Tak perlu diragukan lagi, infografik adalah salah satu media komunikasi yang bisa menyampaikan informasi secara efektif. Kamu pasti pernah melihat contoh infografik di berbagai platform, mulai dari media sosial, website, koran, sampai TV.
Dengan kata lain, infografik mempunyai peran penting dalam menyukseskan pemasaran konten di era digital. Nah, jika kamu ingin menggunakan media komunikasi ini untuk meningkatkan efektivitas pemasaran kontenmu, ada baiknya kamu mempelajari dulu pengertian, tujuan, hingga contohnya.
Apa itu Infografik?
Infografik merupakan sebuah representasi visual yang mengomunikasikan sekumpulan data atau informasi kompleks dengan mudah. Biasanya dalam media ini bisa memuat bagan, grafik, ilustrasi, atau gambar lainnya. Karena itu, infografis bisa juga disebut sebagai media komunikasi visual.
Salah satu tujuan infografik adalah memudahkan pembaca memahami pesan yang kompleks. Itulah sebabnya, media komunikasi ini harus dibuat dengan desain yang sederhana agar mudah dibaca. Selain itu, informasi yang disampaikan juga harus jelas serta berkualitas.
Tak hanya itu, infografik juga bertujuan untuk menarik perhatian pembaca sehingga mereka tidak menyempatkan membaca informasi yang ada di dalamnya. Yang lebih penting lagi, media komunikasi ini lebih mudah diingat oleh pembaca.
Apa Isi Infografik?
Menurut Nuning Kurniasih dalam papernya yang berjudul “Infografis”, paling tidak ada tiga elemen yang harus ada dalam sebuah infografik, yaitu material, software, dan visual.
- Material adalah informasi, pengetahuan, atau data yang menjadi isi dari sebuah infografik.
- Software adalah alat yang digunakan untuk membuat infografik.
- Visual adalah warna, ikon, grafis, dan lainnya yang digunakan dalam infografik. Elemen ini harus disesuaikan dengan isi, tujuan, dan target pembaca infografik.
Kelebihan Dan Kekurangan Infografik

Apa saja kelebihan dan kekurangan infografik? Infografik memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang harus kamu ketahui. Dengan mengetahui hal ini, kamu akan lebih memahami manfaat serta kerugian yang mungkin kamu rasakan saat menggunakan media ini.
Kelebihan Infografik
Ada beberapa kelebihan yang membuat infografik semakin populer dan banyak digunakan saat ini, diantaranya:
Membantu Memahami Informasi Kompleks
Salah satu kelebihan utama infografik adalah membuat informasi yang kompleks jadi lebih mudah dipahami oleh pembaca. Sebab saat kamu menggunakan infografik, informasi akan disajikan dengan visual yang menarik.
Misalnya, kamu ingin menyampaikan data berupa angka. Pembaca tidak akan melihat sekumpulan angka yang bikin pusing, melainkan angka yang berhubungan satu sama lain. Bahkan, jika infografiknya dibuat dengan benar, data tersebut bisa diubah menjadi cerita yang mudah dipahami oleh orang awam. Inilah alasan yang membuat banyak perusahaan dan organisasi senang menggunakan infografik.
Mudah Dibagikan
Sekompleks apapun sebuah informasi atau data, akan lebih mudah dibagikan ketika dibuat menjadi infografik. Mengapa begitu? Karena pembaca tidak perlu membagikan beberapa gambar agar orang-orang di sekitarnya memahami informasi secara utuh.
Artinya, media komunikasi ini mempunyai potensi untuk menjangkau lebih banyak orang sehingga kamu bisa mendapatkan traffic lebih banyak, menambah followers, atau meningkatkan brand awareness.
Mudah Diingat
Media komunikasi yang berbentuk visual lebih mudah diingat daripada teks. Menurut Movableink, saat pembaca melihat infografik, mereka bisa mengingat sampai 65% informasi yang disampaikan. Sementara itu, informasi dalam bentuk teks hanya bisa diingat sekitar 20% saja.
Ini berarti, ketika kamu membagikan informasi penting seperti manfaat produk atau kelebihan layanan yang kamu berikan, orang-orang akan lebih mudah mengingatnya di kemudian hari. Jadi, jika kamu ingin pelanggan mengingat kontenmu, sebaiknya gunakan infografik.
Menyampaikan Informasi dengan Cepat
Di dunia yang semakin maju, orang-orang tidak punya banyak waktu luang untuk membaca tulisan yang panjang. Walaupun mereka sebenarnya ingin mendapatkan informasi baru yang berkualitas dan bermanfaat.
Infografik bisa menyampaikan banyak informasi penting seperti data, statistik, atau hasil penelitian dalam waktu yang lebih singkat, Dengan catatan, infografiknya harus bisa menarik perhatian mereka, ya.
Membangun Brand Awareness
Seperti yang sudah disebutkan dalam kelebihan yang ketiga tadi, infografik bisa membantu membangun awareness karena jangkauannya sangat luas. Nah untuk mencapai tujuan ini, kamu harus menambahkan elemen bisnismu dalam desain infografiknya seperti logo, nama, atau kombinasi warna.
Kekurangan Infografik
Dibalik semua kelebihannya, infografik juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan, yaitu:
Biaya Pembuatannya Relatif Mahal
Walaupun sekarang ada banyak platform untuk membuat infografik yang harganya terjangkau, namun jika kamu ingin hasil yang berkualitas, kamu harus mengeluarkan biaya lebih banyak. Mengapa demikian? Karena kamu harus membayar orang yang ahli membuat infografik.
Biasanya para ahli ini mampu memvisualisasikan informasi yang kompleks sehingga lebih mudah dipahami. Nah, proses ini menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Intinya, jika kamu ingin membantu pembaca mendapatkan informasi yang berkualitas dan mencapai tujuan bisnis, tak ada salahnya membayar para ahli pembuat infografik.
Pembuatannya Memakan Waktu Lama
Menyampaikan informasi yang kompleks dan panjang dalam sebuah infografik itu tidak mudah. Kamu harus menghabiskan banyak waktu untuk meneliti, menulis, dan memastikan setiap kata serta elemen saling terhubung sehingga mudah dipahami.
Semakin singkat informasi yang ingin kamu bagikan, semakin banyak waktu yang diperlukan untuk mempertimbangkan mana informasi yang akan dimuat dalam infografik. Jika kamu sembarangan dalam memilih informasi, kemungkinan besar kamu tidak akan bisa mencapai hasil yang diinginkan.
Informasi dapat Disalahpahami
Sebuah infografik yang tidak dirancang dengan baik bisa membingungkan pembaca. Alhasil, pembaca justru tidak memahami informasi yang disampaikan.
Misalnya, grafik garis yang tidak diberi label bisa membuat pembaca salah menafsirkannya. Harusnya menunjukkan peningkatan, namun diartikan sebagai penurunan. Pada akhirnya, mereka jadi kebingungan atau menerima informasi yang keliru.
Supaya hal ini tidak terjadi, sebaiknya pelajari cara membuat infografik yang baik dan benar. Jika tidak memungkinkan, gunakan jasa para profesional yang kemampuannya sudah terbukti.
Jumlah Informasi yang Disampaikan Terbatas
Ketika kamu menggunakan infografik, jumlah informasi yang disampaikan jadi lebih terbatas demi efektivitas. Akhirnya kamu mungkin harus membuang beberapa informasi penting agar infografiknya mudah dibaca dan mudah dipahami.
Oleh karena itu, sebelum menggunakan media komunikasi ini, pastikan informasinya bisa dikomunikasikan secara efektif dengan infografik.
Contoh Infografik
Setelah mengetahui pengertian infografik, tujuan, kelebihan, dan juga kekurangannya, kamu perlu melihat contoh infografik menarik. Tujuannya agar kamu lebih mudah memahami penjelasannya dan mendapatkan inspirasi untuk membuat infografik yang bagus.
Anyway, ada beberapa jenis infografik yang biasa digunakan oleh perusahaan atau organisasi. Berikut ini adalah empat jenis infografik dan contohnya:
Contoh Statistik Infografik

