Evergreen content adalah jenis konten yang selalu relevan dan menarik bagi pembaca, tidak terikat oleh waktu atau tren sesaat. Konten ini memiliki umur panjang karena informasinya tetap bermanfaat dan dapat diakses kapan saja tanpa kehilangan nilainya. Tahukah kamu bahwa konten evergreen berkaitan dengan peningkatan jumlah pengunjung di situs web?
Kenaikan jumlah pengunjung pada halaman konten sebuah situs web memiliki dampak besar terhadap jumlah traffic. Kualitas konten, baik berupa informasi maupun jenis konten lainnya, sangat memengaruhi jumlah traffic pada sebuah web. Banyak konten digital marketing yang mengikuti tren viral untuk meningkatkan traffic, tapi seringkali konten semacam itu cepat kehilangan daya tarik dan pengunjung kehilangan minat untuk mengunjungi situs web.
Oleh karena itu, penting bagi pengelola konten untuk mempelajari strategi yang tepat untuk meningkatkan jumlah traffic dalam jangka waktu yang panjang. Konten yang menarik perhatian pengunjung tetapi juga memiliki nilai manfaat yang berkelanjutan sering disebut sebagai evergreen content. Apa sebenarnya evergreen content ini dan bagaimana cara membuatnya? Penjelasan lebih lengkapnya akan disajikan di artikel ini!
Apa Itu Evergreen Content?
Evergreen content adalah topik atau informasi yang tetap relevan dalam jangka waktu yang panjang. Konten semacam ini biasanya timeless atau tidak terbatas oleh waktu. Tapi, beberapa konten evergreen juga tetap membutuhkan pembaruan sesuai dengan perubahan zaman untuk tetap memberikan manfaat dan menjaga aliran traffic di sebuah website.
Konten evergreen memiliki sifat yang berlawanan dengan konten yang sedang tren, kontroversial, viral, atau berita gosip. Meskipun konten yang sedang tren, terutama jika disajikan dengan judul yang kontroversial atau bersifat clickbait, mungkin akan menarik banyak traffic, seringnya umur konten tersebut cenderung singkat. Setelah tren mereda, traffic pada website pun cenderung menurun, bahkan bisa sampai tidak ada kunjungan pembaca sama sekali.
Baca Juga: 7 Alasan Konten Viral Penting dalam Strategi Pemasaran Digital
Manfaat Evergreen Content
Terdapat banyak manfaat bagi sebuah website yang memiliki konten evergreen. Beberapa manfaat tersebut, antara lain:
Sumber Backlink Organik
Evergreen content yang berkualitas dan pembaca menyukainya, tentunya konten tersebut akan menjadi sumber referensi bagi mereka. Pembaca yang terbantu akan dengan senang hati merekomendasikan konten tersebut kepada orang lain sehingga menjadi sumber backlink organik.
Traffic Situs Web Tetap Tinggi
Salah satu kekuatan konten evergreen yaitu menjaga website tetap ramai dengan pembaca setia yang mencari solusi atas berbagai masalah. Ini menjaga traffic website terjaga dan bahkan bisa meningkat dari waktu ke waktu. Dengan mengintegrasikan tambahan channel seperti YouTube atau podcast juga bisa menjadi strategi tambahan untuk mendapatkan lebih banyak pengunjung.
Meningkatkan Search Engine Optimization (SEO)
Evergreen content memiliki keunggulan dalam meningkatkan SEO dan visibilitas website di mesin pencari. Pasalnya, mesin pencari seperti Google akan menyukai konten yang berkualitas dan memberikan informasi bermanfaat kepada pembaca. Dengan menyediakan konten evergreen yang relevan dan bermanfaat, peringkat website akan meningkat di hasil pencarian organik.
Berdampak Positif Terhadap Branding
Konten evergreen yang relevan dan bermanfaat dapat membangun brand image (citra merek) yang kuat dan meningkatkan persepsi audiens terhadap suatu brand. Konten yang konsisten dengan nilai-nilai dan karakter merek tertentu dapat memperkuat identitas merek sehingga menciptakan pengalaman yang lebih mendalam bagi audiens.
