Dalam era digital yang semakin berkembang, strategi marketing khususnya iklan tidak hanya sebatas di pasang di berbagai platform. Konsumen semakin cerdas dan semakin skeptis terhadap iklan yang terlihat dipaksakan. Kamu sebagai pemilik bisnis perlu mengimplementasikan strategi baru yang lebih halus dan relevan dalam mempromosikan produk atau layanan bisnismu. Native ads adalah salah satu strategi yang bisa kamu gunakan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas definisi, jenis, kelebihan dan kekurangan, serta cara memasang native ads. Jadi, baca penjelasannya sampai selesai, ya!
Apa Itu Native Ads?
Native ads adalah bentuk iklan yang menyesuaikan dengan konten organik di platform tertentu sehingga terlihat alami dan tidak mengganggu pengalaman pengguna. Native ads ini mirip dengan konten asli di situs web atau aplikasi tempat mereka muncul, baik itu berupa artikel, video, atau gambar.
Tujuan dari native ads adalah untuk menyampaikan pesan iklan tanpa terlihat seperti iklan konvensional yang mencolok. Sebagai contoh, native ads untuk blog mungkin berbentuk artikel yang tersemat di antara postingan blog yang lain, sesuai dengan tema dan gaya penulisan blog tersebut.
Dalam konteks blog, native ads seringkali berbentuk artikel sponsor yang relevan dengan topik atau niche blog tersebut. Artikel ini biasanya ditulis oleh penulis yang bekerja sama dengan brand atau agen periklanan, tapi menyesuaikan dengan gaya dan tone yang khas dari blog tersebut. Mereka bisa membahas tentang produk atau layanan yang relevan dengan target audiens blog tersebut sehingga memberikan informasi yang berguna dan memperkenalkan brand kepada pembaca blog.
Dengan demikian, native ads untuk blog bisa menjadi strategi efektif untuk mempromosikan produk atau layanan secara lebih alami dan menghasilkan keterlibatan pembaca yang lebih besar.
Jenis Native Ads
Setelah memahami pengertiannya, kamu perlu mengetahui beberapa jenis-jenis native ads. Dengan mengetahui jenisnya, kamu bisa memilih native ads yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnismu. Berikut ini jenis-jenis native ads beserta penjelasannya.
Paid Search Ads
Paid search ads adalah iklan yang muncul di hasil pencarian mesin pencari seperti Google, Bing, atau Yahoo. Mereka biasanya terlihat seperti hasil pencarian organik, tetapi diberi label atau tanda khusus untuk menunjukkan bahwa mereka adalah iklan.
Paid search ads memungkinkan bisnis untuk menargetkan kata kunci tertentu dan menampilkan iklan mereka kepada pengguna yang mencari informasi terkait.
Promoted Listings
Promoted listings adalah iklan yang muncul di platform e-commerce atau marketplace seperti Amazon, eBay, atau Etsy. Mereka biasanya tampil di antara hasil pencarian produk atau di halaman produk tertentu.
Promoted listings memungkinkan penjual membayar iklan untuk meningkatkan exposure atau peringkat produk mereka dalam hasil pencarian. Hal ini dapat meningkatkan visibilitas dan peluang penjualan produk tersebut.
In-feed Units
In-feed units adalah jenis native ads yang muncul di konten platform media sosial atau situs web, seperti feed berita Facebook, Instagram, Twitter, atau LinkedIn. Iklan ini terlihat seperti konten organik lainnya, walaupun sebenarnya mereka adalah iklan yang menyisip di antara postingan lainnya. In-feed units ini dapat berupa teks, gambar, atau video dan terintegrasi dengan konten organik untuk terlihat lebih alami.
Sponsored Content
Sponsored content atau sering disebut juga advertorial adalah iklan yang berisi konten yang mendapatkan sponsor atau dana dari advertiser dengan tujuan mempromosikan produk, layanan, atau merek tertentu. Konten ini biasanya berbentuk artikel, video, atau posting blog yang relevan dengan platform tempat mereka tampil.
Sponsored content berupaya untuk menyatu secara alami dengan konten organik di platform tersebut sehingga terlihat lebih menarik bagi pengguna. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan informasi yang bermanfaat dan menarik bagi audiens sambil mempromosikan produk atau layanan advertiser.
