Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Subscribe
Digitaloka
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing
No Result
View All Result
Digitaloka
No Result
View All Result

WFH Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Tips Agar Tetap Produktif!

Gilang Oktaviana by Gilang Oktaviana
23 June 2025
in Freelancing
Reading Time: 6 mins read
0
WFH Adalah
Share on FacebookShare on Twitter

WFH adalah sistem kerja modern yang lebih fleksibel dibanding sistem kerja konvensional. Dengan bantuan kecanggihan teknologi, sistem kerja WFH mulai diterapkan di berbagai industri seperti kreatif, teknologi, pendidikan, dan lain-lain.

Bagi kamu yang belum pernah bekerja dengan sistem WFH atau berencana mencari pekerjaan yang bisa WFH, tidak ada salahnya mencari tahu beberapa hal tentang sistem kerja ini. Mulai dari kelebihan dan kekurangannya, contoh pekerjaannya, hingga tips biar tetap produktif selama WFH. Untuk itu, yuk baca informasi lengkapnya melalui artikel ini.

Table of Contents

Toggle
  • Apa Itu WFH?
  • Kelebihan dan Kekurangan WFH
    • Kelebihan WFH
      • Hemat biaya pengeluaran
      • Fleksibel
      • Lebih dekat dengan keluarga
      • Mengurangi stres
      • Bisa sambil menjalankan bisnis sampingan
    • Kekurangan WFH
      • Mudah terdistraksi
      • Jam kerja tidak beraturan
      • Terlalu santai
  • 4 Contoh Pekerjaan yang Cocok Dengan Sistem Work From Home
    • Content Writer
    • Graphic Designer
    • Web Software Engineer
    • Data Analyst
  • Tips Tetap Produktif Selama WFH
    • Membuat Jadwal Kerja
    • Menyediakan Tempat Kerja yang Nyaman
    • Membuat Rutinitas Pagi
    • Power Nap
    • Aktifkan Mode Do Not Disturb

Apa Itu WFH?

WFH adalah singkatan dari Work From Home yang berarti bekerja dari rumah dengan mengandalkan bantuan teknologi dan internet. Dengan begitu, kamu tidak perlu pergi ke kantor sebagaimana pekerja pada umumnya.

Pada praktiknya, peraturan sistem kerja work from home ini tidak tetap dan berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Contohnya, ada perusahaan yang meminta karyawannya untuk standby selama jam kerja.

Di sisi lain, ada juga perusahaan yang tidak menetapkan jam kerja, yang penting tugas dan pekerjaan harus selesai sesuai dengan deadline. Oleh karena itu, jika kamu berencana mencari pekerjaan dengan sistem WFH sebaiknya pelajari dulu peraturan yang ditetapkan oleh perusahaannya.

Menurut Salary Survey HRDBCT 3.0, pada tahun 2023, 35% pekerja di Indonesia menerima benefit untuk bekerja dari rumah. Sementara itu, Pricewaterhouse Coopers (PwC) 30% pekerja Indonesia diizinkan bekerja secara secara hybrid (bekerja dari rumah dan kantor).

Data di atas menunjukkan bahwa tren work from home tidak ditinggalkan begitu saja setelah keadaan kembali normal pasca Pandemi Covid-19. Artinya, masih cukup banyak perusahaan yang bisa kamu pilih jika ingin bekerja dari rumah.

Kelebihan dan Kekurangan WFH

Sistem kerja WFH hadir dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sebelum memutuskan sistem kerja ini, ada baiknya jika kamu memahami kelebihan dan kekurangannya terlebih dulu.

Kelebihan WFH

Tak sedikit orang yang bertanya “kenapa WFH lebih baik?” karena masih asing dengan sistem kerja ini. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut ini 5 kelebihan WFH:

Hemat biaya pengeluaran

Dengan bekerja dari rumah, biaya pengeluaran sehari-hari akan lebih hemat lagi. Soalnya kamu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk parkir, makan siang, transportasi, atau jasa pengasuh anak.

