Endorse adalah salah satu strategi pemasaran yang banyak ditemui di masyarakat. Endorse atau endorsement menjadi metode pemasaran yang banyak diminati karena dinilai mampu menarik perhatian masyarakat, serta meningkatkan persentase penjualan produk mereka.
Meski terbilang efektif, tentu perusahaan perlu mencari tahu terlebih dahulu, apakah metode pemasaran yang satu ini juga efektif jika digunakan oleh perusahaan tersebut.
Pengertian Endorse
Lantas, apa itu endorse? Endorse adalah istilah yang populer di dalam dunia pemasaran. Endorse umumnya digunakan untuk memasarkan dan mempromosikan produk atau jasa menggunakan pihak ketiga, seperti selebritas, musisi, atlet, atau tokoh lain yang berpengaruh di masyarakat.
Dilansir dari The Economic Times, endorsement atau endorse adalah suatu bentuk pemasaran yang menggunakan bantuan tokoh atau selebritas yang mempunyai kepercayaan, pengakuan, kesadaran tingkat tinggi, hingga rasa hormat dari kalangan masyarakat.
Setiap tokoh ataupun selebritas yang dipilih untuk menerima endorse akan bertanggung jawab untuk mempromosikan produk atau layanan dari perusahaan yang memberikan endorse.
Sudah banyak yang membuktikan bahwa penggunaan endorse dalam memasarkan sebuah produk atau jasa, terbukti ampuh untuk meningkatkan penjualan serta brand awareness.
Oleh sebab itu, tak heran jika banyak perusahaan mau menggelontorkan biaya yang besar, demi mendapatkan pihak-pihak yang bisa membantu mempromosikan produk mereka.
Baca Juga: Intip Cara Endorse Selebgram untuk Bisnis!
Jenis-Jenis Endorse
Secara umum, endorse atau endorsement terbagi menjadi dua macam, yakni endorsement berbayar dan endorsement tidak berbayar. Berikut informasi lengkapnya:
Endorsement Berbayar
Endorsement berbayar merupakan jenis endorsement yang membutuhkan biaya dan kontrak eksklusif untuk melakukannya.
Nantinya, perusahaan dan pihak lain yang dipilih untuk menerima endorse akan melakukan perjanjian, dalam rangka mempromosikan produk atau jasa dari perusahaan tersebut.
Dalam perjanjian yang dibuat, terdapat informasi mengenai hak dan kewajiban yang mesti dipenuhi kedua belah pihak.
Pihak yang menerima endorse akan diberikan bayaran dengan sejumlah uang yang telah disepakati sebelumnya. Kemudian, perusahaan mengirimkan produk atau memberikan layanan jasa untuk bisa dicoba terlebih dahulu sebelum dipromosikan oleh pihak tersebut.
Endorsement Tidak Berbayar
Sementara itu, sesuai dengan namanya, endorsement tidak berbayar tidak membutuhkan biaya untuk membayar pihak yang membantu mempromosikan barang atau jasa perusahaan.
Jenis endorse yang satu ini juga kerap disebut dengan iklan gratis, sehingga pihak yang mempromosikan produk atau jasa ini tidak memiliki hak dan kewajiban khusus yang mesti dipenuhi.
Pihak yang membantu memasarkan produk ini bisa dengan bebas mengulas dan menyebarkan informasi terkait produk, tanpa terikat perjanjian maupun batasan waktu.

Tujuan dan Manfaat Endorse
Lantas, apa saja tujuan dan manfaat endorse? Seperti yang sudah kita ketahui, proses endorsement bertujuan untuk menarik perhatian dari calon konsumen yang nantinya dapat memengaruhi peningkatan penjualan produk atau jasa tersebut.
Tidak cukup sampai di situ, ada banyak manfaat yang akan didapatkan baik bagi perusahaan maupun pihak yang mendapatkan endorse. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan:
-
Meningkatkan Kredibilitas
Manfaat yang pertama adalah endorse dapat membantu meningkatkan kredibilitas perusahaan. Dengan adanya endorsement, orang yang memercayai produk perusahaan akan semakin banyak.