Biasanya, sponsored content akan diberi label seperti “sponsored“, “promoted by“, atau label serupa untuk menunjukkan bahwa konten tersebut merupakan iklan.
Recommendation Widgets
Recommendation widgets adalah jenis iklan yang umumnya muncul di bawah artikel, di sidebar, atau di bagian bawah halaman suatu website. Mereka menampilkan rekomendasi konten atau produk yang relevan dengan minat atau perilaku pengguna berdasarkan algoritma atau data analisis.
Recommendation widgets ini menyajikan konten atau produk secara organik sehingga terlihat seperti bagian dari user experience (pengalaman pengguna) yang alami. Penggunaan recommendation widgets ini dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dan mendorong mereka untuk menjelajahi konten atau produk lebih lanjut.
Custom Ads
Custom ads adalah jenis iklan khusus untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi brand tertentu. Rancangannya khusus dengan gaya visual, pesan, dan layout yang konsisten dengan brand tersebut sehingga terintegrasi secara alami dengan konten di sekitarnya.
Keunggulan custom ads adalah fleksibilitas dalam menciptakan pengalaman iklan yang unik dan menarik sesuai dengan identitas merek dan tujuan pemasaran brand tersebut.
Dengan memilih native ads yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis, bisnis pun dapat mencapai target audiens mereka di berbagai platform dan mampu menyampaikan pesan iklan secara lebih alami dan menarik.
Baca Juga: Cara Membuat Google Ads Account untuk Menjalankan Iklan

Cara Pasang Native Ads
Pemasangan native ads merupakan proses yang melibatkan beberapa langkah penting untuk memastikan iklan tersebut dapat tampil dengan efektif dan efisien. Berikut adalah langkah-langkah pemasangan native ads yang perlu kamu ketahui.
Memilih Native Ads Platform
Langkah pertama adalah memilih platform native ads yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pemasaran bisnismu. Beberapa platform yang populer untuk memasang native ads termasuk Taboola, Outbrain, Google AdSense, dan Facebook Audience Network.
Setiap platform memiliki karakteristik dan fitur yang berbeda, jadi pastikan untuk memilih platform yang paling cocok dengan target audiens dan budget pemasaran bisnismu!
Daftar dan Buat Akun
Setelah memilih platform, langkah selanjutnya adalah mendaftar dan membuat akun. Proses pendaftaran biasanya melibatkan pengisian formulir online dan verifikasi identitasmu. Kamu perlu menyediakan informasi yang diperlukan seperti nama, alamat email, dan informasi pembayaran untuk mengatur akun milikmu.
Verifikasi Situs Web
Jika kamu adalah penerbit yang ingin menampilkan native ads di situs web milikmu, kamu perlu memverifikasi situs web milikmu dengan platform native ads. Verifikasi ini melibatkan peninjauan dan persetujuan situs web milikmu untuk memastikan bahwa telah mematuhi kebijakan platform. Biasanya, kamu perlu menempatkan kode verifikasi atau tag di situs webmu untuk memulai proses verifikasi.
Buat Kampanye Iklan
Setelah akunmu mendapatkan persetujuan dan situs web terverifikasi, kamu dapat mulai membuat kampanye iklan. Pembuatannya terdiri dari beberapa langkah, seperti mengisi detail iklan dengan judul, deskripsi, gambar, dan tautan. Pastikan kamu telah menyesuaikan native ads ini dengan target audiens dan tujuan kampanye bisnismu.
Mengatur Targeting
Umumnya, platform iklan akan menawarkan berbagai opsi targeting untuk membantu kamu mencapai target audiens yang tepat. Kamu dapat menargetkan berdasarkan demografi, minat, lokasi geografis, perilaku online, dan banyak lagi. Pastikan juga untuk menggunakan fitur targeting ini dengan bijak untuk meningkatkan efektivitas kampanye bisnismu.
Memantau dan Menganalisis Kinerja Native Ads
Setelah campaign berjalan, penting bagi kamu untuk terus memantau dan menganalisis kinerjanya. Kamu bisa menggunakan analytics tools yang tersedia di platform untuk melacak jumlah tayangan, klik, dan konversi.
Dengan memahami kinerja campaign iklan, kamu dapat mengidentifikasi area yang memerlukan peningkatan dan bisa membuat penyesuaian untuk meningkatkan hasil campaign iklan.
