Bagi pemilik website, backlink adalah satu dari sekian banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam optimasi website. Jika penerapannya tepat, ranking website kamu di hasil pencarian bisa berada di peringkat teratas dan berpeluang besar mendapatkan banyak pengunjung.
Namun sayangnya, backlink kerap dianggap sepele karena berbagai alasan. Mulai dari ribet, ingin fokus membuat konten yang berkualitas, sampai ragu dengan pengaruhnya.
Nah buat kamu yang masih bingung dan belum memahami apa fungsi backlink dalam SEO, sebaiknya simak penjelasan artikel ini.
Pengertian Backlink
Menurut semrush.com, backlink adalah sebuah tautan pada suatu website yang mengarah ke website lain. Tautan ini sangat berguna untuk meningkatkan otoritas website, mempercepat proses pengindeksan, dan mendatangkan pengunjung.
Mesin pencari seperti Google menganggap backlink sebagai bukti dari konten atau website yang berkualitas baik dan layak menjadi rujukan utama. Oleh karena itu, website yang memiliki banyak backlink dari website yang berkualitas biasanya mendapatkan posisi tinggi di hasil pencarian.
Tak hanya itu, robot crawling mesin pencari juga sering menggunakan backlink ketika menelusuri konten. Hasilnya konten yang mempunyai backlink jadi lebih cepat terindeks di database mesin pencari.
Bagi pembaca, backlink berguna untuk memudahkan navigasi dari satu konten ke konten lain yang masih relevan. Kalau kontenmu dijadikan rujukan oleh banyak website, kamu berpotensi memperoleh banyak pengunjung.
Baca Juga: Backlink Profile: Definisi, Manfaat, dan Cara Membuatnya
Cara Kerja Backlink
Setelah mengetahui tiga fungsi utamanya, kamu mungkin berpikir untuk mendapatkan backlink sebanyak-banyaknya. Sayangnya, cara kerja backlink bukan seperti itu.
Biar lebih mudah dipahami, coba bayangkan backlink sebagai vote dan website pengirimnya sebagai voter. Ketika sebuah website mengirimkan sebuah backlink ke suatu konten, itu artinya website tersebut sedang mengatakan pada mesin pencari bahwa “konten ini berharga, bermanfaat, dan kredibel”.
Dengan kata lain, semakin banyak vote yang kamu dapatkan, mesin pencari akan menganggap website-mu bernilai tinggi. Perlu diketahui, mesin pencari juga memperhitungkan relevansi dari backlink tersebut.
Intinya, saat membangun backlink kamu harus memperhatikan jumlah dan juga relevansinya. Sebanyak apapun backlink yang kamu dapatkan akan menjadi percuma jika mesin pencari menganggap website pengirimnya kurang kredibel dan tidak relevan dengan website-mu.
Jenis-jenis Backlink
Ada tujuh jenis backlink yang bisa kamu manfaatkan untuk mengoptimalkan ranking website di hasil pencarian. Berikut jenis-jenis backlink yang perlu kamu ketahui:
Dofollow
Istilah “Dofollow” diambil dari atribut HTML yang merujuk pada kode untuk mengikuti link yang ditunjukkan. Jadi, ketika kamu mengirimkan dofollow backlink ke suatu website, berarti kamu sedang memerintahkan mesin pencari untuk mengunjungi website-nya melalui link tersebut.
Nofollow
Berbanding terbalik dari dofollow backlink, jenis backlink yang satu ini mengirimkan kode pada mesin pencari untuk tidak mengikuti link yang ditunjukkan. Artinya, kamu hanya memberi tahu pada mesin pencari bahwa “website ini memang ada, tapi tidak perlu dikunjungi”.
Guest Post
Ini adalah jenis backlink yang diperoleh dengan cara menulis dan menerbitkan konten ke website lain. Biasanya kamu harus membuat sendiri konten yang akan diterbitkan tersebut dan menentukan tujuan dari backlink-nya. Pemilik website hanya bertugas mempublikasikan konten dan memasang backlink-nya saja.
Ketika ingin mendapatkan backlink jenis guest post ini, kamu harus memperhatikan kredibilitas dan relevansi dari website sumbernya.
Editorial Backlink
Editorial backlink bisa kamu kamu dapatkan ketika ada website lain yang menjadikan konten milikmu sebagai rujukan. Itulah sebabnya jenis backlink ini kerap disebut sebagai backlink natural atau alami.
Comment Backlink
Sesuai namanya, comment backlink berasal dari kolom komentar yang ada di website lain. Para blogger sering menggunakan kegiatan blogwalking sebagai sarana untuk saling berbagi comment backlink.
Profile Backlink
Jenis backlink selanjutnya yang bisa kamu gunakan adalah profile backlink. Backlink ini berasal dari kolom “alamat website” yang ada di bagian profil pada beberapa jenis website seperti media sosial, direktori bisnis, forum, atau website review.
Document atau Image Sharing Backlink
Backlink yang satu ini bisa kamu peroleh dari website-website penyedia layanan berbagi dokumen atau foto seperti Pinterest atau SlideShare. Jadi kamu perlu menyiapkan dokumen atau gambar yang akan diunggah ke website tersebut.
Jika ingin menggunakan website document sharing seperti SlideShare, kamu harus menyisipkan link yang mengarah ke website-mu dalam dokumen yang akan diunggah. Sedangkan untuk website image sharing, cukup tambahkan link-nya di bagian deskripsi gambar.
Contoh Backlink
Setelah mengetahui pengertian, cara kerja, dan jenis-jenis backlink, selanjutnya kamu perlu melihat contoh backlink supaya punya gambaran yang lebih jelas.

