Sebagai seorang marketer, kamu pasti sudah memahami marketing mix 4P, tapi pernahkah kamu mendengar tentang marketing mix 7P? Dalam dunia pemasaran, terdapat sebuah konsep yang menjadi landasan bagi strategi-strategi perusahaan dalam mencapai tujuan penjualan mereka.
Banyak orang mengenal konsep tersebut sebagai “Marketing Mix“. Tetapi, apa sebenarnya marketing mix? Tujuan penerapan serta bagaimana stratgei tersebut dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Mari kita cari tahu lebih dalam!
Pengertian Marketing Mix 7P dalam Bisnis
Marketing mix adalah kombinasi dari berbagai elemen atau faktor yang menjadi pertimbangan bagi perusahaan atau suatu brand ketika merencanakan dan menjalankan strategi pemasaran mereka. Marketing mix memiliki istilah lain, yaitu bauran pemasaran.
Ini adalah suatu konsep hasil pemikiran dan pengembangan dari seorang pakar pemasaran bernama E. Jerome McCarthy pada tahun 1940-an. McCarthy menyatakan bahwa ada empat elemen utama dalam marketing mix, yang kemudian berkembang menjadi lima. Bahkan saat ini, menjadi lebih luas dengan tujuh elemen yakni marketing mix 7P yang sudah mendapatkan kontribusi oleh pakar lain.
Marketing mix 4P terdiri dari empat elemen penting, yaitu product, price, place , dan promotion. Lantas, apa saja elemen dalam marketing mix 7P? Inilah penjelasannya:
Product (Produk)
P yang pertama adalah product atau produk. Ini adalah barang atau jasa dari perusahaan atau brand kepada pelanggan. Produk dapat berupa barang fisik, seperti mobil atau pakaian, ataupun jasa seperti layanan konsultasi atau perawatan kesehatan.
Price (Harga)
P berikutnya adalah price atau harga. Harga adalah jumlah uang yang harus dibayar oleh pelanggan untuk memperoleh produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan atau brand. Penentuan harga sebaiknya memperhitungkan biaya produksi, margin keuntungan yang diinginkan, serta harga pesaing di pasar.
Place (Tempat)
Place atau tempat adalah saluran distribusi atau cara yang diterapkan agar produk bisa sampai ke tangan pelanggan. Meliputi pemilihan lokasi fisik toko atau kantor, serta saluran distribusi online atau melalui agen distribusi.
Promotion (Promosi)
Selanjutnya, ada promotion atau promosi. Ini adalah upaya untuk menginformasikan, mengedukasi, atau memengaruhi target pasar agar tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Promosi bisa salam bentuk online dan offline dengan berbagai cara, seperti iklan, promosi penjualan, dan berbagai kegiatan pemasaran lainnya.
People (Orang)
Salah satu P yang tidak ada di marketing mix 4P adalah people atau orang. Orang merujuk pada semua individu yang terlibat dalam proses penyampaian produk atau jasa kepada pelanggan. Mencakup karyawan perusahaan, agen penjualan dari brand, dan bahkan pelanggan sendiri.
Process (Proses)
P yang keenam adalah process atau proses. Proses adalah serangkaian langkah atau prosedur dari perusahaan atau brand untuk menyediakan produk atau jasa. Selain menyediakan atau membuat, proses juga merupakan langkah untuk menyampaikan produk atau jasa dengan efektif dan dilakukan secara tepat sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.
Physical Evidence (Bukti Fisik)
P yang terakhir dalam marketing mix 7P adalah physical evidence atau bukti fisik. Bukti fisik adalah semua elemen yang memberikan bukti atau kesan kepada pelanggan tentang kualitas produk atau jasa dari suatu brand. Ini dapat berupa desain kemasan, kualitas produk, atau tampilan toko fisik.
Jadi, secara lebih rinci, perbedaan antara marketing mix 4P dan marketing mix 7P adalah:
a. Marketing Mix 4P:
- Terdiri dari empat elemen utama, yaitu product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi).
- Perumusan pertamanya oleh E. Jerome McCarthy pada tahun 1940-an.
- Fokus pada elemen-elemen dasar yang terkait langsung dengan produk atau jasa, harga, distribusi, dan promosi.
b. Marketing Mix 7P:
- Meliputi tujuh elemen, yaitu empat elemen pada marketing mix 4P ditambah dengan elemen people (orang), process (proses), dan physical evidence (bukti fisik).
- Berkembang dari konsep 4P tentang aspek-aspek tambahan, seperti orang yang terlibat dalam proses, proses pelayanan, dan bukti fisik yang mempengaruhi persepsi pelanggan.
- Lebih komprehensif dan menyeluruh dalam mempertimbangkan semua aspek yang dapat memengaruhi keputusan pembelian dan pengalaman pelanggan.