Kelebihan Native Ads
Inilah keuntungan atau kelebihan penggunaan native ads untuk suatu bisnis!
Meningkatkan CTR dan Konversi
Salah satu keunggulan dari native ads adalah mampu menampilkan hasil iklan yang lebih baik dalam hal tampilan, CTR, dan konversi. Bahkan, ada klaim yang menyatakan iklan ini dapat meningkatkan CTR hingga 5-10 kali lipat dibandingkan dengan push marketing atau pemasaran agresif.
Menarik Audiens dengan Lebih Baik
Karena formatnya menyesuaikan dengan konten organik, native ads ini tidak akan mengganggu audiens dan cenderung lebih menarik. Oleh karena itu, penggunaannya bisa lebih sesuai dengan kebutuhan pengunjung di berbagai platform, tanpa mengganggu konten utamanya.
Optimalisasi Iklan Sesuai Target
Native ads sering diarahkan secara kontekstual kepada audiens yang tertarik dengan konten yang ditampilkan. Sebagai contoh, merek kosmetik dapat memasang iklan di blog kecantikan, sedangkan merek olahraga mempromosikan produk mereka di video kebugaran.
Mampu Menjangkau Pasar Lebih Luas
Penggunaan native ads mampu memberikan keunggulan pada produk yang dipasarkan. Dengan menggunakan platform untuk menempatkannya, kamu sebagai pemilik bisnis dapat memperluas pangsa pasar sehingga bisa mencapai tujuan bisnismu.
Kekurangan Native Ads
Selain memiliki kelebihan, iklan ini juga memiliki beberapa kekurangan. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa kekurangan dari native ads.
Kesulitan dalam Mengukur Hasil
Karena memiliki sifat yang unik sehingga sulit untuk mengevaluasi apakah native ads sesuai untuk produk atau layanan yang ditawarkan suatu bisnis. Kamu sebagai pemilik bisnis perlu mencari tools dan metrik yang tepat untuk menilai kinerja native ads.
Pemilihan metrik ini tergantung pada tujuan campaign dan perilaku audiens. Beberapa metrik yang mungkin relevan adalah jumlah tampilan, durasi kunjungan ke situs web, seberapa jauh target audiens berinteraksi dengan kontenmu, Cost per Acquisition (CPA), dan Cost Through Rate (CTR).
Proses Pembuatan yang Memerlukan Waktu dan Kreativitas
Native ads akan lebih menarik jika menyesuaikan dengan konten asli sehingga proses pembuatannya memakan waktu dan memerlukan tingkat kreativitas yang tinggi.
Iklan yang tersaji harus alami dan menyesuaikan dengan konten sekitarnya. Selain itu, kamu juga perlu memastikan bahwa iklan memberikan nilai tambah secara langsung kepada audiens. Proses pembuatannya sering melibatkan berbagai tim profesional, meliputi tim marketing (pemasaran), copywriter, dan lain sebagainya.
Dipersepsikan sebagai Penipuan
Sebagai pengiklan, kamu tentu ingin menghindari kesan bahwa iklan yang kamu tampilkan tidak dianggap penipuan, bukan? Hal ini menjadi tantangan yang harus dipertimbangkan dengan serius. Kamu harus mampu menempatkan iklan secara tepat di antara konten asli tanpa menimbulkan kesan penipuan terhadap target audiensmu.
Baca Juga: Cara Melihat Iklan Kompetitor dengan Google Ads Transparency
3 Platform Native Ads Terbaik
Di antara berbagai platform native ads yang tersedia, MGID, Adsterra, dan Adcash adalah tiga platform yang sering dianggap sebagai platform terbaik. Berikut adalah penjelasan tentang ketiga platform tersebut.
MGID
MGID adalah salah satu platform yang menawarkan berbagai pilihan iklan konten dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengiklan. Platform ini memungkinkan pengiklan untuk menargetkan audiens mereka berdasarkan demografi, minat, dan perilaku sehingga target audiens akan tertarik dengan iklan disajikan.
MGID menawarkan berbagai format iklan, termasuk artikel sponsor, widget, dan konten yang direkomendasikan. Berbagai format iklan ini dapat disesuaikan dengan tampilan situs web atau aplikasi pengguna.