Walau begitu, kamu tetap harus membayar biaya listrik, paket internet atau wifi untuk menunjang pekerjaan selama WFH. Bisa jadi pengeluaran ini lebih besar dari biasanya, karena itu sebaiknya pastikan apakah perusahaan memberikan subsidi untuk biaya listrik dan internet atau tidak.

Dari sisi bisnis, WFH bisa menghemat biaya perawatan alat-alat di kantor dan juga biaya operasional sehari-hari. Itulah mengapa banyak perusahaan yang menggunakan sistem kerja ini.

Fleksibel

Kelebihan WFH yang kedua adalah lebih fleksibel dalam hal tempat kerjanya. Karena kamu tidak harus berangkat ke kantor, kamu jadi bisa bekerja dari mana saja seperti kafe, warnet, alun-alun, atau working space.

Selain tempat kerja, jam kerja karyawan yang WFH dengan aturan by deadline juga lebih fleksibel. Mengapa begitu? Karena perusahaan hanya melihat apakah pekerjaan atau tugas yang kamu kerjakan selesai sesuai dengan deadline atau tidak. Jadi kamu diizinkan mengatur jam kerja sendiri.

Lebih dekat dengan keluarga

Bagi yang sudah berkeluarga, WFH adalah sistem kerja yang membantu meningkatkan hubungan dengan anggota keluarga. Ketika bekerja dari rumah, waktu untuk bertemu dengan anak dan pasangan jauh lebih lama jika dibandingkan dengan bekerja di kantor.

Dengan kemampuan manajemen waktu yang baik, kamu bahkan bisa bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan rumah dengan pasangan. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan waktu luang saat pekerjaan sedang lenggang untuk mengantar si kecil ke sekolah atau bermain dengan mereka.

Mengurangi stres

Bagi para pekerja yang tinggal di kota-kota besar, berangkat ke kantor adalah aktivitas yang melelahkan. Selain harus bangun lebih pagi, mereka juga harus berangkat lebih cepat agar tidak terjebak kemacetan di jalan.

Begitupun saat pulang dari kantor ke rumah. Kemacetan adalah hal yang sulit untuk dihindari. Belum lagi pekerjaan yang masih harus diselesaikan saat tiba di rumah, alhasil berujung pada stres berkepanjangan.

Jika bekerja dari rumah, semua penyebab stres itu hilang sehingga pola hidup jadi lebih teratur.

Bisa sambil menjalankan bisnis sampingan

Kelebihan WFH yang terakhir adalah kamu bisa bekerja sambil menjalankan bisnis sampingan. Dengan begitu, penghasilan yang didapatkan setiap bulan lebih besar dari karyawan pada umumnya.

Akan tetapi, kamu harus bisa mengatur jadwal dan waktu dengan baik. Jangan sampai pekerjaan dan tugas dari kantor terbengkalai karena mengurus bisnis. Biar bagaimanapun, itu adalah kewajiban yang harus kamu lakukan.

Kekurangan WFH

Di balik kelebihannya, ada beberapa kekurangan WFH yang harus diperhatikan karena dapat mengganggu produktivitas selama bekerja. Apa kekurangan WFH? Berikut penjelasannya.

Mudah terdistraksi

Saat bekerja dari rumah, kamu akan menemukan banyak sekali gangguan yang dapat mengacaukan fokus untuk bekerja. Mulai dari lingkungan yang kurang kondusif, gangguan dari anggota keluarga, godaan untuk menonton tv, tidur di sela-sela jam kerja, dan lain sebagainya.

Jam kerja tidak beraturan

Bagi orang yang sulit mengatur jadwal sehari-hari, WFH dapat membuat jam kerja menjadi tidak beraturan. Terutama jika sistem kerjanya by deadline alias tidak perlu standby dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore.

Mengapa begitu? Karena saat WFH ada banyak gangguan mengacaukan fokus dan jadwal untuk bekerja. Misalnya, tergoda untuk menonton series dari pagi sampai sore sehingga baru bisa bekerja di malam hari. Alhasil, waktu istirahat digunakan untuk bekerja.