Hal ini tak lepas dari peran tokoh yang dipilih untuk menerima endorse. Pasalnya, calon konsumen akan lebih banyak mencari produk sesuai dengan kebutuhan mereka, serta produk-produk yang lebih kredibel atau tepercaya.
-
Membangun Awareness
Selanjutnya, endorsement juga bisa membantu membangun awareness terhadap brand atau perusahaan.
Semakin banyak orang yang melihat, mengenal, serta mencari produk atau jasa tersebut, semakin tinggi pula brand awareness masyarakat terhadap produk dari perusahaan tersebut.
-
Membuka Target Pasar Baru
Manfaat lain dari adanya endorsement adalah membuka peluang perusahaan untuk menjangkau target pasar dan demografi yang baru. Setiap tokoh atau pihak yang diajak bekerja sama, biasanya memiliki jangkauannya masing-masing.
Jika perusahaan bisa mengoptimalkan bentuk pemasaran ini, bukan tidak mungkin perusahaan bisa menjangkau target pasar yang belum terjangkau sebelumnya.
Baca Juga: Paid Promote adalah: Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya
Kelebihan Endorse
Setelah mengetahui tujuan dan manfaat dari endorse, kamu juga harus memahami apa saja kelebihan dan kekurangan endorse ini. Adapun kelebihan yang bisa didapatkan perusahaan adalah sebagai berikut:
-
Membuat brand lebih menonjol
Salah satu kelebihan dari penggunaan endorse adalah dapat membuat brand menjadi lebih menonjol. Biasanya, tokoh yang mendapatkan endorse akan membandingkan produk tersebut dengan produk dari kompetitor.
Oleh sebab itu, masyarakat yang melihat produk yang di-review akan lebih mudah mengingatnya dibandingkan dengan produk lain yang sejenis.
-
Jangkauan pasar lebih luas
Tak hanya itu, perusahaan yang memanfaatkan endorse akan dengan mudah mendapatkan peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Terlebih jika tokoh yang diberikan endorse memiliki jumlah followers yang banyak atau dikenal oleh masyarakat luas.
- Meningkatkan pengikut dan penjualan
Sebagian besar tokoh yang diberikan endorse pasti memiliki pengikut yang banyak. Biasanya, mereka akan cenderung mengikuti gaya dan pilihan produk yang tokoh tersebut gunakan.
Hal ini tentunya dapat membuat permintaan dari produk yang tokoh tersebut promosikan juga ikut meningkat.
Salah satu contoh endorse adalah ketika public figure yang diajak bekerja sama untuk mempromosikan sebuah produk kecantikan, maka produk kecantikan tersebut bisa disukai oleh para pengikutnya.
Bahkan, penjualan dari produk kecantikan yang dipromosikan bisa meningkat, seiring banyaknya masyarakat yang memercayai apa yang digunakan oleh tokoh tersebut.
-
Biaya lebih terjangkau
Endorsement bisa menjadi salah satu media promosi yang lebih terjangkau. Pasalnya, perusahaan bisa menemukan tokoh atau public figure yang menawarkan jasa endorsement, dengan biaya yang lebih murah atau bahkan gratis.
Kekurangan Endorse
Selain kelebihan-kelebihan di atas, tentu kamu juga perlu mengetahui bahwa konsep endorsement juga memiliki kekurangan.
-
Tidak bisa bertahan lama
Umumnya, jenis promosi yang memanfaatkan jasa endorse tidak bisa bertahan lama, seperti halnya jenis promosi lainnya. Apabila perusahaan menginginkan produknya bertahan lama, mereka perlu membayar lebih kepada tokoh yang mereka endorse.
