Mobile marketing adalah strategi pemasaran yang semakin populer di era digital saat ini, saat hampir setiap orang memiliki perangkat seluler. Dengan akses yang mudah dan penggunaan yang luas, jenis marketing ini menawarkan peluang besar bagi bisnis untuk menjangkau pelanggan dengan cara yang lebih personal dan efektif.
Adanya pertumbuhan yang pesat dari penggunaan smartphone, pola perilaku dalam mengakses internet juga telah mengalami perubahan signifikan. Saat ini, mayoritas pengguna internet mengandalkan smartphone mereka untuk mengakses konten online.
Dari sini, tidak mengherankan bahwa sebagian besar marketer mulai berfokus pada strategi mobile marketing. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan mobile marketing dan bagaimana cara kerja strategi ini? Mari kita telusuri lebih lanjut penjelasannya di artikel ini!
Definisi Mobile Marketing
Mobile marketing adalah upaya mempromosikan produk atau layanan menggunakan perangkat seluler seperti smartphone dan tablet. Dengan berbagai saluran seperti situs web, email, Short Message Service (SMS), Multimedia Message Service (MMS), media sosial, dan aplikasi, pengguna dapat dengan mudah mengakses campaign yang telah bisnis buat.
Kini, mobile marketing menjadi semakin penting, karena mendorong bisnis untuk menyesuaikan strategi pemasaran mereka agar sesuai dengan preferensi pelanggan. Adanya kemajuan teknologi, tentunya akan memudahkan strategi mobile marketing untuk menarik perhatian pelanggan.
Dalam menerapkan mobile marketing, bisnis harus mempertimbangkan beberapa aspek. Mulai dari iklan berbayar per klik atau Pay per Click (PPC), Search Engine Optimization (SEO), pemasaran konten, sampai dengan pemasaran media sosial.
Untuk memastikan kesuksesan mobile marketing campaign, penting untuk memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan ketika menciptakan konten pemasaran yang disesuaikan untuk berbagai platform komunikasi.
Manfaat Mobile Marketing untuk Bisnis
Berikut adalah manfaat yang akan kamu atau bisnismu nikmati ketika menggunakan mobile marketing yang diterapkan dengan tepat.
Menargetkan Audiens dengan Lebih Luas
Mobile marketing memungkinkan bisnis untuk menjangkau audiens yang lebih luas daripada menggunakan metode pemasaran konvensional. Dengan jumlah pengguna smartphone yang terus meningkat, pesan promosi dapat tersampaikan kepada lebih banyak orang secara efektif melalui saluran seperti aplikasi, social media, dan mobile search. Hal ini memungkinkan bisnis untuk meningkatkan visibilitas mereka dan mencapai target pasar yang lebih luas.
Mendatangkan Leads Melalui Mobile Search
Penggunaan mobile search semakin populer di kalangan konsumen yang mencari informasi produk atau layanan. Dengan strategi pemasaran yang tepat, bisnis dapat menarik perhatian calon pelanggan potensial melalui hasil pencarian mobile. Pengoptimalan konten mobile dapat menghasilkan leads berkualitas tinggi yang dapat dikonversi menjadi pelanggan.
Mendatangkan Lebih Banyak Transaksi
Keuntungan mobile marketing lainnya yaitu bisnis dapat mengoptimalkan pengalaman pengguna untuk meningkatkan konversi dan mendatangkan lebih banyak transaksi. Mengoptimalkan penggunaan iklan berbasis lokasi dan pengalaman pengguna untuk perangkat seluler dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen dan mendorong penjualan.
Meningkatkan Peringkat Website di Search Engine
Dengan pengoptimalan Search Engine Optimization (SEO) untuk perangkat seluler, seperti mobile responsiveness (perangkat seluler yang responsif) dan page load speed (kecepatan muat halaman), bisnis dapat meningkatkan peringkat website mereka di hasil pencarian mobile.
Hal ini dapat meningkatkan visibilitas online mereka dan menarik lebih banyak traffic organik, yang pada gilirannya dapat menghasilkan lebih banyak prospek dan penjualan.
Mudah dan Cepat Dieksekusi
Mobile marketing strategy dapat menciptakan dan menyesuaikan kampanye dengan lebih cepat dan lebih efisien daripada metode pemasaran konvensional. Dengan adanya platform iklan yang penerapannya mudah dan analisis yang mendalam, bisnis dapat merespons tren pasar dan perubahan kebutuhan pelanggan dengan lebih fleksibel.
Kompetisi Niche Market yang Kecil
Dalam kompetisi niche market yang kecil, mobile marketing dapat membantu bisnis untuk menawarkan pengalaman pengguna yang lebih menarik. Dengan memanfaatkan targeting yang tepat dan konten yang relevan, bisnis dapat membangun loyalitas pelanggan dan menguasai pangsa pasar mereka, meskipun dalam lingkup pasar yang terbatas.
