Dalam menjalani bisnis, penting bagi kamu untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif guna menarik perhatian konsumen, meningkatkan penjualan, dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Mungkin kamu pernah melihat beberapa toko, kafe, atau bisnis lain yang sebelumnya populer, tapi sekarang sudah tidak terdengar lagi atau bahkan tutup karena kalah bersaing dengan pesaing yang menerapkan strategi pemasaran yang lebih baik.
Tentu tidak ada pemilik bisnis yang menginginkan hal tersebut terjadi. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari dan memahami secara lebih dalam tentang strategi pemasaran yang dapat diterapkan untuk bisnismu.
Apa yang dimaksud dengan Strategi Pemasaran?
Strategi pemasaran adalah rencana yang dibuat oleh suatu bisnis untuk menjangkau target pasar dan mengubah mereka menjadi konsumen. Dalam strategi pemasaran, terdapat informasi mengenai Value Proposition (VP) produk, branding bisnis, dan segmentasi pasar yang jelas.
Jadi, kamu tidak bisa memasarkan produk atau jasa bisnismu kepada semua orang karena setiap individu memiliki kebutuhan dan gaya komunikasi yang berbeda-beda. Pasalnya strategi pemasaran disusun berdasarkan kebutuhan konsumen, sehingga strategi pemasaran dapat berbeda antara satu segmen konsumen dengan segmen lainnya.
Tujuan Strategi Pemasaran
Setelah memahami pengertian strategi pemasaran, langkah selanjutnya yaitu mengetahui fungsi dari strategi pemasaran seperti berikut ini.
-
Untuk Menentukan Keberhasilan Bisnis
Keberhasilan suatu bisnis bisa diukur dari ketepatan strategi pemasarannya. Dengan demikian, strategi pemasaran berfungsi sebagai penentu keberhasilan bisnis dengan membandingkan pencapaian dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
-
Sebagai Pedoman Pemasaran Produk atau Jasa
Fungsi strategi pemasaran berikutnya adalah sebagai pedoman dalam memasarkan produk atau jasa. Cara ini perlu dilakukan untuk memperkenalkan produk atau jasa kepada konsumen dengan melibatkan mereka dalam prosesnya.
-
Sebagai Alat Pengendalian dan Pengawasan
Rencana pemasaran yang telah disepakati bersama bisa digunakan untuk menentukan tindakan yang akan diambil perusahaan, apakah konsisten dengan strategi pemasaran atau tidak. Rencana ini bisa digunakan untuk menetapkan kembali strategi pemasaran yang sesuai dengan tujuan bisnis perusahaan.
-
Meningkatkan Motivasi Pengembangan Bisnis
Salah satu tujuan strategi pemasaran adalah meningkatkan motivasi pengembangan bisnis melalui inovasi baru untuk menarik konsumen. Dalam hal ini, bisnis atau perusahaan perlu mengidentifikasi peluang; bukan berdasarkan permintaan pasar saja, tapi juga pengembangan bisnis.
-
Untuk Menetapkan Tujuan Pemasaran
Dalam konteks bisnis, penetapan tujuan pemasaran merupakan salah satu tujuan strategi pemasaran. Tujuan yang dirumuskan oleh perusahaan dapat bersifat jangka pendek atau jangka panjang, termasuk target penjualan, kepuasan pelanggan, kualitas produk, dan bagaimana perusahaan mencapai tujuan tersebut.
-
Untuk Mengawasi Kegiatan Pemasaran
Tujuan strategi marketing yang terakhir adalah untuk mengawasi kegiatan pemasaran. Artinya, strategi pemasaran ini untuk memantau perkembangan rencana yang telah berjalan, apakah efektif atau tidak. Selain itu, untuk mencapai target penjualan perusahaan, strategi pemasaran juga berperan dalam mengawasi kegiatan pemasaran pada setiap kinerja tim yang terlibat.