Dalam contoh di atas, Badan Pusat Statistik Indonesia membagikan data statistik kenaikan jumlah pengguna internet di Indonesia sejak tahun 2014 sampai tahun 2023. BPS menggunakan grafik batang dengan label tahun di bawahnya, ikon panah yang menunjukkan kenaikan, dan juga persentase awal, pertumbuhan, dan akhir.
Semua elemen ini membantu pembaca memahami informasi utama, yaitu kenaikan pengguna internet, dengan cepat dan mudah.
Contoh Timeline Infografik

Gambar di atas adalah infografik timeline perjalanan karir Amrus Natalsya menjadi seorang seniman patung kaligrafi. Melalui gambar ini, Tirto menyingkat artikel sepanjang 2,149 kata ke dalam empat paragraf pendek yang dibagi berdasarkan tahun agar lebih mudah dipahami.
Walaupun banyak informasi yang dihilangkan, namun pembaca masih bisa mengetahui momen-momen penting dalam perjalanan karir Amrus Natalsya.
Contoh Advertisement Infografik

Contoh advertisement infografik ini dibuat oleh Tirto dan diunggah di akun X resmi mereka. Melalui gambar ini Tirto menyampaikan bahwa BPJS Kesehatan telah melakukan peningkatan mutu dan juga layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi lebih mudah, cepat, dan setara.
Mereka menyebutkan jumlah peserta JKN dan fasilitas kesehatan yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS untuk menunjukkan bahwa BPJS bisa diandalkan. Selain itu, Tirto juga menyebutkan keunggulan layanan BPJS dan tujuan utamanya.
Contoh Geographic Infografik

Gambar di atas merupakan infografik sederhana yang dibagikan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia. BPS Indonesia mengumumkan lima provinsi dengan jumlah Urban Farming terbanyak di Indonesia. Karena konsepnya sederhana, mereka menggunakan tulisan dan angka yang to the point agar pembaca bisa langsung mengetahui jumlah urban farming di setiap provinsi.
Penutup
Nah itulah pengertian, kelebihan, kekurangan, dan contoh infografik yang harus kamu pelajari sebelum menggunakan media komunikasi ini. Perlu diingat, tujuan utama infografik adalah mengubah informasi, data, atau pengetahuan yang kompleks menjadi sederhana agar mudah dipahami pembaca.
Oleh karena itu, jika kamu ingin membuat media komunikasi ini sebaiknya pilih informasi yang akan disampaikan dengan teliti agar tidak disalahpahami. Kemudian, jangan membuat infografik secara sembarangan hanya demi menghemat biaya. Lebih baik mengeluarkan biaya lebih untuk membayar profesional agar hasilnya maksimal.
Referensi:
- https://osf.io/preprints/inarxiv/5jh43/download
- https://movableink.com/blog/29-incredible-stats-that-prove-the-power-of-visual-marketing
- https://skylinefba.com/pros-and-cons-of-infographics/#Advantages_of_Infographics_Pros