Dengan menyediakan konten yang berkelanjutan dan bernilai, kamu dapat membangun kepercayaan dan kesetiaan pelanggan, meningkatkan brand awareness, dan memperkuat loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.
Meningkatkan Engagement (Keterlibatan) Audiens
Salah satu manfaat penting dari konten evergreen adalah meningkatnya keterlibatan audiens. Konten yang memberikan nilai yang bermanfaat, akan memiliki daya tarik yang kuat dan memicu interaksi pembaca dalam berbagai bentuk.
Dengan menyajikan konten yang informatif dan berkualitas tinggi, kamu memberikan motivasi kepada pembaca untuk terlibat secara aktif. Konten evergreen yang memberikan wawasan mendalam, solusi praktis, atau informasi yang relevan, tentu akan mendorong pembaca untuk berinteraksi dengan konten tersebut.
Interaksi ini dapat bervariasi, mulai dari meninggalkan komentar atau pertanyaan di bawah konten, berbagi pengalaman pribadi terkait topik yang dibahas, hingga menyuarakan pendapat melalui media sosial atau platform diskusi online.
Pembaca yang berinteraksi dengan kontenmu akan merasa terlibat dan terhubung secara emosional dengan topik yang dibahas. Mereka juga mungkin kembali secara berkala untuk melihat tanggapan dan komentar dari pembaca lain sehingga menciptakan siklus interaksi yang berkelanjutan.
Relevan dalam Jangka Waktu yang Lama
Keunggulan lainnya dari konten evergreen adalah kontennya relevan dalam jangka yang panjang. Dengan menyediakan informasi bermanfaat dan berkualitas kepada pembaca secara konsisten, konten evergreen dapat membantu kamu dalam membangun reputasi sebagai otoritas dalam topik yang kamu bahas.
Dengan menjadi sumber informasi yang dapat trusted dan relevan, konten atau website milikmu akan menjadi rekomendasi utama bagi pembaca. Mereka akan kembali ke situs milikmu untuk mencari informasi lebih lanjut, saran, dan panduan lebih lanjut.

Cara Membuat Evergreen Content
Agar kontenmu tetap relevan dan terus dicari oleh pengunjung, ada beberapa tips khusus yang perlu diperhatikan dalam pembuatan evergreen content sehingga hasilnya bisa maksimal. Berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti.
Pilih Keyword yang Tepat
Pertimbangkan dengan cermat pemilihan kata kunci yang tepat, pastikan kamu memilih kata kunci dengan volume pencarian yang tinggi sehingga memiliki potensi untuk ditemukan oleh banyak pengguna. Selain itu, manfaatkan juga long tail keyword yang terdiri dari 2-3 kata. Penggunaan long tail keyword pada evergreen content dapat meningkatkan traffic pada sebuah website karena menargetkan beberapa keyword sekaligus.
Rutin Memperbarui Konten
Setelah membuat konten, penting untuk rutin memperbarui konten tersebut, terutama jika ada pembaruan informasi yang relevan. Terlebih lagi untuk konten yang mencantumkan tahun tertentu. Saat berganti tahun, penting untuk memperbarui judul konten agar sesuai dengan tahun yang baru. Memperbarui konten secara rutin akan menunjukkan pada mesin pencari bahwa kontenmu selalu terkini.
Optimalkan Search Engine Optimization (SEO)
Selain memilih kata kunci yang tepat, kamu juga perlu mengoptimalkan konten agar sesuai dengan standar SEO. Beberapa hal yang perlu kamu optimalkan antara lain penyebaran kata kunci, URL yang mengandung kata kunci, penggunaan internal link, penambahan ALT text pada gambar, dan penggunaan heading yang sesuai. Dengan menerapkan strategi SEO yang tepat, kontenmu akan lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari.