Jenis-jenis Strategi Pemasaran
Assauri mengatakan bahwa ada tiga jenis strategi pemasaran yang bisa dilakukan perusahaan, yakni:
-
Undifferentiated Marketing (Strategi Pemasaran Tanpa Membedakan Pasar)
Dalam strategi ini, perusahaan melihat pasar sebagai satu kesatuan dan berfokus pada kebutuhan umum konsumen. Perusahaan memproduksi dan memasarkan satu jenis produk saja untuk menarik semua pembeli dengan satu rencana pemasaran.
Tujuan dari strategi pemasaran ini untuk meningkatkan penjualan secara massal dan menekan biaya pemasaran. Meskipun efisien secara biaya, strategi ini rentan terhadap persaingan yang ketat dan mengabaikan segmen pasar yang lebih kecil.
-
Differentiated Marketing (Strategi Pemasaran yang Membeda-bedakan Pasar)
Dalam strategi ini, perusahaan menyediakan produk yang berbeda untuk beberapa kelompok konsumen tertentu. Perusahaan menawarkan berbagai variasi produk untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan beragam konsumen.
Strategi ini bertujuan untuk membangun kepercayaan konsumen pada produk yang ditawarkan, meningkatkan penjualan, dan memperkuat posisi perusahaan di segmen pasar. Meskipun dapat meningkatkan penjualan, strategi ini bisa meningkatkan biaya produksi dan pemasaran.
-
Concentrated Marketing (Strategi Pemasaran Terkonsentrasi)
Dalam strategi ini, perusahaan memusatkan pemasaran pada beberapa segmen pasar tertentu karena keterbatasan sumber daya. Perusahaan menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan kelompok konsumen di segmen tersebut.
Strategi ini memungkinkan perusahaan memperoleh posisi yang kuat di segmen pasar yang dipilih, tapi juga meningkatkan risiko jika terjadi perubahan selera konsumen atau peningkatan persaingan.

Elemen Strategi Pemasaran
Dalam strategi pemasaran, ada lima elemen yang perlu diperhatikan. Kelima elemen ini dikenal dengan istilah 5P, yaitu Product, Price, Promotion, Place, dan People. Untuk lebih memahaminya, berikut penjelasan dari masing-masing elemen tersebut.
-
Product (Produk)
Elemen satu ini mencakup segala hal yang terkait dengan produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan kepada pelanggan.
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam elemen produk ini, yakni:
- Fitur produk: Keunikan dan karakteristik suatu produk yang akan membedakannya dari produk atau jasa milik kompetitor.
- Kualitas: Tingkat kualitas produk dan sejauh mana produk bisa memenuhi kebutuhan pelanggan.
- Desain: Aspek visual dan estetika suatu produk yang bisa memengaruhi persepsi pelanggan.
- Kemasan: Desain dan material kemasan produk yang menarik dan fungsional.
- Merek: Identitas dan brand image yang ingin disampaikan kepada pelanggan.
- Layanan Purna Jual: Kualitas layanan purna jual (after sales) dan dukungan yang diberikan kepada pelanggan setelah melakukan pembelian.
-
Price (Harga)
Elemen ini berkaitan dengan penetapan harga produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan di elemen ini, meliputi:
- Strategi penetapan harga: Apakah perusahaan menggunakan harga yang kompetitif, harga premium, harga diskon, atau strategi harga lainnya.
- Rentang harga: Kisaran harga produk atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan.
- Diskon dan promosi harga: Promosi dan diskon yang ditawarkan kepada pelanggan agar mendorong mereka melakukan pembelian.
- Margin keuntungan: Tingkat keuntungan yang ingin diraih perusahaan dari setiap unit produk atau jasa yang dijual.
-
Place (Tempat)
Elemen ini berkaitan dengan saluran distribusi dan tempat produk atau jasa tersebut disediakan oleh bisnis, sehingga pelanggan bisa menjangkaunya.
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan di elemen ini, antara lain:
- Saluran distribusi: Apakah perusahaan menggunakan saluran distribusi langsung, saluran distribusi tidak langsung, atau kombinasi kedua saluran distribusi tersebut.
- Distribusi fisik: Penjualan produk atau jasa melalui offline store.