Salah satu keunggulan MGID adalah kemampuannya untuk memberikan traffic yang tinggi serta mampu mengukur dan menganalisis kinerja campaign secara lebih mendalam melalui dashboard analitiknya.
Adsterra
Adsterra adalah platform iklan digital yang menyediakan berbagai jenis iklan termasuk pop-under, display banner, dan native ads. Platform ini terkenal karena jaringan luasnya yang mencakup ribuan penerbit dan pengiklan di seluruh dunia sehingga memberikan akses ke target audiens yang sangat luas dan terdiversifikasi.
Adsterra menawarkan penargetan yang sangat spesifik dan memungkinkan pengiklan untuk menyesuaikan campaign sesuai dengan preferensi dan perilaku target audiensnya. Keunggulan lain dari Adsterra adalah kemampuannya untuk menyediakan solusi iklan yang terukur dan efisien, serta layanan pelanggan yang responsif dan berorientasi pada pengguna.
Adcash
Adcash adalah platform yang menyediakan berbagai format iklan, termasuk in-feed, in-article, dan in-app. Campaign iklan yang tampil dapat menyesuaikan dengan berbagai jenis konten dan platform.
Salah satu fitur unggulan Adcash adalah kemampuannya untuk menawarkan penargetan geografis yang sangat akurat sehingga memungkinkan pengiklan untuk menjangkau target audiens lokal atau global sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Adcash juga menawarkan berbagai opsi pembayaran dan model tarif yang fleksibel. Dari sinilah pengiklan mampu mengelola anggaran iklan dengan lebih efisien.
Selain itu, Adcash memiliki analytics tools dan pelaporan yang real time dan akurat. Oleh karena itu, pengiklan bisa melacak dan menganalisis kinerja kampanye mereka secara lebih detail dan bisa membuat perubahan yang diperlukan untuk meningkatkan hasil dari campaign-nya.
Contoh Native Ads
Contoh native ads dari Captain Morgan hasil publikasi dari Buzzfeed ini menonjol karena beberapa faktor kunci yang membuatnya sukses. Kampanye ini berhasil menarik perhatian pembaca dengan kalimat pembuka yang menarik.
Kemudian, penggunaan call to action yang jelas dan terintegrasi dengan baik pada artikel mengarahkan pembaca untuk berinteraksi lebih lanjut dengan merek tersebut, tanpa mengganggu pengalaman membaca mereka di platform Buzzfeed.

Hal penting lainnya adalah bahwa artikel tersebut tetap mempertahankan integritas dan gaya konten Buzzfeed yang khas sehingga tidak terasa seperti iklan yang terselip dengan paksa di antara konten organik. Dengan demikian, pengalaman pengguna tetap terjaga dan para pembaca dapat menerima brand message (pesan merek) dengan lebih terbuka.
Keberhasilan kampanye ini juga dapat dilihat dari tujuannya. Selain meningkatkan brand awareness (kesadaran merek), artikel-artikel Captain Morgan di Buzzfeed juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dengan cara menyisipkan pesan merek dalam format listicle yang sesuai dengan preferensi dan perilaku pembaca Buzzfeed.
Secara keseluruhan, contoh native ads dari Captain Morgan ini berhasil karena dapat menyampaikan pesan merek secara efektif, mempertahankan integritas platform tempat iklan tersebut tayang, dan mampu memberikan nilai tambah bagi pengalaman pembaca.
Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa native ads adalah strategi yang efektif dalam pemasaran digital karena mampu menyatu dengan konten organik, menciptakan pengalaman yang lebih alami bagi pengguna, serta meningkatkan keterlibatan audiens dan konversi.
Meskipun menawarkan beberapa keunggulan, kamu juga perlu memahami kekurangannya. Namun, dengan pemahaman yang mendalam dan penerapan strategi yang tepat, iklan ini tetap menjadi salah satu strategi dalam digital marketing.
Penting bagi kamu sebagai pemilik bisnis untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan tren dan preferensi pengguna. Hal ini untuk memastikan keberhasilan campaign ketika menggunakan native ads sebagai bagian dari strategi pemasaran bisnismu.
Referensi:
- https://www.nativeadvertisinginstitute.com/blog/types-of-native-advertising
- https://purwadhika.com/blog/native-advertising-adalah-fungsi-dan-penjelasannya
- https://www.adpushup.com/blog/7-best-examples-of-native-advertising/