Terlalu santai

Work from home pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan saat bekerja. Hanya saja, hal ini bisa juga membuat kamu jadi terlalu santai karena kurang motivasi dan tidak ada kompetisi dengan rekan kerja.

4 Contoh Pekerjaan yang Cocok Dengan Sistem Work From Home

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan WFH, kamu mungkin penasaran apa saja pekerjaan yang cocok dengan sistem kerja ini. Untuk menjawab rasa penasaranmu, berikut ini contoh work from home yang cukup populer di Indonesia.

Content Writer

Content writer merupakan profesi penulisan konten yang digunakan untuk kebutuhan digital marketing. Setiap konten yang dibuat oleh content writer harus sesuai dengan target audiens dan tujuan perusahaan.

Sebagian besar tugas seorang content writer dilakukan melalui komputer atau laptop dan internet. Oleh karena itu, profesi ini cocok dengan sistem kerja WFH karena tugasnya bisa diselesaikan di mana saja.

Graphic Designer

Graphic designer adalah profesi yang bertugas memenuhi kebutuhan grafis perusahaan seperti infografis, logo, visual promosi pemasaran, kemasan produk, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, pekerjaannya mengandalkan software desain yang ada di komputer atau HP.

Itulah sebabnya seorang graphic designer tidak harus selalu berangkat ke kantor. Selama ada jaringan internet dan gawai yang memadai, tugasnya bisa diselesaikan dari mana saja.

Web Software Engineer

Tugas utama seorang web software engineer adalah mendesain sistem software dan menganalisis keinginan pengguna komputer. Jadi, profesi ini bisa dilakukan dari rumah dengan bantuan gawai dan jaringan internet yang memadai.

Akan tetapi, jika kamu menjadi seorang web software engineer yang bekerja dari rumah, kamu mungkin harus berangkat ke kantor untuk berdiskusi dengan rekan kerja dan atasan tentang konsep desain software-nya.

Data Analyst

Contoh pekerjaan yang cocok dengan sistem kerja WFH selanjutnya adalah data analyst. Profesi ini bertanggung jawab untuk mengumpulkan data kemudian menginterpretasikan data tersebut agar lebih mudah dipahami.

Seluruh data tersebut nantinya akan digunakan oleh perusahaan untuk mengambil keputusan terkait bisnis. Saat ini ada banyak perusahaan yang sudah mengubah sistemnya dari konvensional ke digital, termasuk untuk urusan data-data perusahaan. Itulah sebabnya profesi data analyst bisa dikerjakan dengan sistem work from home. 

Tips Tetap Produktif Selama WFH

work from home

Seorang karyawan yang bekerja dari rumah harus tetap produktif agar tidak mengganggu pekerjaan rekan kerjanya. Oleh sebab itu, jika kamu ingin bekerja dengan sistem WFH, penting sekali mengetahui tips untuk tetap produktif berikut ini:

Membuat Jadwal Kerja

Membuat jadwal kerja dapat membuat pekerjaanmu jadi lebih efisien karena kamu mempunyai prioritas. Selain itu, jadwal kerja juga memicu kamu untuk fokus selama bekerja agar bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

Menyediakan Tempat Kerja yang Nyaman

Walaupun bekerja dari rumah, kamu tetap harus menyediakan tempat kerja yang nyaman dan terbebas dari berbagai gangguan. Contohnya, kamu bisa menggunakan satu ruangan khusus di rumah yang berisi peralatan untuk bekerja seperti laptop, alat tulis kantor, printer, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, kamu membuat batasan yang jelas antara tempat untuk bekerja dan tempat untuk beraktivitas dengan keluarga di rumah.

Membuat Rutinitas Pagi

Rutinitas pagi adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan semangat kerja selama work from home seperti berolahraga, menonton film, atau membaca buku. Alhasil, kamu mudah tergoda melakukan aktivitas lain ketika waktu kerja tiba.