Dengan memahami manfaat-manfaat tersebut dan mengimplementasikan strategi mobile marketing yang sesuai, bisnismu dapat meningkatkan visibilitas, mencapai target pasar yang lebih luas, dan mengoptimalkan konversi untuk pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Baca Juga: Apa Itu Search Intent? Pengertian dan Cara Mengoptimalkannya

Apa Saja Jenis-Jenis Mobile Marketing?
Umumnya, terdapat beberapa jenis strategi mobile marketing yang berbeda. Setiap merek atau perusahaan biasanya memilih jenis strategi yang sesuai dengan target konsumen mereka. Berikut adalah beberapa jenis mobile marketing yang bisa kamu gunakan, ya.
SMS/MMS Marketing
SMS atau Short Message Service adalah salah satu bentuk awal dari konsep pemasaran melalui mobile. Meskipun teknik ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu, masih banyak brand dan bisnis yang menggunakannya.
Keunggulan utama dari jenis mobile marketing strategy ini adalah mampu menjangkau target konsumen secara langsung dan personal. Contohnya adalah pengiriman pesan SMS yang berisi penawaran produk atau layanan tertentu kepada pengguna perangkat mobile.
Search Ads
Strategi mobile marketing satu ini menggunakan hasil penelusuran mesin pencari sebagai media iklannya. Misalnya, ketika pengguna melakukan pencarian menggunakan kata kunci tertentu di Google, iklan terkait akan muncul di bagian atas halaman hasil pencarian atau Search Engine Result Page (SERP).
Hasil pencarian ini merupakan bentuk dari iklan penelusuran atau search ads. Platform seperti Google Ads menyediakan layanan ini untuk marketer atau pemilik bisnis yang ingin menjangkau target audiens melalui pencarian online.
App-Based Marketing
Salah satu strategi mobile marketing yaitu menggunakan aplikasi dari pihak ketiga sebagai platform promosi. Dengan kata lain, iklan atau kampanye akan ditampilkan di dalam aplikasi tersebut. Contoh dari mobile marketing ini dapat ditemukan di Google Play Store, di mana banyak aplikasi yang menampilkan iklan dari pihak ketiga.
Location-Based Marketing
Jenis mobile marketing ini mengandalkan lokasi dari perangkat seluler pengguna sebagai dasar promosi. Informasi lokasi ini biasanya diperoleh oleh marketer saat pengguna mengunduh aplikasi di perangkat mereka dan memberikan izin akses lokasi.
Sebagai contoh, aplikasi Gojek meminta izin akses lokasi pengguna untuk menyediakan layanan yang lebih tepat. Melalui akses ini, pemasar dapat mengarahkan kampanye mereka berdasarkan lokasi pengguna.
In-Games Marketing
Seperti namanya, strategi ini memanfaatkan game sebagai media untuk beriklan. Biasanya, iklan berupa gambar atau video akan muncul di dalam permainan yang diinstal di perangkat mobile pengguna. Misalnya, ketika sedang kamu sedang memainkan sebuah game di perangkat selulermu, mungkin akan muncul iklan video tentang game lain.
QR Codes Marketing
Quick Responses Code (QR Code) adalah kode unik yang dapat dipindai menggunakan kamera perangkat seluler. Saat dipindai, pengguna akan diarahkan ke suatu halaman atau situs. Strategi ini semakin populer karena fleksibilitasnya. QR code dapat dipromosikan di berbagai media, baik offline maupun online.
Dengan strategi pemasaran berbasis QR Code ini, kamu dapat mempromosikan QR code situs bisnismu di mana saja, mulai dari media promosi offline seperti papan reklame, brosur, dan surat kabar, hingga media promosi online seperti media sosial dan iklan online.
Cara Kerja Mobile Marketing
Dalam memahami mobile marketing, beberapa orang mungkin menganggapnya sebagai strategi yang sederhana. Kenyataannya, hal tersebut jauh dari sederhana. Untuk menjalankan strategi ini dengan efektif, para marketer atau kamu sebagai pemilik bisnis harus melakukan riset dan perencanaan yang matang sebelum meluncurkan campaign. Berikut ini cara kerja mobile marketing yang bisa perlu kamu pahami.
Melakukan Riset Target Konsumen
Tahap pertama dalam proses kerja strategi mobile marketing adalah melakukan riset target konsumen yang sesuai dengan karakteristik bisnis atau produk yang dipasarkan. Kamu perlu mengumpulkan informasi demografis yang spesifik tentang target konsumenmu, seperti kebutuhan mereka, situs web yang sering mereka kunjungi, dan aplikasi yang mereka gunakan. Informasi ini penting untuk membantu dalam pembuatan campaign atau iklan yang efektif.
Merancang dan Membuat Campaign yang Mobile Friendly
Langkah berikutnya adalah merancang dan membuat kampanye yang mobile friendly. Hal ini berarti menyajikan konten dan iklan yang responsif dan mudah diakses melalui perangkat mobile. Dengan demikian, pengguna akan merasa nyaman saat melihat kampanye yang disajikan sehingga meningkatkan peluang interaksi dan respons dari mereka.
Melakukan Pemasaran Berbasis Lokasi
Salah satu strategi yang sangat efektif untuk mengurangi tingkat bounce rate dari suatu halaman pada situs web bisnis adalah menyajikan konten yang sesuai dengan kebutuhan dan lokasi target konsumen.