- Distribusi online: Penjualan produk atau jasa melalui platform e-commerce dan website bisnis perusahan.
- Manajemen rantai pasokan: Efisiensi dan efektivitas pengelolaan rantai pasokan produk dari produsen ke pelanggan.
-
Promotion (Promosi)
Elemen promotion melibatkan kegiatan promosi yang digunakan untuk memperkenalkan, memasarkan, dan mempromosikan produk atau jasa kepada pelanggan.
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan di sini, meliputi:
- Iklan: Pemasaran melalui media cetak, elektronik, sosial, dan saluran lainnya untuk mengkomunikasikan pesan pemasaran kepada pelanggan.
- Hubungan masyarakat: Kegiatan pemasaran untuk membangun dan memelihara citra positif perusahaan melalui media dan masyarakat.
- Penjualan pribadi: Kegiatan pemasaran dengan cara berinteraksi langsung kepada pelanggan melalui penjualan langsung atau tenaga penjualan.
- Promosi penjualan: Kegiatan pemasaran dengan menggunakan promosi khusus, diskon, kontes, atau insentif lainnya untuk mendorong pembelian produk atau jasa.
- Pemasaran langsung: Kegiatan pemasaran yang dilakukan dengan cara berkomunikasi langsung kepada pelanggan melalui surat, email, dan pesan teks.
-
People (Orang)
Elemen terakhir dalam strategi pemasaran adalah people (orang). Orang-orang ini mencakup staf atau karyawan, tenaga penjualan, dan lainnya. Orang-orang ini memiliki hubungan erat dengan sumber daya manusia dalam bisnismu. Dalam menjalani strategi bisnis yang sukses, penting bagi kamu untuk merekrut karyawan yang kompeten.
Keberhasilan bisnis seringkali ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimilikinya. Sebagai contoh, karyawan yang kompeten mampu memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan, sehingga meningkatkan minat pelanggan untuk membeli produkmu.
7 Contoh Strategi Pemasaran yang Efektif
Ada berbagai strategi pemasaran yang dapat kamu terapkan untuk bisnismu. Berikut adalah tujuh contoh strategi pemasaran yang efektif yang sebaiknya kamu coba:
-
Menerapkan Search Engine Optimization (SEO)
SEO merupakan strategi pemasaran yang fokus pada peningkatan visibilitas website di mesin pencari. Karena terdapat banyak website di internet, diperlukan usaha besar untuk menduduki peringkat teratas di Search Engine Result Page (SERP).
Jadi, dengan menggunakan teknik SEO ini akan membantu kamu dalam meningkatkan traffic organik website bisnismu serta menghasilkan peningkatan angka penjualan dan konversi.
Salah satu cara menerapkan strategi pemasaran ini adalah dengan menentukan keyword relevan untuk setiap halaman website bisnismu. Optimasi SEO on-page juga perlu dilakukan dengan menyisipkan keyword dalam judul, subheading, isi konten, dan meta description. Jangan lupa untuk mengoptimalkan visual image dan mengatur URL (slug) halaman agar mengandung kata kunci yang relevan.
-
Mendaftar Google Bisnisku
Mendaftarkan usahamu ke Google Bisnisku adalah contoh strategi pemasaran yang efektif. Layanan ini mempermudah calon konsumen untuk mendapatkan informasi lengkap tentang bisnismu, seperti nama bisnis, alamat, nomor telepon, jam operasional, website, foto toko, dan review pelanggan. Dengan mendaftar bisnismu di Google Bisnisku, bisnismu akan muncul di Google Maps, sehingga memudahkan pelanggan untuk menemukan lokasi bisnismu.
-
Social Media Marketing
Social media marketing adalah strategi pemasaran online yang memanfaatkan media sosial untuk membuat konten, berinteraksi dengan target audiens, dan mempromosikan produk atau jasa melalui iklan. Media sosial membantu kamu dalam membangun hubungan langsung dengan pelanggan serta membangun loyalitas dan kepercayaan pelanggan.