Pada gambar yang diambil dari artikel “Pemasaran Digital” di Wikipedia.org tersebut, kamu bisa menemukan backlink pada angka “[1]” dan “[2]”. Backlink di angka “[1]” merujuk pada ebook “The Power Of Digital Marketing” karya Tri Rachmadi yang ada di situs Google Books.

Sementara itu, backlink di angka “[2]” merujuk pada artikel berjudul “What Is Digital Marketing? Types and Examples” yang ditulis oleh Adam Barone dan ditayangkan di website Investopedia. In other words, Google Books dan Investopedia mendapatkan backlink dari Wikipedia.

Cara Mendapatkan Backlink
Bagaimana cara mendapatkan backlink? Proses mendapatkan backlink (link building) bisa dilakukan dengan empat cara, yaitu:
Membuat Konten yang Berkualitas dan Bermanfaat
Konten yang berkualitas dan bermanfaat adalah kunci utama dalam proses link building. Tak jarang, konten seperti ini akan mendatangkan backlink alami dari pemilik website lain.
Apa yang dimaksud dengan konten berkualitas dan bermanfaat? Mudahnya, konten berkualitas ialah yang menyajikan informasi faktual, terbaru, sekaligus akurat sehingga bisa memberikan jawaban yang dicari oleh pembaca.
Oleh karena itu, saat membuat konten sebaiknya jangan asal copy-paste dari berbagai sumber. Pastikan dulu informasi yang kamu sampaikan bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Guest Blogging
Guest blogging merupakan istilah yang merujuk pada kegiatan membuat konten untuk website lain. Nantinya dalam konten tersebut, kamu bisa menyisipkan link yang menuju ke website-mu.
Untuk bisa menerbitkan konten di website lain, kamu perlu meminta izin kepada pemiliknya melalui email atau kontak lain yang bisa dihubungi.
Ketika melakukan guest blogging, usahakan pilih website dengan niche yang relevan, kredibel, dan mempunyai trafik tinggi. Selain itu, pastikan kontennya berkualitas agar tidak mengecewakan pembaca.
Bergabung dengan Komunitas
Cara lain untuk mendapatkan backlink adalah bergabung dengan komunitas lalu membangun hubungan baik dengan anggotanya. Dengan begitu, kamu bisa meminta bantuan untuk memberikan backlink yang berkualitas dan relevan.
Misalnya kalau kamu saat ini sedang mengelola blog pribadi, coba gabung ke komunitas blogger yang ada di Indonesia. Biasanya setiap komunitas punya agenda khusus untuk berbagi backlink antar anggotanya.
Memanfaatkan Jasa Backlink
Cara yang keempat ini sedikit berbeda dari tiga cara sebelumnya. Soalnya kamu membayar penyedia jasa backlink untuk mendapatkan backlink. Biasanya harga yang harus dibayar tergantung jumlah dan juga kualitas dari website yang mengirimkan backlink-nya.
Meski begitu, cara ini lebih efektif dan efisien karena kamu tidak perlu membuat konten atau menghubungi banyak pemilik website. Cukup bayar sesuai harga yang ditawarkan, lalu tunggu hasilnya. Selesai.
Baca Juga: 6 Cara Membuat Backlink Berkualitas untuk Website
Rekomendasi Tools Analisis Backlink
Mengingat pentingnya backlink dalam strategi SEO, kamu harus rutin melakukan pengecekan. Dengan begitu kamu bisa mengetahui apakah backlink yang dibuat berdampak baik atau justru merugikan.
Ada banyak sekali tools analisis backlink yang bisa mempermudah proses pengecekan tersebut, diantaranya adalah:
- SEMrush
- Ahrefs
- MOZ
- Ubersuggest
- Google Search Console
- OpenLinkProfiler
- Seobility
Penutup
Backlink adalah bagian fundamental dari SEO yang tidak boleh dianggap sepele. Untuk menentukan strategi link building terbaik, kamu perlu memahami cara kerja dan jenis-jenis backlink yang bisa dipakai.
Selain itu, selalu perhatikan kualitas dari backlink yang akan kamu bangun. Jangan sampai mengorbankan kualitas backlink hanya karena ingin meningkatkan jumlahnya. Lakukan link building secara perlahan dan senatural mungkin supaya hasilnya lebih optimal.
Referensi:
- https://gudangssl.id/blog/backlink-adalah/
- https://www.dewaweb.com/blog/cek-backlink-website/
- https://www.domainesia.com/berita/backlink-adalah/