Gunakan Visual yang Sesuai
Untuk membuat konten evergreen yang lebih informatif, tambahkan visual seperti gambar pendukung. Kamu dapat menggunakan gambar dari situs gratis atau membuat infografis sendiri, tapi pastikan visual tersebut relevan dengan isi kontenmu. Khusus untuk artikel tutorial, berikan gambar pada setiap langkahnya untuk mempermudah pemahaman pembaca.
Bagikan Konten di Media Sosial
Langkah terakhir adalah membagikan konten evergreen yang telah kamu buat di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, atau LinkedIn. Pastikan untuk menyertakan link konten ketika membagikannya.
Dengan cara ini, kamu tidak hanya mendapatkan traffic dari website, tapi juga dari media sosial. Selain itu, kamu dapat membagikannya secara berkala agar audiens tertarik dan mengunjungi halaman kontenmu secara berulang kali.
Contoh Evergreen Content
Agar kamu lebih paham tentang evergreen content, berikut ini contoh yang bisa kamu ketahui.
How To (Cara Melakukan Sesuatu)
Konten jenis ini bertujuan untuk memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara melakukan sesuatu. Misalnya, “Cara Membuat Kue Brownies yang Lezat” atau “Langkah-langkah Membangun Situs Web dari Awal”.
How-to guides menarik pembaca yang ingin mempelajari keterampilan baru atau menyelesaikan tugas tertentu. Keuntungan utamanya adalah konten semacam ini tetap relevan seiring waktu karena keterampilan atau proses yang diajarkan cenderung tidak berubah secara signifikan. Dengan memberikan solusi praktis dan terperinci, konten ini dapat menjadi referensi yang berguna bagi pembaca selama bertahun-tahun.
Case Studies
Case studies adalah jenis konten yang mendokumentasikan keberhasilan atau pengalaman nyata dalam menangani masalah atau mencapai tujuan tertentu. Misalnya, “Studi Kasus: Bagaimana Perusahaan XYZ Meningkatkan Konversi Dengan Strategi Pemasaran Konten.”
Konten semacam ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana konsep atau strategi tertentu dapat diterapkan dalam situasi nyata dan hasil yang dapat dicapai. Case studies sangat berharga karena memberikan bukti konkret tentang keberhasilan suatu pendekatan atau metode, dan informasi tersebut tetap relevan dan bermanfaat bagi pembaca yang ingin mempelajari dari pengalaman orang lain.
Product Reviews
Konten review produk memberikan evaluasi terperinci tentang produk atau layanan tertentu berdasarkan pengalaman pengguna. Misalnya, “Review Lengkap: iPhone 12 Pro Max” atau “Ulasan Produk: Kursi Kantor Ergonomis Terbaik untuk Kesehatan Punggung Anda.”
Review ini membantu pembaca dalam membuat keputusan pembelian yang lebih baik dengan memberikan informasi tentang fitur, kelebihan, kekurangan, dan kinerja produk. Konten semacam ini tetap relevan seiring waktu karena produk atau layanan tersebut tetap ada dan dapat dibandingkan dengan produk baru yang muncul di pasar.
List Posts
List posts atau daftar adalah kumpulan informasi yang disajikan dalam bentuk daftar atau poin-poin terpisah. Misalnya, “10 Tips Ampuh untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Anda” atau “15 Tempat Wisata Terindah di Dunia yang Harus Anda Kunjungi Sekali Seumur Hidup.”
Jenis konten ini populer karena mudah dipindai dan memberikan informasi yang langsung dapat diambil. List posts memiliki keunggulan dalam hal retensi karena pembaca dapat kembali ke daftar tersebut untuk referensi atau pengingat di masa mendatang.
Glossary
Konten glossary berfungsi sebagai kamus online yang memberikan definisi dan penjelasan singkat tentang istilah-istilah yang mungkin tidak dikenal oleh pembaca. Misalnya, “Panduan Lengkap Istilah Teknologi: Apa itu Cloud Computing?” atau “Glossary Bisnis: Pemahaman Dasar tentang Ekonomi.”
