Pengertian hingga Cara Pasangnya
  • Engagement adalah: Arti, Jenis, dan 5+ Cara Menghitungnya
  • Pengertian Google Analytics, Fungsi dan Cara Menggunakannya
  • About
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2025 Digitaloka

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing

© 2025 Digitaloka