-
Tidak dapat dipantau
Apabila perusahaan menggunakan metode endorsement dalam pemasarannya, perusahaan tidak bisa memantau engagement rate-nya secara langsung. Sebab, media promosi yang digunakan pada metode ini adalah milik tokoh atau public figure tersebut.
-
Tarif antar influencer berbeda
Kekurangan endorsement yang terakhir adalah adanya perbedaan tarif antara satu influencer dengan influencer lainnya. Biasanya, biaya yang dikeluarkan akan menjadi lebih tinggi saat perusahaan menggunakan tokoh yang mampu mencapai engagement rate yang tinggi.
Baca Juga: Apa Itu Content Creator? Tugas hingga Skill yang Harus Dimiliki
Cara Mendapatkan Endorse
Bagi perusahaan yang ingin menawarkan kerja sama endorsement kepada public figure atau tokoh-tokoh tertentu, ada beberapa cara meminta endorsement yang bisa kamu lakukan, di antaranya:
-
Riset tokoh atau public figure
Tahap yang pertama adalah melakukan riset pada tokoh atau public figure yang kamu inginkan. Kamu bisa membuat list tokoh potensial yang bisa kamu ajak bekerja sama. Pastikan rate card yang mereka miliki sesuai dengan budget perusahaan.
-
Mengajukan penawaran
Setelah menentukan tokoh yang akan dipilih, ajukan penawaran kerja sama dengan perusahaan. Jangan lupa untuk menyampaikan informasi mengenai produk endorsement yang akan diberikan.
-
Negosiasikan rate card
Lakukan negosiasi pada rate card yang tokoh tersebut berikan. Pastikan jumlahnya sesuai dengan kemampuan perusahaan. Diskusikan pula hal lainnya yang menyangkut kerja sama ini, misalnya jangka waktu, fasilitas yang diterima, dan lain sebagainya.
-
Membuat surat perjanjian
Apabila pengajuan kerja sama ini diterima, buat surat perjanjian yang berisi kesepakatan tertulis di antara kedua belah pihak. Dengan begitu, kerja sama yang dilakukan akan lebih terjaga dan terjamin.
-
Briefing tokoh yang diajak kerja sama
Langkah selanjutnya adalah mempersiapkan materi briefing untuk diberikan kepada pihak yang diajak bekerja sama.
-
Lakukan evaluasi performa
Terakhir, lakukan evaluasi pada konten endorsement yang kamu lakukan. Proses evaluasi bisa berbeda-beda, tergantung dengan kebijakan perusahaan atau perjanjian yang telah ditentukan sebelumnya.
Penutup
Setelah mengetahui pengertian, kelebihan, kekurangan, serta cara endorse yang tepat, apakah perusahaan kamu cocok dengan metode pemasaran yang satu ini?
Jika melihat perkembangan teknologi yang makin maju seperti saat ini, endorsement dirasa tetap menjadi salah satu metode pemasaran yang paling banyak digunakan. Pasalnya, dukungan endorsement seperti ini akan sangat memengaruhi daya tarik pengguna di media sosial.
Ketika masyarakat melihat tokoh yang mereka gemari menggunakan sebuah produk, mereka akan cenderung mengikuti pilihan tokoh idolanya tersebut. Hal ini tentunya akan memengaruhi daya beli masyarakat, sehingga mereka akan ikut menggunakan produk yang sama.
Tak heran apabila hingga saat ini, metode endorsement menjadi strategi bisnis yang masih sering digunakan.
Akan tetapi, sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan metode ini, pastikan perusahaanmu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari penggunaan metode endorsement ini. Dengan begitu, perusahaan bisa meminimalisir kerugian saat metode ini tidak memberikan hasil sesuai yang diharapkan.
Referensi:
- https://majoo.id/solusi/detail/pengertian-endorse
- https://glints.com/id/lowongan/endorse-adalah/
- https://appsensi.com/endorse-adalah/
- https://www.ocbc.id/id/article/2021/05/05/endorsement-adalah