Baca Juga: 7 Fungsi Pemasaran yang Perlu Dipahami Pebisnis
Tujuan Marketing Mix dalam Bisnis
Satu tujuan utama dari marketing mix adalah untuk menciptakan kombinasi yang optimal dari elemen-elemen ini sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan-tujuan pemasaran mereka. Hal ini dapat bervariasi tergantung pada strategi dan keadaan perusahaan.
Secara umum, beberapa tujuan marketing mix adalah:
- Untuk meningkatkan penjualan. Dengan merancang strategi marketing mix yang tepat pada setiap elemennya, perusahaan dapat meningkatkan penjualan produk atau jasa mereka.
- Meningkatkan brand awareness. Promosi yang efektif dan konsisten dapat membantu meningkatkan brand awareness di pasar, yang nantinya dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.
- Meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan memperhatikan elemen-elemen dalam marketing mix, perusahaan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan membangun hubungan jangka panjang dengan mereka.
- Meningkatkan competitive advantage. Penerapan elemen-elemen pemasaran yang tepat dapat menciptakan competitive advantage yang membedakan suatu brand dari kompetitornya.

Pengaruh Marketing Mix terhadap Keputusan Pembelian
Salah satu aspek yang paling menarik adalah dapat memengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Ketujuh elemen pada marketing mix saling terkait dan saling memengaruhi dalam membentuk persepsi pelanggan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan oleh suatu brand.
Inilah beberapa faktor terkait bagaimana pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian konsumen:
Produk
Kualitas dan fitur yang terdapat pada suatu produk dapat menjadi faktor utama dalam keputusan pembelian. Pelanggan cenderung memilih produk yang menawarkan nilai tambah dan dapat memenuhi kebutuhan atau keinginan mereka.
Harga
Ini merupakan salah satu faktor yang paling mudah dilihat oleh pelanggan dalam proses pengambilan keputusan. Penetapan harga yang terlalu tinggi dapat membuat pelanggan enggan untuk membeli, sedangkan adanya harga yang terlalu rendah dapat dianggap sebagai indikasi kualitas rendah.
Tempat
Ketersediaan produk atau jasa di lokasi yang nyaman atau mudah diakses dapat menjadi salah satu pengaruh marketing mix terhadap keputusan pembelian. Pelanggan cenderung lebih memilih produk yang mudah dijangkau daripada yang sulit diakses.
Promosi
Bentuk promosi yang menarik dan informatif dapat membantu meningkatkan kesadaran pelanggan tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Diskon, penawaran khusus, dan testimoni pelanggan dapat memengaruhi keputusan pembelian mereka.
Orang
Interaksi dengan karyawan atau agen penjualan dapat memiliki dampak besar pada keputusan pembelian. Pelayanan yang ramah dan kompeten dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.
Proses
Proses pembelian yang mudah dan efisien dapat membuat pengalaman berbelanja menjadi lebih menyenangkan bagi pelanggan. Hal tersebut dapat memperbesar peluang pembelian kembali (repeat order) di masa depan.
Bukti Fisik
Elemen-elemen seperti kemasan produk, desain toko, dan testimoni pelanggan dapat memberikan bukti yang kuat tentang kualitas produk atau jasa yang ditawarkan. Hal-hal tersebut tentunya dapat memengaruhi keputusan pembelian.
Macam-Macam Contoh Marketing Mix
Setelah memahami pengertian dan elemen-elemen yang terdapat pada marketing mix 7P, kamu juga perlu tahu berbagai contoh penerapan marketing mix. Berikut adalah beberapa contoh marketing mix untuk setiap elemennya:
Produk
- Smartphone dengan berbagai fitur tambahan, seperti kamera berkualitas tinggi, layar tahan gores, dan daya tahan baterai yang lebih lama.
- Layanan konsultasi keuangan yang mencakup perencanaan pensiun, investasi, dan manajemen kekayaan.
Harga
- Diskon besar-besaran pada produk pakaian di musim liburan.
- Penawaran paket berlangganan bulanan untuk aplikasi streaming musik dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dengan pembelian bulanan.
Tempat
- Supermarket yang terletak di pusat perbelanjaan yang ramai.
- Penjualan online melalui situs web perusahaan atau marketplace dengan sistem pengiriman langsung ke rumah pelanggan.
Promosi
- Iklan televisi yang menampilkan produk terbaru dengan promo beli satu gratis satu.
- Kontes media sosial dengan hadiah menarik untuk pelanggan yang berbagi pengalaman mereka dengan produk perusahaan.
Orang
- Karyawan toko pakaian yang ramah dan ahli dalam memberikan saran mode kepada pelanggan.
- Dokter gigi yang berpengalaman dan empati dalam memberikan perawatan kepada pasien.
Proses
- Proses pemesanan makanan cepat saji secara online dengan opsi pengiriman (delivery) atau pengambilan di toko (pick up)
- Proses pendaftaran yang mudah dan cepat untuk kursus online, dengan akses langsung ke materi pembelajaran setelah pembayaran.