Konten semacam ini membantu pembaca memahami konsep atau istilah yang mungkin rumit atau asing bagi mereka. Meskipun mungkin memerlukan pembaruan sesekali untuk mencakup istilah baru atau perubahan dalam industri, konten glossary tetap relevan karena konsep yang dijelaskan cenderung tetap konsisten seiring waktu.
Dengan berfokus pada jenis-jenis konten evergreen ini, sebuah website dapat membangun dasar konten yang kuat dan berkelanjutan yang akan terus memberikan nilai bagi pembaca dan mendukung pertumbuhan traffic website secara berkelanjutan.
Baca Juga: Apa Itu Insight di Media Sosial dan Tips Cara Meningkatkannya
Apa Perbedaaan Konten Evergreen dan Konten Trending?
Perbedaan antara konten evergreen dan konten trending sangat penting untuk dipahami dalam strategi konten digital. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya.
Konten Evergreen
-
Waktu Relevansi
Jenis konten evergreen adalah konten yang tetap relevan dan bermanfaat sepanjang waktu. Jenis ini tidak terikat oleh peristiwa atau tren tertentu, dan informasi yang disajikan dalam konten ini cenderung tetap konsisten seiring berjalannya waktu.
-
Memberikan Nilai Jangka Panjang
Konsep konten evergreen memberikan nilai jangka panjang bagi pembaca karena informasi yang diunggah tidak berubah secara signifikan. Konten semacam ini bisa bertahan bertahun-tahun dan masih tetap berguna bagi pembaca.
-
Tujuan Utama
Tujuan yang utama dari konten evergreen adalah memberikan informasi yang berguna, solusi praktis, atau panduan langkah demi langkah tentang topik tertentu. Konten ini bertujuan untuk menjadi referensi yang berguna bagi pembaca dalam jangka panjang.
Konten Trending
-
Waktu Terikat
Konten trending adalah konten yang sangat terikat oleh peristiwa atau tren tertentu yang sedang populer pada waktu tertentu. Konten semacam ini bisa sangat relevan hanya untuk waktu yang singkat karena sifatnya yang terikat oleh tren atau peristiwa aktual.
-
Nilainya Sementara
Konten trending memberikan nilai yang sementara karena tren atau topik yang sedang populer bisa cepat berubah. Informasi dalam konten ini mungkin menjadi tidak relevan setelah tren tersebut meredup.
-
Tujuan Utama
Tujuan utama dari konten trending adalah menangkap perhatian pembaca dengan cepat dengan memanfaatkan tren atau topik yang sedang populer. Konten ini sering digunakan untuk membangkitkan minat sementara atau untuk mengikuti pembicaraan yang sedang ramai di media sosial atau dunia online.
Dengan memahami perbedaan antara konten evergreen dan konten trending, sebuah strategi konten digital dapat dirancang untuk dimanfaatkan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan bisnis.
Kesimpulan
Evergreen content adalah jenis konten yang akan tetap relevan dan dicari oleh audiens dalam jangka waktu yang panjang, bahkan hingga bertahun-tahun. Berbeda dengan konten non-evergreen yang hanya relevan untuk periode waktu tertentu, konten evergreen memberikan keuntungan traffic website yang konsisten seiring berjalannya waktu.
Bagi kamu yang tertarik untuk membuat konten evergreen, penting untuk mengikuti tips-tips yang telah dijelaskan di atas agar konten yang kamu buat memenuhi kriteria tersebut. Dengan demikian, kamu dapat membangun konten dalam jangka waktu yang panjang.
Referensi:
- https://www.semrush.com/blog/evergreen-content/
- https://revou.co/kosakata/konten-evergreen
- https://www.frontierdigital.co.id/mengenal-konten-evergreen-dan-cara-membuatnya