Tips strategi pemasaran melalui media sosial yang bisa kamu coba, antara lain:
- Fokus pada platform jaringan sosial yang tepat untuk target audiensmu.
- Manfaatkan aplikasi versi bisnis seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram.
- Melibatkan audiensmu dengan cara membuat giveaway, merespons komentar mereka, dan mendengarkan feedback dari pelanggan.
-
Membangun Website Bisnis
Membuat website bisnis bisa menjadi strategi pemasaran yang efektif. Jenis website ini memperkenalkan identitas bisnismu kepada audiens yang lebih luas, meningkatkan konversi, sarana mempromosikan produk atau jasa, dan membangun citra profesional bisnismu.
Untuk memudahkan proses pembangunan website bisnis, kamu bisa menggunakan Content Management System (CMS) seperti WordPress. WordPress menyediakan ratusan plugin dan template untuk membuat website dengan mudah.
-
Email Marketing
Email marketing adalah strategi pemasaran yang memiliki tingkat konversi tinggi. Lebih dari 60% UMKM menggunakan metode email marketing untuk mencapai pelanggan mereka. Email marketing tidak hanya berkaitan dengan penjualan, tetapi juga dapat berupa pengiriman newsletter bulanan dan penyelenggaraan event eksklusif.
Untuk list building-nya, kamu perlu membuat formulir berlangganan di website bisnismu. Tawarkan imbalan bagi mereka yang mendaftar, misalnya kupon diskon atau hadiah menarik.
Jadi, kamu bisa menggunakan data yang terkumpul untuk meluncurkan strategi pemasaran melalui email ke pelanggan.
-
Menggunakan Influencer Marketing
Influencer marketing adalah strategi pemasaran dengan cara bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki pengaruh di media sosial, misalnya selebgram atau YouTuber. Brand-mu akan lebih dikenal oleh audiens yang mengikuti akun media sosial influencer tersebut, sehingga menyederhanakan proses menjaring dan membangun audiens.
Untuk menerapkan strategi pemasaran ini, kamu perlu mencari influencer yang sesuai dengan niche bisnismu, ya.
-
Memberikan Diskon dan Membuat Giveaway
Strategi pemasaran yang efektif bisa dengan memberikan diskon atau kupon yang menarik. Kebanyakan konsumen mencari diskon atau promosi saat berbelanja, dan ternyata cara ini bisa meningkatkan konversi dan volume traffic.
Selain itu, kamu juga membuat program giveaway untuk strategi pemasaran bisnismu. Giveaway adalah strategi pemasaran yang memperkenalkan brand-mu kepada audiens yang lebih luas dengan memberikan produk gratis. Meskipun tidak memberikan profit secara langsung, jenis strategi ini menciptakan kesan pertama yang baik kepada audiens.
Dalam pelaksanaannya, kamu bisa mempromosikan event giveaway di berbagai platform media sosial dan jangan lupa untuk memberikan syarat pada peserta giveaway untuk menyebarkan informasi event tersebut.
Kesimpulan
Setelah memahami strategi pemasaran secara lebih dalam, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi tersebut ke dalam bisnismu.
Keberhasilan strategi pemasaran diukur dari peningkatan nilai penjualan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan evaluasi secara berkala apakah strategi yang kamu terapkan sudah efektif atau belum.
Jika strategi tersebut belum mampu meningkatkan penjualan, kamu perlu memperbaiki strategi pemasaran yang kamu terapkan dalam bisnismu. Good luck, ya!
Referensi:
- https://www.idntimes.com/business/economy/ainal-zahra-1/5-jenis-strategi-pemasaran-yang-efektif-untuk-bisnis-kamu?page=all
- https://www.noice.id/info-terbaru/jenis-strategi-pemasaran/
- https://www.kajianpustaka.com/2019/05/pengertian-jenis-dan-langkah-strategi-pemasaran.html
- https://www.gramedia.com/literasi/strategi-pemasaran/#Fungsi_Strategi_Pemasaran
- https://majoo.id/solusi/detail/strategi-pemasaran