Bukti Fisik
- Kemasan produk mewah dengan desain yang menarik dan material berkualitas tinggi.
- Desain toko yang modern dan bersih dengan tata letak yang intuitif untuk memudahkan pelanggan dalam menemukan produk yang mereka cari.
Dengan menggunakan kombinasi yang tepat dari berbagai contoh marketing mix ini, perusahaan atau brand dapat menciptakan strategi pemasaran yang efektif untuk memengaruhi keputusan pembelian pelanggan, sehingga secara otomatis dapat membantu mencapai tujuan bisnis mereka.
Strategi Marketing Mix 7P yang Tepat untuk Pemasaran Digital
Penerapan strategi marketing mix bisa pada marketing konvensional maupun pada digital marketing. Prinsip-prinsip dasar dari marketing mix, seperti pengelolaan produk, penetapan harga, distribusi, dan promosi, tetap relevan dalam kedua konteks tersebut, tapi, perbedaan lingkungan dan karakteristik antara marketing konvensional dan digital dapat memengaruhi cara penerapannya.
Dalam marketing konvensional, elemen-elemen marketing mix 7P seringnya dilakukan dengan berbagai kegiatan offline, misalnya dengan membuat iklan di media cetak, televisi, promosi di toko fisik, dan lain-lain.
Sedangkan, dalam penerapan marketing mix digital marketing, penerapan elemen-elemen tersebut cenderung dengan memanfaatkan berbagai platform online. Mulai dari situs web, media sosial, konten, email, dan lain-lain.
Berikut adalah beberapa penggambaran penerapan marketing mix digital marketing dari para marketer:
Produk
- Memperkenalkan produk atau layanan digital yang menarik dan relevan dengan kebutuhan pasar online.
- Mengembangkan fitur-fitur yang inovatif dan memastikan kualitas produk atau layanan tetap terjaga dalam lingkungan digital.
Harga
- Menentukan strategi penetapan harga yang tepat berdasarkan analisis pasar dan persaingan online.
- Menawarkan diskon atau promosi khusus yang hanya tersedia secara online untuk mendorong pembelian.
Tempat
- Membangun dan mengoptimalkan situs web untuk memberikan pengalaman belanja online yang lancar dan menyenangkan bagi pelanggan.
- Menyebarkan produk atau layanan melalui berbagai platform e-commerce dan jejaring sosial untuk meningkatkan jangkauan pasar.
Promosi
- Memanfaatkan Google Ads, Facebook Ads, atau Instagram Ads untuk meningkatkan brand awareness dan menarik pelanggan potensial.
- Melakukan kampanye email marketing yang terpersonalisasi untuk mempromosikan penawaran khusus dan membangun hubungan dengan pelanggan.
Orang
- Memastikan bahwa staf yang terlibat dalam layanan pelanggan online bersifat ramah, responsif, dan terlatih dalam teknologi digital.
- Membangun komunitas online aktif di sekitar brand, dengan memanfaatkan kolaborasi dengan influencer atau pengguna yang berpengaruh dalam industri tertentu.
Proses
- Mengoptimalkan proses pembelian online dengan cepat, mudah, dan aman bagi pelanggan.
- Menggunakan teknologi seperti chatbots atau sistem otomatisasi, tujuannya untuk meningkatkan efisiensi dalam penanganan permintaan pelanggan dan proses layanan.
Bukti Fisik
- Memperhatikan desain dan tampilan situs web serta konten visual untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap brand.
- Memberikan ulasan pelanggan, testimoni, atau studi kasus yang menunjukkan kepuasan pelanggan sebagai bukti kredibilitas dan kualitas produk atau layanan.
Dengan menerapkan strategi marketing mix 7P secara efektif dalam digital marketing, perusahaan atau brand dapat menciptakan pengalaman online yang positif bagi pelanggan. Ini termasuk meningkatkan interaksi dan keterlibatan serta mencapai tujuan pemasaran mereka dalam lingkungan digital yang semakin kompetitif.
Baca Juga: Apa Itu STP Marketing? Ini Cara Membuat dan Contohnya!
Penutup
Marketing mix 7P adalah konsep yang kuat dalam dunia pemasaran yang dapat membantu perusahaan atau brand mencapai tujuan-tujuan pemasaran mereka. Dengan memperhatikan elemen-elemen seperti produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik, kamu dapat menciptakan kombinasi yang optimal untuk memengaruhi keputusan pembelian konsumen.
Sehingga, marketing mix bukanlah sekadar konsep teoritis, melainkan juga merupakan alat yang sangat berguna dalam merencanakan dan menjalankan strategi pemasaran yang sukses.
Referensi:
https://majoo.id/solusi/detail/strategi-pemasaran-4p
https://www.jagoanhosting.com/blog/marketing-mix-7p/
https://www.mokapos.com/blog/marketing-mix-7p