Untuk mencapainya, kamu memanfaatkan berbagai tools seperti Google Trends, GPS, dan Google Local Inventory untuk melakukan riset lokasi target konsumen. Dengan mendapatkan informasi dari penggunaan tools ini, kamu dapat membuat kampanye yang lebih relevan dengan lokasi dan kebutuhan target konsumenmu.
Mempertimbangkan Fitur Unik di Perangkat Seluler dan Tren Konten
Cara kerja mobile marketing selanjutnya adalah mempertimbangkan penggunaan fitur unik yang ada pada perangkat seluler. Jadi, kamu perlu membuat campaign yang responsif dan fleksibel untuk perangkat seluler sehingga pengguna dapat memiliki pengalaman yang optimal saat berinteraksi dengan konten atau kampanye yang kamu sajikan.
Sebagai contoh, kamu bisa menyajikan kampanye video yang dapat diputar ulang daripada iklan yang pengguna tidak dapat melewatkannya begitu saja. Dengan cara ini, target konsumen bisa lebih memperhatikan detail campaign di dalam video.
Selain memanfaatkan fitur-fitur unik dari perangkat seluler, penting juga bagi kamu untuk memperhatikan tren konten yang sedang diminati oleh target konsumen. Misalnya, pengguna media sosial seperti Twitter lebih cenderung menyukai konten berupa video dan gambar meme daripada tulisan panjang. Dengan memperhatikan tren ini, kamu dapat membuat kampanye yang lebih menarik dan sesuai dengan preferensi pengguna, ya.
Baca Juga: 7 Alasan Konten Viral Penting dalam Strategi Pemasaran Digital
Contoh Mobile Marketing Brand Besar
Agar kamu lebih memahami tentang strategi mobile marketing ini, berikut ini terdapat contoh mobile marketing dari beberapa brand besar.
Berikut adalah dua contoh kampanye pemasaran melalui mobile yang berhasil dilakukan oleh merek-merek terkenal:
Pond’s
Pond’s adalah sebuah merek perawatan kulit dan berkolaborasi dengan InMobi untuk menciptakan iklan interaktif untuk salah satu produk perawatan jerawat mereka. Dalam iklan ini, kamera ponsel pengguna digunakan untuk mengenali fitur wajah mereka dan menampilkan area-area wajah yang rentan terhadap jerawat.
Tanpa memerlukan download tambahan atau kunjungan ke situs web lain, iklan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada pengguna dan mengedukasi mereka tentang produk perawatan jerawat Pond’s.
Samsung
Dalam peluncuran ponsel Galaxy S6, Samsung mengembangkan iklan yang interaktif. Iklan tersebut menampilkan unit iklan seluler yang secara real-time dapat mengidentifikasi tingkat baterai pengguna dan menawarkan solusi langsung. Ketika tingkat baterai rendah, iklan menyoroti kemampuan “pengisian daya super cepat” dari ponsel baru tersebut sehingga mendorong pengguna untuk mempertimbangkan upgrade ke produk Samsung terbaru tersebut.
Nissan
Nissan menciptakan iklan “Evil Snowman” untuk mempromosikan Sport Utility Vehicle (SUV) mereka, Rogue. Dalam iklan ini, SUV Rogue berhadapan dengan sekelompok manusia salju yang jahat dalam sebuah video kreatif.
Selain itu, iklan ini juga menawarkan pengalaman interaktif dengan menyediakan hotspot di layar agar pengguna dapat langsung menyentuhkan. Melalui hotspot tersebut, pengguna dapat mempelajari lebih lanjut tentang fitur-fitur SUV, seperti kinerja di musim salju dan keamanan berkendara.
Campaign ini membantu menyampaikan pesan pemasaran secara lebih langsung dan menyeluruh kepada audiens potensial tentang keunggulan SUV Rogue dalam berbagai kondisi.
Kesimpulan
Mobile marketing telah menjadi salah satu strategi pemasaran yang paling efektif dalam menghadapi era digital yang terus berkembang. Dengan kemampuannya untuk menjangkau konsumen lebih luas serta memberikan manfaat lain bagi bisnis, mobile marketing menjadi strategi pemasaran modern yang sukses.
Melalui strategi yang tepat dan penerapan teknologi yang inovatif, mobile marketing tidak hanya memungkinkan interaksi yang lebih personal dengan konsumen, tetapi juga memperluas jangkauan bisnis secara signifikan.
Untuk mencapai kesuksesan mobile marketing strategy, kamu perlu memahami perilaku konsumen, merancang konten yang responsif, dan terus memantau tren pasar. Dengan demikian, kamu dapat mengoptimalkan strategi mobile marketing dan memperkuat posisi bisnismu di dalam pasar yang semakin kompetitif.
Referensi:
- https://www.investopedia.com/terms/m/mobile-marketing.asp
- https://qontak.com/blog/mobile-marketing/
- https://majoo.id/solusi/detail/strategi-mobile-marketing