Power Nap

Tidak bisa dimungkiri, rasa kantuk bisa datang kapan saja selama bekerja dari rumah. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya melakukan power nap atau tidur siang selama 20 sampai 30  menit yang dapat mengembalikan energi dan menghilangkan rasa kantuk.

Buat kamu yang belum tahu, power nap jauh lebih baik daripada tidur siang yang terlalu lama. Karena dengan power nap, kamu tidak akan merasa pusing atau bingung saat bangun.

Aktifkan Mode Do Not Disturb

HP adalah sumber distraksi yang sulit dihilangkan saat WFH. Soalnya, selama WFH kamu harus tetap berkomunikasi dengan rekan kerja dan atasan. Nah, komunikasi ini seringkali dilakukan melalui aplikasi pesan singkat seperti Whatsapp, Telegram, atau yang lainnya.

Akan tetapi, selama WFH tidak ada atasan atau rekan kerja yang mengawasi kegiatanmu sehingga kamu mungkin tergoda untuk melakukan aktivitas lain di HP seperti membuka media sosial, main gim, atau yang lainnya.

Untuk mencegahnya, kamu bisa mengaktifkan mode Do Not Disturb lalu meletakkan HP di tempat yang jauh dari jangkauan. Jika ingin berkomunikasi, sebaiknya install aplikasi pesan singkat di laptop.

 

Referensi:

  1. https://glints.com/id/lowongan/pekerjaan-cocok-untuk-remote-dan-wfo
  2. https://hellosehat.com/mental/mental-lainnya/manfaat-work-from-home-wfh/
  3. Salary Survey HRD Bacot 3.0
  4. https://www.pwc.com/id/en/media-centre/pwc-in-news/2023/indonesian/pwc-mayoritas-pekerja-di-indonesia-tak-lagi-wfh-pada-2023.html
ShareTweetPin
Gilang Oktaviana

Gilang Oktaviana

Penulis Konten SEO freelance sejak tahun 2021. Berpengalaman menulis dalam berbagai topik sesuai kebutuhan. Lebih tertarik di bidang digital marketing dan bisnis.

Related Posts

Apa itu pekerjaan UI UX designer?
Freelancing

Mengenal Pekerjaan UI UX Designer dan Prospek Kerjanya

13 May 2026

Pekerjaan UI UX Designer saat ini menjadi salah satu profesi yang banyak peminatnya, terutama...

Apa saja skill dan tugas yang perlu dimiliki seorang freelance content writer?
Freelancing

Freelance Content Writer: Definisi, Skill, dan Tugasnya

13 May 2026

Dalam era digital yang semakin berkembang, konten telah menjadi salah satu aspek paling penting...

Kenapa perlu tahu contoh iklan tidak efektif?
Freelancing

Freelance Copywriter: Pengertian, Tugas, dan Gajinya

25 June 2025

Seiring berkembangnya industri kreatif, profesi freelance copywriter semakin banyak dibutuhkan oleh perusahaan atau brand....

Apa itu kerja sampingan online?
Freelancing

9 Rekomendasi Kerja Sampingan Online, Raih Untung!

24 June 2025

Kerja sampingan online bisa menjadi pilihan yang tepat kalau kamu sedang mencari pendapatan tambahan....

Digitaloka

Conversations on digital marketing & freelancing.

Recent Article

  • TikTok Ads: Pengertian hingga Cara Pasangnya
  • Engagement adalah: Arti, Jenis, dan 5+ Cara Menghitungnya
  • Pengertian Google Analytics, Fungsi dan Cara Menggunakannya
  • About
  • Privacy Policy
  • Contact

© 2025 Digitaloka

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Digital Marketing
    • Digital Marketing Fundamental
    • Search Engine Optimisation
    • Search Engine Marketing
    • Social Media
    • Content Marketing
    • Email Marketing
    • Performance Marketing
    • Affiliate Marketing
    • E-Commerce
  • Freelancing

© 2025 Digitaloka